Lestarikan Budaya Lampung, Tim KKN Unila Buat Buku Balin Adok Kampung Negara Batin

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (dinamik.id) – Selalu ada pembaruan di setiap zaman. Namun kebudayaan yang ada di masyarakat merupakan identitas yang tidak akan pernah terkikis.

Seiring berkembangnya zaman, beberapa masyarakat khawatir akan memudarnya adat istiadat dari leluhur mereka. Oleh karena itu, diperlukan suatu perantara agar kebudayaan mereka tidak hilang oleh waktu.

Menjawab keresahan tersebut, Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) Periode I tahun 2024 menggagas sebuah program kerja dalam mempertahankan rangka tradisi yang ada di masyarakat Lampung. Program tersebut berupa pembuatan buku berjudul “Balin Adok Kampung Negara Batin”.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Buku “Balin Adok Kampung Negara Batin tercipta bermula dari keresahan muda – mudi Kampung Negara Batin, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan. Buku ini terkait adat istiadat Lampung di kampung mereka, dimana tidak terdapat pedoman atau literasi utama sebagai pembelajaran terkait adat istiadat yang ada.

Baca Juga :  UPT Perpustakaan Adakan Orientasi Maba TA 2024-2025

Mereka kebingungan dengan alur dari awal sampai akhir terkait proses adat yang akan mereka jalankan. Oleh karena itu, program kerja ini bertujuan untuk membantu memudahkan pelestarian adat budaya Lampung. Dengan metode melakukan wawancara bersama narasumber hingga menyusun buku.

Tim KKN Unila Kampung Negara Batin yang menggagas program ini terdiri dari, Glenn Ananta Velasco Letlora, Faisal Alsy, Hepy Wijayanti, Zifa Aisha Vanadis, Grace Maria Magdalena, Ananda Felicia Aziza, Fitria Ariani, bersama dengan Tim KKN lainnya dengan bimbingan dosen pembimbing lapangan ( DPL) Agus Sutrisno, M.Si.

Narasumber yang dipilih adalah panitia adat, tokoh adat, serta aparat kampung yang memiliki pengetahuan, terpercaya dan berkompeten dalam urusan adat istiadat di Kampung Negara Batin.

Waktu pembuatan buku “Balin Adok Kampung Negara Batin” dimulai secara berkala sejak dimulainya KKN sampai dengan penyerahan buku. Sasaran pembaca buku diantaranya, anak-anak, muda-mudi, serta masyarakat umum di Kampung Negara Batin. Pembuatan buku ini juga dibantu beberapa tokoh adat, aparatur kampung, panitia adat, serta muda-mudi Kampung Negara Batin.

Baca Juga :  UIN RIL Tingkatkan Kompetensi Dosen Menuju Institusi Unggul

Hasil dari program ini berupa buku literasi dengan pembahasan mengenai Upacara Adat Balin Adok atau pengambilan gelar dari awal acara sampai dengan berakhirnya acara.

Glen Ananta Velasco Letlora dan Faisal Alsy, selaku Koordinator Desa dan Wakil Koordinator Desa KKN Unila berharap, buku ini bisa menjadi media pembelajaran untuk anak – anak di Kampung Negara Batin.

Selain itu buku ini diharapkan dapat membantu muda – mudi terkait dengan pedoman prosesi adat, terutama upacara adat dalam balin adok atau pengambilan gelar.

Amin selaku panitia adat merasa senang atas dibuatnya buku tersebut. Menurutnya masyarakat bisa menggunakan buku tersebut sebagai acuan menjalankan proses adat.

Baca Juga :  Prodi Pendidikan Fisika Tingkatkan Kemampuan Robotik Mahasiswa

“Masyarakat Kampung Negara Batin sangat mengapresiasi dengan adanya program kerja ini. Sebenarnya sudah ada niat membuat, namun terkendala beberapa hal. Oleh sebab itu, respon dari masyarakat tentu senang atas terlaksananya program ini karena selain sebagai buku pedoman nantinya, buku ini juga sebagai bentuk pelestarian adat budaya Lampung yang ada di Kampung Negara Batin,” ujarnya.

Rencana lanjutan setelah peluncuran buku ini adalah diperbanyak secara hardcopy dan juga dijadikan e-book. Rencana jangka panjang dari program kerja ini juga berupa pengetahuan mengenai adat istiadat terutama dalam proses Balin Adok yang dapat diketahui oleh khalayak umum, terutama masyarakat Kampung Negara Batin secara keseluruhan.

Harapan Tim KKN Unila kedepannya adalah bisa membukukan upacara adat Lampung lainnya, dari kandungan hingga kematian baik dari Tim KKN sendiri yang melakukan, maupun masyarakat setempat.(pin)

Berita Terkait

Unila Dorong Budaya Digital di Pelabuhan Bukit Prima PT. Bukit Asam
FKIPKampus BerdampakKemitraan Berdampak
Unila dan UI GreenMetric Perkuat Kolaborasi Keberlanjutan
FKIP Berperan dalam Keanggotaan Unila di Jaringan Internasional EDLAN
Unila Gelar Workshop Pengelolaan RSPTN dan Pengembangan Sumber Daya Universitas
Himakom Resmi Membuka Ajang Computer Science Showdown 2.0 2025
Yosep Doktor Ilmu Lingkungan, Ekonomi Sirkular Tapioka UMKM
Wamen Stella Apresiasi Riset Unggulan Unila Saat Kunker

Berita Terkait

Jumat, 31 Oktober 2025 - 19:41 WIB

Unila Dorong Budaya Digital di Pelabuhan Bukit Prima PT. Bukit Asam

Rabu, 29 Oktober 2025 - 19:45 WIB

FKIPKampus BerdampakKemitraan Berdampak

Selasa, 28 Oktober 2025 - 19:49 WIB

Unila dan UI GreenMetric Perkuat Kolaborasi Keberlanjutan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 19:37 WIB

FKIP Berperan dalam Keanggotaan Unila di Jaringan Internasional EDLAN

Selasa, 28 Oktober 2025 - 15:13 WIB

Unila Gelar Workshop Pengelolaan RSPTN dan Pengembangan Sumber Daya Universitas

Berita Terbaru