Orang Tua Komandan Kapal Selam KRI Nanggala 402 Tinggal di Metro

Minggu, 25 April 2021 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG (dinamik.id)–Komandan Kapal Selam KRI Nanggala 402 Letkol Laut (P) Heri Oktavian ternyata putra asal Lampung. Ia merupakan seorang panutan bagi keluarga yang berada di Lampung.

Anak bungsu dari empat bersaudara dari pasangan ayah Imroni Haki (almarhum) dan ibu Muharleni ini sangat giat dalam menempuh pendidikan hingga akhirnya menjadi komandan kapal selam KRI Nanggala 402.

Sang ayah yang merupakan abdi negara menghabiskan waktu pensiunnya di Kota Metro, tepatnya di Jalan Diponegoro, RT 23 RW 04, Kelurahan Imopuro, Metro Pusat.

Baca Juga :  KPU Tubaba Sampaikan Rincian Anggaran Honor dan Operasional KPPS dalam Pemilu 2024

“Beliau ini panutan bagi keluarga, dengan ketauladanannya memberikan contoh bagi kami untuk mengikuti jejaknya. Memang saya jarang bertemu, karena saya tinggal di Bandarlampung,” ujar Dedi Iskandar (41) sepupu Letkol Laut (P) Heri Oktavian, Minggu, 25 April 2021.

Dia menjelaskan, pihaknya beserta keluarga merasa syok pada saat mendapat kabar pertama atas hilang kontak dari kapal selam KRI Nanggala 402.

“Saya dan kerabat yang di Bandarlampung mendapat kabar Rabu, 21 April 2021 pagi itu juga, kami kaget atas kabar itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Damkartan Pemkab Mesuji Bentuk Relawan Pemadam Kebakaran di 7 Kecamatan

Ia berharap agar kapal selam KRI Nanggala 402 agar cepat dievakuasi. “Sudah setahun ini beliau diangkat menjadi kapten kapal selam. Sebelumnya dia merupakan seorang Kepala Sekolah kapal selam,” kata dia.

Dikesempatan yang sama, Narzalia yang juga kerabat dekat Letkol Laut (P) Heri Oktavian mengatakan, pihaknya baru tiga minggu menemani Ibu Muharleni untuk tinggal di rumah yang berada di Jalan Diponegoro.

Baca Juga :  Direktur Pangan Pertanian, Deputi Bidang Kemaritiman dan SDA Kementerian PPN/Bappenas RI Kunjungi Mesuji

“Saya kerabat dari Baturaja, diminta untuk menemani Uwak (sebutan bibik) tinggal di sini,” kata dia.

Dia menjelaskan, setelah mendapat kabar duka itu, ibu Muharleni dijemput oleh anak sulungnya tinggal di Bandar Lampung untuk sementara waktu.

“Kemarin sudah di jemput oleh anak sulungnya, awalnya akan diajak ke Surabaya. Namun kemarin terjadi insiden kecelakaan yang mengakibatkan tidak jadi berangkat. Untuk sementara saat ini tinggal di Bandar Lampung,” ujarnya. (IIM)

Berita Terkait

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati
Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB