Pemprov Lampung dan Jawa Timur Tandatangani MoU

Sabtu, 29 Januari 2022 - 02:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung–(dinamik) Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, berharap melalui kerjasama yang dilaksanakan 5 tahun kedepan, mampu membangkitkan perekonomian masing-masing Provinsi. 

Pernyatan tersebut disampaikan, Gubernur Arinal dalam kegiatan penandatangan Memorandum Of Understanding (MoU) antara Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa Timur di Mahan Agung,  Jumat (28/1/2022).

Nota kesepahaman kerjasama Pemprov Lampung dan Pemprov Jawa Timur tersebut ditandangani Gubernur Lampung Arinal Djunaidi  dan  Gubernur  Jawa Timur  Khofifah Indar Parawansa.
Penandatanganan Kerjasama yang akan dilakukan dalam 5 tahun ke depan  khusunya pada  sektor  Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan yang lainnya dihadiri Kegiatan MOU tersebut dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Lampung dan Forkopimda Jawa Timur.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Lampung Sampaikan Komitmen Terhadap Pemberdayaan Perempuan dan Anak

“Semoga dengan adanya Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bisa memajukan pembangunan daerah masing-masing,  seperti bidang pertanian dan peternakan,” ujar Gubernur  Arinal.

Sedangkan, Gubernur Jawa Timur, Khofifah, berharap kerjasama ini bisa membuat sektor peternakan khususnya produksi susu perah menjadi mandiri karena  saat ini Indonesia masih mengimpor susu perah.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Kaji Usulan F-PKB Soal Kepemilikan Kapal Penyeberangan Bakauheni–Merak

“Perkembangan di Lampung begitu pesat,  ini adalah kesempatan melakukan kerjasama untuk percepatan pembangunan masing-masing Daerah  “, ucap Gubernur Jawa Timur.

Point lain dalam kerjasama tersebut Pemerintah Provinsi Lampung membuka peluang investasi bagi  pengusaha di Jawa Timur untuk menanamkan modalnya di Lampung, begitu juga pengusaha di Lampung untuk berinvestasi di Jawa Timur, Sehingga bisa memperkenalkan lebih jauh kerajinan-kerajinan tangan dan UMKM  dari daerah masing-masing.

Dalam kesempatan yang sama  juga dilangsungkan perjanjian kerja sama antar dinas, yaitu  : Dinas perindustrian Lampung dan Dinas Perindustrian Jawa Timur; Dinas Peternakan Lampung dan Dinas Peternakan Jawa Timur; Dinas Perkebunan Lampung dan Dinas Perkebunan Jawa Timur dan Dinas Pertanian Lampung dan Dinas Pertanian Jawa Timur.

Baca Juga :  Dikawal Legislatif, Bapenda Lampung Sambangi GGPC

Disela acara, Gubernur Lampung dan Gubernur Jawa Timur melakukan tukar cinderamata antara provinsi Lampung dan provinsi Jawa Timur sebagai tanda terwujudnya Kerjasama bersama demi pembangunan daerah. (red)

Berita Terkait

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB