Bidang Perekonomian dan Diskoperindag Tubaba Melakukan Monitoring ke Pasar Tradisional Pulung Kencana

Kamis, 15 Desember 2022 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANGBAWANG BARAT (dinamik.id) – Guna memastikan kesediaan stok dan kestabilan harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022-2023 mendatang, Bidang perekonomian dan Diskoperindag Tubaba melakukan Monitoring ke pasar tradisional Pulung Kencana, kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT) kabupaten Setempat, Kamis (15/12/2023).

Kepala Bagian Perekonomian Tubaba, Suwardi mengatakan, hari ini Bagian ekonomi dan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan perdagangan (Diskoperindag) Tubaba melakukan sidak pasar guna menjaga kestabilan harga dan memastikan kesediaan stok cukup menjelang Nataru. Menurut nya, pengawasan ini akan rutin dilakukan.

Baca Juga :  Direktur Pangan Pertanian, Deputi Bidang Kemaritiman dan SDA Kementerian PPN/Bappenas RI Kunjungi Mesuji

“Dari hasil monitoring kita hari ini, ada beberapa bahan pokok yang mengalami penurunan harga seperti, telur ayam sebelumnya sempat naik RP 33-35 ribu per kg, kini turun menjadi RP. 27 -28 ribu per kg, dan cabai merah RP. 28 per kg, cabai rawit RP. 48 ribu dan Bawang merah RP. 32 ribu kilogram nya, “ujarnya

Baca Juga :  Gubernur Arinal Apresiasi Pelaksanaan Program Dapur Masuk Sekolah yang Diinisiasi Kodam II/Sriwijaya sebagai Upaya Menurunkan Angka Stunting

Dirinya juga menyampaikan bahwa, dari hasil monitoring, secara keseluruhan untuk kesediaan stok barang menjelang Natural nantinya dinyatakan aman.

“Untuk stok barang, terutama bahan- bahan pokok dapat dibilang aman, tinggal kita memantau untuk menjaga semaksimal mungkin agar harga pada di setiap komuniti dapat terus stabil dan normal,”terangnya

Suwardi menambahkan, pekan depan rencananya, Bidang perekonomian dan Diskoperindag akan bekerja sama dengan Bulog, Badan Pom serat Dinas terkait untuk melakukan monitoring secara besar di pasar Pasar tradisional yang ada di wilayah Tubaba.

Baca Juga :  Pj Bupati Mesuji Sulpakar, Lakukan Penandatanganan Kesepahaman Bersama Yayasan Teknologi Indonesia (YTI)

“Rencananya pekan depan kita akan kembali turun kelapangan bekerja sama dengan Badan Pom, Bulog dan Dinas terkait guna memastikan bahwa benar-benar aman baik itu harga maupun stok ketersediaannya. Oleh karena itu, kita menghimbau agar masyarakat tidak perlu resah atau khawatir karena pemerintah akan selalu hadir untuk mereka,”imbuhnya

Berita Terkait

Sempat Tolak Ajakan Bertemu, IRT di Pringsewu Tewas Diduga Ditusuk Suami Siri
Konsultan Bantah Minimnya Pengawasan Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka
Konsultan Dibayar Rp444 Juta, Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka Diduga Minim Pengawasan
Sinergi RSUD Abdul Moeloek-KAI: Membawa Asa Sehat Lewat Jalur Rel
Paripurna DPRD Tubaba Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp7,94 Miliar
SD IT Madani Tubaba Harumkan Nama Daerah di Ajang Nasional Drum Corps 2026 Palembang
DPRD Soroti Potensi Kebocoran Retribusi Parkir Pringsewu, Evaluasi Target PAD!
Tindaklanjuti Arahan Kemendagri, Pemprov Lampung Matangkan Persiapan Nobar Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:08 WIB

Sempat Tolak Ajakan Bertemu, IRT di Pringsewu Tewas Diduga Ditusuk Suami Siri

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:05 WIB

Konsultan Bantah Minimnya Pengawasan Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:50 WIB

Konsultan Dibayar Rp444 Juta, Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka Diduga Minim Pengawasan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:28 WIB

Sinergi RSUD Abdul Moeloek-KAI: Membawa Asa Sehat Lewat Jalur Rel

Senin, 22 Juni 2026 - 17:47 WIB

Paripurna DPRD Tubaba Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp7,94 Miliar

Berita Terbaru

Lainnya

Trio Penggerak KAHMI Lampung Siap Dilantik

Selasa, 30 Jun 2026 - 15:31 WIB