Wagub Ajak Kakam di Lamteng Jadikan 2022 Momentum Kebangkitan Pembangunan

Senin, 23 Mei 2022 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TENGAH (dinamik.id) — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mengajak para Kepala Desa/Kampung di Kabupaten Lampung Tengah menjadikan 2022 sebagai tahun kebangkitan pembangunan di desa pasca pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Wagub saat menjadi Narasumber Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2022 pada Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah di Gedung Sesat Agung, Nuwo Balak, Gunung Sugih, Senin (23/5/2022).

Kegiatan ini dihadiri para Camat dan Kepala Desa/Kampung se- Kabupaten Lampung Tengah secara langsung maupun virtual.

Nunik mengatakan anggaran dana desa yang sebelumnya untuk penanganan Covid-19, ke depan diharapkan dana tersebut kembali untuk pembangunan prioritas di desa.

Baca Juga :  Diklat Jurnalistik Salah Satu Upaya Meningkatkan Sumber Daya Manusia dalam Dunia Pers

“Diharapkan tahun 2022 menjadi tahun kebangkitan ekonomi kita. Semoga ke depan dana desa sudah mulai bisa kembali untuk pembangunan desa seperti infrastruktur dan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Wagub.

Adapun narasumber lainnya pada workshop tersebut yaitu Anggota DPR RI Marwan Cik Hasan, Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dan Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Lampung Sumitro.

Selanjutnya, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Lampung M. Dody Fachrudin dan dari Kemendes PDTT Andrey Ikhsan Lubis.

Baca Juga :  Ini Pesan Pj Bupati Sulpakar, Usai Melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMP 11 Satap Mesuji

Nunik menyebutkan Pemerintah Provinsi Lampung sendiri terus berkomitmen menghadirkan program-program untuk kemajuan desa salah satunya Smart Village.

“Akibat Covid-19 semua sektor terkena dampakanya termasuk didesa, namun Insha Allah ditahun mendatang kami terus berkomitmen untuk bisa memaksimalkan pembangunan di desa-desa,” jelasnya.

Untuk itu, Nunik mendorong Kepala Desa/Kampung sebagai ujung tombak pembangunan di desa untuk terus bersinergi dan berkolaborasi baik bersama Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten menghadirkan kebaikan dan kesejahteraan di desa.

Menurutnya, desa juga menjadi poin penting kaitannya dengan pembangunan nasional. “Sehingga bisa terwujud apa yang dinamakan Indonesia Maju, Lampung Berjaya,” ujarnya.

Baca Juga :  Hj Dewi Handajani Menghadiri Pengambilan Sumpah dan Penyerahan SK PPPK

Namun, Nunik menekankan para Kepala Desa untuk terus berhati-hati dalam pengelolaan dana desa seperti tertib administrasi agar tidak terlibat kedalam masalah hukum.

Menurutnya, OPD di Kabupaten terkait seperti Bappeda bisa untuk terus memberikan bimbingan kepada tim teknis yang ada di desa terhadap menyusun anggaran yang tepat.

“Agar kepala desa bisa nyaman dan aman dalam bekerja membangun desanya,” katanya.(bayu)

Berita Terkait

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati
Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB