Pemkab Tubaba 2023 Target Salurkan Vaksinasi PMK

Senin, 9 Januari 2023 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANGBAWANG BARAT (dinamik.id) – 2023 target penyaluran Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk hewan ternak di kabupaten Tulangbawang Barat Lampung, berjumlah 41.000 dosis.

Hal itu di ungkap, Kepala Dinas peternakan, melalui Kepala Bidang (Kabid) Keswan dan kesmavet, Sanjaya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Senin, (11/1/2023).

Menurutnya dari jumlah dosis tersebut nantinya akan dibagi pada tiga tahap, dan untuk penyaluran nya akan dimulai pada awal bulan Februari 2023 ini.

Baca Juga :  Belum Seumur Jagung, Jalan Menuju TPU Pekon Pandansari Rusak Lagi

“Untuk penyaluran Dosis pertama sebanyak 6000 Dosis, target kedua sebanyak 9000 Dosis dan ketiga berjumlah 26.000 Dosis,”ujarnya

Sanjaya menjelaskan, pada 2022 lalu telah kita laksanakan penyuntikan pada tahap pertama sebanyak 20.000 dosis dan tahap kedua 17.000.

Sebenarnya pada tahun 2022 lalu, untuk Dosis tahap kedua ada kekurangan sebanyak 3.000 dosis, penyebabnya nya terkendala banyaknya hewan ternak sapi dan kerbau yang sedang hamil sehingga kita tidak bisa melakukan penyuntikan.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Djunaidi Raih Penghargaan Adhikarya Nararya Pembangunan Pertanian

“Tahun lalu ada kekurangan 3.000 dosis, dan ini akan kita lanjutkan pada 2023 ini,”terangnya

Lanjut Dia, program Vaksinasi PMK ini merupakan program Kementan, yang disalurkan melalui Dinas peternakan provinsi Lampung baru kemudian disebarkanke Kabupaten. Dan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat terutama para peternak.

“Ini bentuk kepedulian terhadap para peternak yang ada di Tubaba, karena wabah PMK yang menyerang ternak sapi dan kerbau sangat membahayakan dan tentunya dapat menimbulkan kerugian kepada para peternak itu sendiri. Dan Dinas Peternakan Tubaba akan terus berupaya agar dapat menjaga kesehatan dan memberikan pelayanan terbaik.
Sehingga di wilayah Tulangbawang Barat kedepannya akan menjadi lumbung ternak terbesar dari semua wilayah,”Imbuhnya

Berita Terkait

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati
Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB