Kekeringan Ancam Sawah di Pringsewu, Petani Khawatir Gagal Panen

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu, (dinamik.id ) – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pringsewu mulai mengancam lahan pertanian.

Sejumlah petani mengaku kesulitan mendapatkan pasokan air irigasi sehingga tanaman padi terancam mengalami penurunan hasil panen, bahkan gagal panen.

Salah seorang petani di Pekon Waluyojati, Kecamatan Pringsewu, Hanif, mengatakan kondisi kekeringan mulai dirasakan sekitar dua bulan terakhir.

Awalnya saluran irigasi masih mampu mengalirkan air ke sawah, namun debitnya terus menurun hingga kini nyaris tidak ada.

“Hampir seluruh lahan yang saya garap terdampak kekeringan. Air irigasi sekarang sudah sangat minim,” kata Hanif, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, kekeringan terjadi saat tanaman padi memasuki fase keluar malai, yaitu fase yang membutuhkan pasokan air dalam jumlah cukup untuk mendukung pembentukan bulir padi.

Baca Juga :  Pj Bupati Pringsewu Membuka Pekan Kebudayaan Daerah Pringsewu dan (GSMS) di Taman Wisata Teluk Kenyo

Akibatnya, pertumbuhan tanaman menjadi terganggu.

Sebagian tanaman mulai mengering dan proses pengisian bulir padi tidak berlangsung maksimal karena kekurangan air.

Hanif mengaku petani terpaksa memanfaatkan pompa air dari sumur sebagai sumber air alternatif.

Namun, kapasitas air yang tersedia tidak mampu mengairi seluruh lahan sawah, sementara biaya operasional yang harus dikeluarkan cukup besar.

“Kami menggunakan pompa air dari sumur, tetapi airnya tidak cukup untuk semua sawah. Biayanya juga mencapai jutaan rupiah karena pompa harus menyala lama dan membutuhkan banyak bahan bakar atau listrik,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Pringsewu Sebut Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan Jatiagung Diupayakan Tahun Depan

Ia memperkirakan hasil panen musim tanam kali ini akan menurun dibandingkan musim sebelumnya apabila kondisi kekeringan terus berlanjut.

Bahkan, sebagian lahan berpotensi mengalami gagal panen jika dalam waktu dekat tidak turun hujan atau tidak ada tambahan pasokan air.

Kondisi tersebut juga diperkirakan berdampak pada jadwal musim tanam berikutnya.

Hanif mengatakan sebagian petani berencana menunda penanaman hingga ketersediaan air kembali mencukupi untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

Selain menurunkan potensi hasil panen, kekeringan juga menambah beban ekonomi petani.

Baca Juga :  Pemkab Pringsewu Berikan Bantuan Material Bangunan untuk Rumah Triyanto yang Terbakar

Pengeluaran meningkat akibat penggunaan pompa air, sementara pendapatan diperkirakan menurun karena produksi padi tidak maksimal.

Hingga saat ini, Hanif mengaku belum merasakan adanya bantuan dari pemerintah terkait penanganan dampak kekeringan di wilayahnya.

Ia berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah untuk membantu petani, mulai dari penyediaan pasokan air, perbaikan jaringan irigasi, bantuan pompa air yang memadai, hingga pendampingan kepada petani dalam menghadapi musim kemarau.

“Kalau sampai terjadi gagal panen, kami berharap ada bantuan agar petani tetap bisa melanjutkan usaha taninya,” harap Hanif. (Rhn)

Berita Terkait

M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh
170 Hektare Sawah di Pringsewu Terancam Puso Akibat Kekeringan
Sudah Di-hold, Pembangunan Masih Jalan; Wabup Pringsewu: Kalau Belum Berizin Berhenti
Pemilik Lahan Baku Sawah Pajaresuk Diduga Abaikan Pemerintah, Alih Fungsi Lahan Jalan Terus
Badan Kehormatan DPRD Pringsewu Akan Panggil Dua Anggota Diduga Tidur dan Scroll TikTok saat Paripurna
Pembangunan Gudang di Fajaresuk Masuk Lahan Baku Sawah Di ‘Hold’
Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan
Disdukcapil Pringsewu Jemput Bola ke Pekon, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 11:34 WIB

M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh

Rabu, 2 September 2026 - 20:55 WIB

170 Hektare Sawah di Pringsewu Terancam Puso Akibat Kekeringan

Rabu, 2 September 2026 - 20:53 WIB

Sudah Di-hold, Pembangunan Masih Jalan; Wabup Pringsewu: Kalau Belum Berizin Berhenti

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Pemilik Lahan Baku Sawah Pajaresuk Diduga Abaikan Pemerintah, Alih Fungsi Lahan Jalan Terus

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Badan Kehormatan DPRD Pringsewu Akan Panggil Dua Anggota Diduga Tidur dan Scroll TikTok saat Paripurna

Berita Terbaru