Pesawaran Bebas Stunting, Bupati Dendi Lakukan Kolaborasi

Selasa, 11 April 2023 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (dinamik.id) – Pesawaran Bebas Stunting menjadi salah satu target nasional 14% di tahun 2024, meskipun demikian Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona terus berupaya melakukan pencegahan dan percepatan penurunan stunting.

Hal tersebut melalui kolaborasi dengan
melibatkan Pemprov Lampung, dan BKKBN Perwakilan Lampung serta IKA UNDIP, di Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Selasa (11/04/2023).

” Dengan diselenggarakannya kegiatan ini tentu dapat menjadi salah satu upaya percepatan penurunan stunting secara nasional khususnya di Kabupaten Pesawaran,” jelas Bupati Pesawaran.

ADVERTISEMENT

adddinamik

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Dendi juga menyebutkan, hal ini
sesuai PP Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan Penurunan Stunting dan diperlukan intervensi dari multisektor untuk pencapaian target nasional 14 persen di tahun 2024.

Baca Juga :  Berkontribusi dalam Program JKN-KIS, Gubernur Arinal Terima Penghargaan dari BPJS

” Kolaborasi dilakukan ini dalam upaya percepatan penurunan stunting dengan melibatkan multisektor dari Pemprov, Pemkab Pesawaran, dan IKA UNDIP,” ujarnya.

Bupati Dendi mejelaskan, persoalan stunting telah menjadi agenda pembangunan nasional, dimana Kabupaten Pesawaran juga menjadi salah satu kabupaten prioritas lokus stunting sejak tahun 2020.

“Tingkat prevalensi stunting yang tinggi, perlu segera kita atasi bersama, juga harus bersinergi dan bersatu menanggulanginya, sesuai dengan strategi nasional yang telah ditetapkan lim pilar pencegahan stunting,” kata dia lagi.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Optimis Pajak Hiburan Capai Target Rp24 Miliar

Untuk itu, tambah Dendi, masalah gizi tetap harus menjadi prioritas yang tidak boleh diabaikan. Pemerintah daerah tetap berkewajiban untuk menjadi kecukupan gizi nasyarakat. Oleh sebab itu diharapkan para Kepala UPT Puskesmas untuk dapat menghimbau bidan desa, dan petugas gizi bersama-sama kader desa melakukan penyelusuran.

“Terkait penemuan bayi berpotensi stunting, yang harus ditangani secara bersama, kepada camat pastikan kegiatan penurunan dan pencegahan stunting di tingkat desa,” pungkasnya. (Naz).

Berita Terkait

Gubernur Lampung Ajak PWI Berperan Aktif dalam Pilkada 2024
Pj Bupati dan Pj Ketua TP-PKK Turun Langsung Vaksinasi Polio di Kabupaten Tubaba
Siap Dipanggungkan: Sembilan Pementasan Teater Bahasa Lampung
Bawaslu Bandar Lampung Ungkap 13 Temuan Pengawasan Tahap Coklit Data Pemilih
Pj Bupati Febrizal Levi, Hadiri Pencanangan PIN Polio di Puskesmas Brabasan
Peringati HUT ke-51, KNPI Lampung Gelar Donor Darah
Pengambilan Sumpah 7 Pejabat Tinggi Pratama oleh Penjabat Bupati Tubaba
RIB Lampung Bentuk 20 Koordinator Kecamatan untuk Menangkan Iqbal Ardiansyah di Pemilihan Wali Kota
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juli 2024 - 13:12 WIB

Gubernur Lampung Ajak PWI Berperan Aktif dalam Pilkada 2024

Rabu, 24 Juli 2024 - 22:44 WIB

Pj Bupati dan Pj Ketua TP-PKK Turun Langsung Vaksinasi Polio di Kabupaten Tubaba

Rabu, 24 Juli 2024 - 09:10 WIB

Siap Dipanggungkan: Sembilan Pementasan Teater Bahasa Lampung

Rabu, 24 Juli 2024 - 09:00 WIB

Bawaslu Bandar Lampung Ungkap 13 Temuan Pengawasan Tahap Coklit Data Pemilih

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:34 WIB

Pj Bupati Febrizal Levi, Hadiri Pencanangan PIN Polio di Puskesmas Brabasan

Berita Terbaru

Pemilu 2024

Dukungan Warga ppi lempasing untuk Iqbal Ardiansyah

Kamis, 25 Jul 2024 - 15:03 WIB

Pemerintahan

Gubernur Lampung Ajak PWI Berperan Aktif dalam Pilkada 2024

Kamis, 25 Jul 2024 - 13:12 WIB