Bahas Penyaluran KUR, Gubernur Arinal Berdialog Interaktif Bersama Perbankan dan Pelaku Jasa Keuangan

Selasa, 22 Maret 2022 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG (dinamik.id) –Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berdialog interaktif bersama Perbankan dan Pelaku Jasa Keuangan terkait Optimalisasi Penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakyat) di Provinsi Lampung Tahun 2022, di Graha Wangsa Lampung, Bandar Lampung, Senin (7/3/2022).

Dialog dipandu Vice President PT. Bank Mandiri (Persero) Area Lampung Yunus Mulia antara Gubernur Lampung, pimpinan bank negara di Lampung, pelaku jasa keuangan, dan kepala perangkat daerah Pemprov Lampung.

Dalam arahannya, Gubernur Arinal menekankan pentingnya sinergi antara perbankan dengan pemerintah dalam optimalisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat.

“Dalam rangka optimalisasi pemanfaatan dan penyaluran KUR di Provinsi Lampung, Pemerintah Daerah dan Perbankan selaku penyalur KUR perlu mengambil langkah-langkah pro aktif seperti perluasan ruang lingkup penerima manfaat KUR, utamanya di sektor Pertanian secara luas maupun UMKM,” ujar Gubernur Arinal.

Baca Juga :  Perda Perubahan APBD Pringsewu 2022 Disahkan

Menurut Gubernur, realisasi penyaluran KUR di Provinsi Lampung berdasarkan skema Bank Penyalur pada data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) per tanggal 31 Desember 2021 mencapai Rp8,57 triliun kepada 274.684 Debitur. Jumlah tersebut naik dibandingkan tahun 2020 dengan jumlah Rp5,7 triliun dengan debitur 203,493.
“Adapun Realisasi Penyaluran KUR terbesar di Provinsi Lampung terdapat pada Sektor Pertanian, yang merupakan basis utama perekonomian di Provinsi Lampung. Realisasi Penyaluran KUR Per 31 Desember 2021 sebesar Rp 4,5 triliun kepada 163.025 debitur,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Pimpin Rapat Persiapan Acara Restocking Benih Ikan di Kabupaten Tulang Bawang

Sedangkan Tingkat kelancaran pengembalian KUR di Provinsi Lampung Tahun 2021 sangat baik, yaitu hampir mencapai 100 %. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kepercayaan Perbankan untuk menyalurkan kredit di Provinsi Lampung pada Tahun 2022.

Lebih lanjut, Gubernur Arinal mengungkapkan dengan Adanya integrasi program KUR dan KPB dapat menjadi solusi kebutuhan modal untuk mendukung pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Program KPB telah menjadi percontohan pengembangan klaster sektor pertanian nasional karena menciptakan ekosistem dikalangan petani yang dapat mempermudah proses pengajuan, pencairan dan penjaminan kredit, bahkan sampai pemasaran produk pertanian.

Dalam kesempatan yang sama, Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Area Lampung Yunus Mulia menjelaskan terkait capaian Kredit Usaha Rakyat dari PT. Bank Mandiri area Lampung.

Baca Juga :  Pj Bupati Mesuji dan Ketua DPRD Mesuji Sepakat MoU KUA-PPAS APBDP 2022

Yunus Mulia menuturkan bahwa pihaknya bersama Himpunan Bank Negara (Himbara) siap mendukung berbagai program pembangunan Lampung sesuai arahan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Pimpinan Wilayah Bank BRI Lampung Harry Purnomo, berharap sinergi dan koordinasi antara Himbara dengan OPD Provinsi Lampung dapat semakin meningkat, sehingga mampu mendukung berbagai program pembangunan Lampung, khususnya di sektor pertanian secara luas.

Diskusi tersebut dihadiri Pimpinan Perbankan dari Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan Bank Lampung. Kemudian, Kepala Perwakilan BI Lampung, dan Kepala OJK Lampung. (Ran)

Berita Terkait

DPMPTSP Sebut Billboard di Jalan Ahmad Yani Pringsewu Belum Berizin, Diduga Milik Anggota DPRD Lampung
PTPN I Raih Adhi Praya 2026, Perkuat Hilirisasi Perkebunan
Gubernur Lampung Pastikan Pantau Secara Berkala Kondisi Satwa di TNWK
Pilkakon Tanjung Dalam Ricuh, Penghitungan Suara Dihentikan
Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung
Polisi Bersama Masyarakat, Bhabinkamtibmas Polres Mesuji Bagikan Sembako
Udara Bandar Lampung Aman, Warga Diimbau Tetap Jaga Kesehatan dan Lingkungan
Bupati Pringsewu Resmikan Jembatan Gantung Podosari-Sukoharjo IV Senilai Rp10 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:23 WIB

DPMPTSP Sebut Billboard di Jalan Ahmad Yani Pringsewu Belum Berizin, Diduga Milik Anggota DPRD Lampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:51 WIB

PTPN I Raih Adhi Praya 2026, Perkuat Hilirisasi Perkebunan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Gubernur Lampung Pastikan Pantau Secara Berkala Kondisi Satwa di TNWK

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Pilkakon Tanjung Dalam Ricuh, Penghitungan Suara Dihentikan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Berita Terbaru

Pemerintahan

PTPN I Raih Adhi Praya 2026, Perkuat Hilirisasi Perkebunan

Rabu, 28 Okt 2026 - 15:51 WIB

Pringsewu

Pilkakon Tanjung Dalam Ricuh, Penghitungan Suara Dihentikan

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:21 WIB