Disdag Pemkot Bandar Lampung Harga Pangan Berangsur Normal Pasca Lebaran

Sabtu, 20 April 2024 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) -Dinas Perdagangan (Disdag) pemkot Bandar Lampung menyebut harga bahan pangan di Bandar Lampung berangsur normal pasca lebaran 2024.

Kadisdag Pemkot Bandar Lampung, wilson faisol mengatakan, naiknya sejumlah bahan pangan di Bandar Lampung jelang lebaran lantaran kebutuhan masyarakat yang meningkat.

“Karenakan kebutuhan masyarakat meningkat menjelang hari raya. Masyarakat mau masak-masak dan lain sebagainya,”

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Luncurkan Program K3-1W dan SPTN

“Sehingga di pasar pun menyesuaikan, permintaan banyak tetapi barang terbatas sehingga harga cenderung naik,” 
“Dan itu memang situasional ya, kalau pasca lebaran ini harga bahan pangan di pasar tradisional Bandar Lampung berangsur normal,” kata Wilson, Sabtu (20/4/2024).

Termasuk juga harga beras di Bandar Lampung.
“Beras juga kan sudah mulai panen ya di daerah penyangga kita seperti di Pesawaran dan Tanggamus,” 

Baca Juga :  Gubernur Lampung Melantik Pimpinan Baznas Provinsi Lampung

“Ini kami harapkan juga dapat menurunkan harga, mudah-mudahan,”
“Dengan selesainya hari raya, insya allah berangsur normal harga-harga di pasar tradisional se Bandar Lampung,” pungkasnya.

berikut harga bahan pangan di Kota Tapis berseri pasca lebaran, Melansir dari laman web siagabapokbandarlampung.id

1.Bawang putih Rp 40.000 – Rp 45.000 per kilogram
2.Bawang merah Rp 65.000 per kilogram
3.Beras medium Rp 10.900 per kilogram
4.Beras premium Rp15.500 per kilogram
5.Cabai rawit caplak Rp 35.000 per kilogram
6.Cabai rawit lokal Rp 50.000 per kilogram
7.Cabai merah keriting Rp 25.000 per kilogram
8.Cabai merah besar Rp 110.000 per kilogram
9.Ayam ras Rp 40.000 per kilogram (Top)

Berita Terkait

M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030
PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Kementerian PU Paparkan Skenario Penambahan Sekolah Rakyat 2027 ke DPR
Karhutla Jadi Persoalan Tahunan, LBH DLN Soroti Kelalaian Negara dan Tanggung Jawab Korporasi
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat
Erupsi GAK, Mikdar Ilyas : Postur Anggaran Penanggulangan Bencana Lampung Perlu Dievaluasi

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 11:34 WIB

M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh

Kamis, 10 September 2026 - 21:28 WIB

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Kamis, 10 September 2026 - 16:23 WIB

Kementerian PU Paparkan Skenario Penambahan Sekolah Rakyat 2027 ke DPR

Kamis, 10 September 2026 - 12:40 WIB

Karhutla Jadi Persoalan Tahunan, LBH DLN Soroti Kelalaian Negara dan Tanggung Jawab Korporasi

Berita Terbaru