FP dan PFI Adakan Seminar Ilmiah dan Kongres XXVII

Kamis, 27 Juli 2023 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Unila) (dinamik.id) – Fakultas Pertanian (FP) Universitas Lampung (Unila) bekerja sama dengan Perhimpunan Fitopatologi Indonesia (PFI) mengadakan Seminar Ilmiah dan Kongres XXVII. Kegiatan diselenggarakan di Hotel Horison, Bandarlampung, Kamis, 27 Juli 2023.

Acara yang bertema “Modern Plant Pathology for Sustainable Agriculture” dibuka oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Seminar dan kongres ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, 27-29 Juli 2023

Seminar ilmiah ini merupakan hasil kerja sama antara FP Unila dan PFI. Tujuannya yakni sebagai sarana untuk bertukar pikiran dan informasi ilmiah terbaru, khususnya ilmu penyakit tumbuhan. Acara ini juga merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-58 Unila.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono menyampaikan, penyakit tanaman menjadi salah satu permasalahan utama yang dihadapi petani dalam kegiatan budidaya tanaman. Saat ini terdata, kerugian yang ditimbulkan dapat mencapai kurang lebih 30%.

Oleh karena itu, semua pihak termasuk akademisi, praktisi, dan pemangku kebijakan, harus bersatu untuk memberikan ide, masukan, inovasi teknologi, dan dukungan finansial terkait pencarian metode sebagai solusi untuk meningkatkan produksi tanaman budidaya.

“Penyakit tanaman akan selalu berubah dan berkembang dinamis mengikuti setiap kegiatan budidaya yang dilakukan petani. Oleh karena itu kita harus menaruh perhatian terhadap permasalahan penyakit tanaman agar keberlangsungan pangan dan kesejahteraan petani di Indonesia tetap terjaga,” ujarnya.

Baca Juga :  Gelar Muskercab I, PCNU Bandar Lampung Diminta Jadi Barometer

Selanjutnya Ketua PFI Pusat Dr. Ir. Joko Prasetyo, M.P., menyampaikan, perkembangan teknologi saat ini mendorong integrasi antara teknologi dan keahlian manusia, termasuk dalam bidang termasuk pertanian dan fitopatologi.

Hal ini dapat mendorong pengembangan sistem pertanian yang lebih efisien, fleksibel, dan berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan, perkembangan teknologi yang semakin maju di bidang pertanian dapat menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk mendeteksi penyebaran hama dan penyakit pada tumbuhan.

Gubernur Lampung saat membuka kegiatan berharap, seminar ilmiah ini dapat memberikan kontribusi nyata untuk menyelesaikan permasalahan pertanian dan petani di Indonesia, khususnya Provinsi Lampung, untuk mewujudkan petani yang berjaya.

Baca Juga :  Siaga 24 Jam, BPBD Mesuji Sebarkan Nomor Telepon Pengaduan Bencana Alam

Seminar ini diikuti 284 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia, terdiri dari 126 pemakalah dan 147 nonpemakalah. Selain itu seminar ilmiah ini menyelenggarakan beberapa perlombaan seperti lomba cepat tepat, lomba karya tulis ilmiah, lomba poster, dan lomba fotografi yang diikuti perwakilan mahasiswa di Indonesia.

Acara ini turut dihadiri Kepala Pusat Standarisasi Instrumen Perkebunan Ir. Syafaruddin, Ph.D., direktur Sungai Budi Grup, dekan FP Unila, dan para ketua Komda PFI dari seluruh Indonesia.*

[Naz]

Berita Terkait

PW MDS Rijalul Ansor Lampung Rakor Persiapan Kegiatan Ramadhan
Terpilih Pimpin KAHMI Lamteng, Topan Aquardi Ajak Alumni Kompak
PMII Bandar Lampung Dorong Kemandirian Ekonomi Kader Lewat Entrepreneur Hub
LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’
Pencabutan HGU Cerminkan Sikap Kurang Kedepankan Prinsip Kepatutan
Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3
Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature Gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3
Membaca Nusantara, Amnesia : Menggugat Delusi Kejayaan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:26 WIB

PW MDS Rijalul Ansor Lampung Rakor Persiapan Kegiatan Ramadhan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:15 WIB

Terpilih Pimpin KAHMI Lamteng, Topan Aquardi Ajak Alumni Kompak

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:30 WIB

PMII Bandar Lampung Dorong Kemandirian Ekonomi Kader Lewat Entrepreneur Hub

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:38 WIB

LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:29 WIB

Pencabutan HGU Cerminkan Sikap Kurang Kedepankan Prinsip Kepatutan

Berita Terbaru