Oknum Caleg Diduga Kondisikan Penyelenggara

Minggu, 11 Februari 2024 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGTENGAH (dinamik.id) – Pemilihan legislatif (Pileg) di Kabupaten Lampung Tengah makin dekat, dugaan penggiringan dukungan kepada salah satu calon legislatif (Caleg) makin masif melibatkan unsur penyelenggara pemilu di daerah itu.

Jika sebelumnya dugaan penggiringan dukungan kepada calon yang sama atas salah satu Caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Pileg DPRD Provinsi Lampung Dapil VII.

Dari tangkap layar yang kami terima, dugaan penggiringan dukungan kepada salah satu Caleg dari PKB untuk DPRD Provinsi Lampung itu, terjadi dengan dugaan melibatkan panitia pengawasan kecamatan (PPK) Kecamatan Seputih Mataram dan panitia pemungutan suara (PPS) Kampung Rejosari Mataram.

Baca Juga :  Tes Psikologi Bawaslu 15 Kabupaten/Kota di Bawah Kontrol Mabes Polri

Dari tangkap layar grup WhatsApp (WA) itu, diduga sejumlah anggota PPS Seputih Mataram menginstruksikan KPPS Kampung Rejosari Mataram untuk memberikan dukungan suara kepada salah satu Caleg dari PKB untuk DPRD Provinsi Lampung.

“Menindaklanjuti progres dukungan untuk sahabat Budi Hadi Yunanto, calon legislatif DPRD Provinsi Lampung, kami mohon untuk memulai untuk mendata konstituante (pemilih) yang bisa kita kondisikan,”

“Seperti yang sudah kami sampaikan dari awal untuk setia KPPS mengajak minimal 3-5 konstituante untuk sahabat Budi Hadi Yunanto,” bunyi salah satu chat di dalam grup WA tersebut.

Baca Juga :  Aprozi Alam Dilantik DPR RI, Ketua DPD Aspeknas Lampung : Perjuangkan Pembangunan di Lampung

Bunyi salah satu chat di grup tersebut juga ditulis bahwa grup dan isi chat tersebut bersifat rahasia, tidak untuk disebarkan ke grup KPPS dan juga orang lain di luar grup tersebut.

Dari sejumlah temuan yang media ini temukan di lapangan, dugaan penggiringan dukungan suara kepada salah satu Caleg dari PKB baik untuk kabupaten Lampung Tengah dan provinsi Lampung terjadi di Lampung Tengah.

Baca Juga :  Amankan Pemilu 2024, Polres Tubaba Turunkan 216 Personil

Diberitakan sebelumnya, dugaan dukungan untuk Caleg atas nama yang sama dan partai yang sama juga terjadi di Kecamatan Bumi Nabung.

Dugaan penggiringan dukungan tersebut bahkan melibatkan salah satu oknum panitia pengawasan kecamatan (Panwascam) di Kecamatan Bumi Nabung.

Namun sayangnya, baik KPU dan Bawaslu Lampung Tengah masih menganggap dugaan kecurangan tersebut sebagai temuan yang tidak merusak proses berdemokrasi di Lampung Tengah dan Indonesia pada umumnya.(pin)

Berita Terkait

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan
Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M
Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia
Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Andika Wibawa : Dinas Kesehatan Harus Siaga Penuh
Reses Bongkar Jerat Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu
Pendapatan Daerah Menurun, Pemprov Lampung Sesuaikan RAPBD-P 2026
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:40 WIB

DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan

Kamis, 24 September 2026 - 08:57 WIB

Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M

Selasa, 15 September 2026 - 16:35 WIB

Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia

Kamis, 10 September 2026 - 21:32 WIB

Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB