Pemkab Tulang Bawang Barat Gelar Bimtek Tentang Sakip

Rabu, 9 November 2022 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan – Rosid
Editor – More Situmorang

TULANGBAWANG BARAT– Guna meningkatkan kinerja, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang penyusunan Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP) di Wisma Asri Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Rabu (9/11/2022).

Kepala Bagian Organisasi Pemkab Tulang Bawang Bawang Barat Herliyanti ketika dikonfirmasi mengatakan, Bimtek ini berlangsung selama dua hari yang di mulai Tanggal 9 hingga 10 November 2022.

Dijelaskan Herliyanti, sistem akuntabilitas pemerintah (SAKIP) merupakan penerapan manajemen kinerja pada sektor publik yang sejalan dan konsisten dengan penerapan reformasi yang berorientasi pada hasil dan upaya untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

“Kegiatan bimtek ini berdasarkan
Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. SAKIP merupakan rangkaian sistematik dari berbagai aktivitas, alat dan prosedur yang dirancang,” kata Herliyanti

Baca Juga :  Kompleksitas Demokrasi Indonesia: Refleksi dari Democracy Studies Batch 2

Diterangkanya, kegiatan ini bertujuan penetapan dan pengukuran, pengumpulan data, pengklarafikasian, pengikhtisaran,l dan pelaporan kinerja pada instansi pemerintah dalam rangka pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintah dan Permenpan Nomor 88 Tahun 2021 tentang Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang mana.

“Tujuan dilaksanakan evaluasi SAKIP untuk mengetahui sejauh mana Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dilaksanakan dalam mendorong peningkatan pencapaian kinerja yang tepat sasaran dan berorientasi hasil pada Instansi Pemerintah,” terangnya

Selain itu, kata Herliyanti, SAKIP adalah untuk mendorong terciptanya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sebagai salah satu prasyarat untuk terciptanya pemerintah yang baik dan terpercaya.

Sedangkan Sasaran dari Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah adalah menjadikan instansi pemerintah yang akuntabel sehingga dapat beroperasi secara
efisien, efektif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat dan lingkungannya, terwujudnya transparansi instansi pemerintah. Dan terwujudnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan nasional serta
terpeliharanya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Baca Juga :  Hantu Ikut 'Nyoblos' di Kampung Purworejo Lamteng ?

“Pada kegiatan ini diikuti peserta sebanyak 86 Orang peserta terdiri dari Pejabat Administratur, Pejabat Pengawas dan Pejabat
fungsional Perencana dari seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Dan bertindak sebagai narasumber dari BPKP Provinsi Lampung,” bebernya

Dalam kegiatan ini, para peserta akan diberikan Bimtek berupa Materi dan Praktek langsung untuk benar-benar dapat memahami bagaimana penyusunan dokumen SAKIP dan pertanggungjawaban kinerja yang baik dan benar di masing-masing satuan kerja.

Baca Juga :  Peringatan Sumpah Pemuda Wajib Jadi Momentum Peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda

Menurutnya, aplikasi yang dibangun oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ini, sebagai upaya peningkatan kualitas pelaksanaan akuntabilitas kinerja di lingkungan instansi pemerintah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran. Sistem ini bertujuan sebagai sarana pembinaan interaktif pelaksanaan Akuntabilitas kerja instansi pemerintah dan sarana penyampaian laporan kinerja secara online.

“Bagi seorang pimpinan atau kepala daerah, SAKIP akan berguna untuk mengukur setiap pembangunan atau kinerja yang dilakukan masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Selain itu, sistem ini juga dapat dijadikan sebagai tolak ukur untuk mempersingkat anggaran yang telah digunakan untuk pembangunan di daerah.
kami berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga nantinya dapat diterapkan di instansi masing-masing,”jelasnya (ROSID)

Berita Terkait

Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum DPN-IKAPTK
Wagub Lampung dr Jihan Tekankan Aktivis PMII Mampu Isi Ruang Strategis
Trio Penggerak KAHMI Lampung Siap Dilantik
MBG Bukan Sekadar Bisnis, APPMBGI Lampung Tengah Soroti Peran Program dalam Tingkatkan IPM
PMII Lampung Demo di DPRD, Soroti MBG hingga Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset
Topik Sanjaya: Program Negara Tak Boleh Dibayar dengan Nyawa Rakyat
Sempat Tolak Ajakan Bertemu, IRT di Pringsewu Tewas Diduga Ditusuk Suami Siri
Tokoh Adat Pepadun Beri Gelar Jokowi ‘Baginda Pemuka Bangsa’, Lampung Masih Basis Jokowi?

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:13 WIB

Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum DPN-IKAPTK

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:42 WIB

Wagub Lampung dr Jihan Tekankan Aktivis PMII Mampu Isi Ruang Strategis

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:26 WIB

MBG Bukan Sekadar Bisnis, APPMBGI Lampung Tengah Soroti Peran Program dalam Tingkatkan IPM

Senin, 29 Juni 2026 - 15:10 WIB

PMII Lampung Demo di DPRD, Soroti MBG hingga Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:33 WIB

Topik Sanjaya: Program Negara Tak Boleh Dibayar dengan Nyawa Rakyat

Berita Terbaru