Puskesmas Hadimulyo Wayserdang, Luncurkan Inovda Ketuk Pintu Tangkap TBC, Kepit TB dan Pokemu

Selasa, 13 Juni 2023 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan More
MESUJI (Dinamik.Id) -.- Guna meningkatkan penemuan dan pengobatan kasus Tuberculosis (TBC), Puskesmas Hadimulyo Kecamatan Way Serdang melakukan program inovasi daerah (Inovda) KEPIT TB (Ketuk Pintu Tangkap TBC) serta POKEMU (Pojok Kesehatan Gigi dan Mulut).

Kepala Puskesmas Hadimulyo dr. Zuli Eko Wahyudi mengatakan, kegiatan ini dilakukan setiap dua bulan sekali ke setiap desa diwilayah kerja Puskesmas Hadimulyo dan kegiatan ini juga dapat meningkatkan kerjasama antara Puskesmas dengan tenaga kesehatan maupun kader kesehatan di desa setempat.

Baca Juga :  Satlantas Polres Mesuji Berikan Dikmas, Bagi Pengendara Yang Melanggar Lalulintas

“Untuk memudahkan dalam menemukan kasus TBC di masyarakat, kami memiliki inovasi Kepit TB agar dapat menjaring pasien terduga dengan lebih efektif,” kata dr.Eko sapaan akrabnya, Selasa (13/06/2023).

Dijelaskanya, Kepit TB merupakan kegiatan sebagai penerapan system pelayanan yang proaktif dalam menemukan dan mengeliminasi Kasus TBC di masyarakat yaitu dengan melakukan skrining ke rumah pasien terduga penyakit TBC.

“Setelah dilakukan Skrining TBC, Pelaksana kegiatan membawa sampel dahak untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium di Puskesmas Hadimulyo,” imbuhnya.

Baca Juga :  LBH DLN Kecam Kekerasan Aparat Satpol PP Terkait Demo Banjir

Dipaparkanya, sedangkan Inovda POKEMU difokuskan guna menurunkan kasus penyakit gigi berlubang pada anak usia 5 sampai 12 tahun, dengan melakukan kegiatan pembentukan tempat/pojok penyimpanan alat kesehatan gigi dan mulut di Sekolah Dasar.

“Kegiatan ini sebagai salah satu penerapan untuk meningkatkan derajat pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada siswa, dengan upaya promotif dan preventif tentang cara menyikat gigi sejak dini dan melakukan sikat gigi bersama-sama disekolah dengan menentukan penyimpanan alat kesehatan gigi dan mulut,” jelasnya.

Baca Juga :  Tekan Inflasi dan Turunkan Stunting, Dr Zaidirina Galakkan Jurus 3K 1W

Diterangkannya, dengan terbentuknya pojok kesehatan gigi dan mulut di sekolahan, pihaknya berharap untuk kedepannya siswa sekolah dasar dapat membiasakan diri melakukan sikat gigi bersama setelah sarapan di sekolah.

“Harapannya, kedepannya agar kegiatan Kepit TB dan POKEMU ini dapat berjalan maksimal dan berdampak pada menurunnya angka penularan penyakit TBC serta anak-anak usia Sekolah Dasar terhindar dari penyakit gigi dan mulut sejak dini,” bebernya (MORE)

Berita Terkait

Pemilik Lahan Baku Sawah Pajaresuk Diduga Abaikan Pemerintah, Alih Fungsi Lahan Jalan Terus
IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif
100 Delegasi PWNU Lampung Kawal Suksesi Muktamar Ke-35 NU di Jombang
Peletakan Batu Pertama PLHUT Lampung Barat, Wujudkan Pelayanan Haji Lebih Dekat
Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung
Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla
Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan
Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Pemilik Lahan Baku Sawah Pajaresuk Diduga Abaikan Pemerintah, Alih Fungsi Lahan Jalan Terus

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:17 WIB

100 Delegasi PWNU Lampung Kawal Suksesi Muktamar Ke-35 NU di Jombang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Peletakan Batu Pertama PLHUT Lampung Barat, Wujudkan Pelayanan Haji Lebih Dekat

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

Berita Terbaru

Opini

Cak Imin, NU, dan PKB : Dari Yasinan ke Parlemen

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:33 WIB