PPPA Provinsi Lampung, Menggelar Sosialisasi KHA,SRA,FAD, Puspaga Serta Penandatangan Komitmen

Kamis, 6 Oktober 2022 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANGBAWANG BARAT (dinamik.id) – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) provinsi Lampung, Menggelar sosialisasi pendampingan dan perumusan tindak lanjut. KHA,SRA,FAD, Puspaga serta penandatangan komitmen bersama pencegahan perwakilan pada usia Anak kabupaten Tulangbawang Barat sebagai kabupaten layak anak (KLA) Tahun 2022.

Kegiatan berlangsung di Balai Tiyuh Desa Tirta Makmur, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT) kabupaten Setempat, (06/10/2022).

Dalam Sambutan kepala DPPPA, provinsi Lampung, Leni Yurina mengatakan bahwa, dengan diselenggarakan kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas capaian predikat kabupaten kota,layak anak di kabupaten Tulangbawang Barat.

Selain meningkatkan koordinasi dan sinergitas
Terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di provinsi Lampung. Menurut nya, Pendampingan ini yang kedua kalinya kita laksanakan di Tubaba.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Optimis Pajak Hiburan Capai Target Rp24 Miliar

“Hal Ini dimaksud agar lebih dekat masyarakat sehingga bisa tercipta sinergi yang baik, harmonis dalam menyikapi setiap permasalahan PPPA di antaranya, membangun bersama setiap pemangku kepentingan termasuk pemerintah daerah untuk meningkatkan daya saing guna mewujudkan visi, Rakyat Lampung Berjaya dan Provinsi Lampung Layak Anak,” ujarnya.

Visi ini, sejalan dengan visi gubernur Lampung untuk menjadikan provinsi ramah perempuan dan Anak bersinergi dengan pemerintah kabupaten dengan mengembangkan pasilitas pendidikan yang ramah anak (SRA).
Mengembangkan fasilitas kesehatan yang ramah anak, Mendirikan fasilitas pelayanan pembelajaran keluarga (Puspaga).

Adanya forum anak Daerah (FAD) sampai pada tingkatan desa, kelurahan dan diikutsertakan dalam musrembang Desa, kecamatan bahkan kota.

Baca Juga :  Faishol Djausal Kembalikan Berkas Calon Ketum Koni Provinsi Lampung Periode 2025-2029

Selain itu lanjutnya, pemprov melalui Dinas PPPA provinsi juga telah memprogramkan Kegiatan yang memihak kepada hak dan kepentingan bagi perempuan dan anak serta kepastian hukum di antara nya,

– Pembentukan UPTD PPA di seluruh provinsi Lampung.
-Peraturan Daerah no 2 tahun 2021 tentang penghapusan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak provinsi Lampung.
-Peraturan gubernur Lampung, no 1 tahun 2021 tentang pedoman pembinaan dan pengembangan kabupaten KLA untuk mendukung Provila.

-Peraturan gubernur nomor 60 tahun 2021, tentang pedoman pengembangan satuan pendidikan ramah anak,

-Peraturan gubernur nomor 55 tentang tahun 2021 pencegahan pernikahan anak di bawah umur dan yang terakhir Raperda pencegahan perkawinan anak di bawah umur untuk Saat ini sedang dalam proses.

Baca Juga :  Polres Tubaba Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Seorang Bidan

“Alhamdulillah atas kerjasama semua pihak baik dari provinsi dan kabupaten Lampung mendapat apresiasi dari pusat. Semua pembangunan di bidang perempuan dan anak provinsi lampung akan terwujud nyata, jika terwujud sinergi dan kolaborasi antara provinsi, kabupaten dan pusat. Perguruan tinggi, dunia usaha, insan pers dan masyarakat,”tuturnya.

Sementara itu Kepala DPPPA Tubaba Munyati mengungkapkan, melalui kegiatan sosialisasi ini kita harapkan penekan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Tubaba dapat lebih menurun dan tidak ada lagi perkawinan anak- anak di bawah umur.

Kegiatan ini bertindak sebagai narasumber yaitu, Dr Sosial, yang merupakan fasilitator SRA Nasional.

Berita Terkait

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati
Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%
Realisasi Layanan DPMPTSP Lampung Barat Tembus 2.045 Hingga Agustus 2026, Optimalkan 4 Aplikasi Digital

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB