Unila Lepas Delapan Mahasiswa ke Universiti Malaya

Jumat, 15 September 2023 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Dinamik.id) – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) mengadakan pelepasan delapan mahasiswa untuk mengikuti Student Mobility Program di Universiti Malaya.

Mereka terbagi atas enam mahasiswa jurusan biologi dan dua mahasiswa jurusan ilmu komputer. Kedelapan mahasiswa ini akan mengikuti student mobility program yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 17 hingga 24 September 2023.

Pelepasan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB. Turut hadir Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si., Dekan FMIPA Dr. Eng. Heri Satria, S.Si., M.Si., para wakil dekan, kepala UPT PKLI, serta kajur Biologi dan Ilmu Komputer.

Baca Juga :  Unila Terbaik Ketiga Kategori Stand Instansi Vertikal, Perbankan, dan PT pada PRL 2023

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FMIPA Dr. rer. nat. Roniyus Marjunus, S.Si., M.Si., dalam laporannya menyampaikan, ini merupakan partisipasi kedua FMIPA Unila mengikuti student mobility program. Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan pada Januari 2019 dengan Universiti Teknologi Malaysia.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA Dr. Heri Satria menyampaikan harapannya agar mahasiswa yang berpartisipasi pada program ini dapat memperoleh banyak pengetahuan dan pengalaman sehingga dapat membawa kemajuan bagi Unila.

Baca Juga :  Meriah, Pemkab Mesuji Selenggarakan Lomba Mancing Dalam Rangkaian HUT Mesuji yang ke - 14

“Saya berharap agar student mobility program ini dapat menjadi sebuah tradisi yang terus berlanjut untuk mendukung perbaikan FMIPA dan Unila,” tambahnya.

Selanjutnya Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani memberikan sambutannya sekaligus melepas para mahasiswa yang akan mengikuti program ini.

Prof. Lusi menyebutkan, program ini merupakan bukti kepercayaan dari Universiti Malaya, yang merupakan Top 100 QS World University Rankings, terhadap Unila. Ia berharap, para mahasiswa dapat memanfaatkan waktu tujuh hari di Universiti Malaya dengan optimal.

Baca Juga :  Dari Lampung ke Dunia: Kisah Inspiratif Perjuangan dan Mimpi Anwar Fadila

“Universiti Malaya menaruh kepercayaan kepada Unila dengan adanya program ini. Mudah-mudahan para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin,” ujarnya. [Magang_Zukhruffina Wilda Brilliant]

Daftar nama mahasiswa yang mengikuti program ini:
1. Lucky Adi Tama (Biologi Terapan 2020)
2. Dwiki Renda Nugraha (Biologi 2020)
3. Rifaldi Iqbal Yadiansyah (Biologi Terapan 2020)
4. Ariyantito Akbar (Biologi 2020)
5. Siti Zalma (Biologi 2020)
6. Angeline Sekar Ningrum (Biologi Terapan 2021)
7. Putri Santika Mayangsari (Ilmu Komputer 2020)
8. Irma Azizah (Ilmu Komputer 2020)
(Naz)

Berita Terkait

Car Free Day Gen Zi Ditunda Tak Dapat Izin Pemerintah
Pemdes Sukajaya dan PHBI Sukses Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
Matrikulasi MH Universitas Saburai, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Pemikir Hukum
Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla
Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!
IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita
Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan
Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Car Free Day Gen Zi Ditunda Tak Dapat Izin Pemerintah

Senin, 14 September 2026 - 16:20 WIB

Pemdes Sukajaya dan PHBI Sukses Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

Sabtu, 12 September 2026 - 19:52 WIB

Matrikulasi MH Universitas Saburai, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Pemikir Hukum

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB