Walikota Lepas Tim Muhibah Budaya Jalur Rempah Bertolak dari Bandar Lampung

Minggu, 14 Juli 2024 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana melepas Tim Muhibah Budaya Jalur Rempah yang menggunakan KRI Dewa Ruci dan Laskar Rempah tahun 2024 di Pelabuhan Panjang, Minggu (14/7/2024).

Tim Muhibah Budaya Jalur Rempah merupakan kerja sama antara Kemendikbud Ristek RI khususnya Dirjen Kebudayaan dan TNI Angkatan Laut. Muhibah Budaya Jalur Rempah tahun 2024 ini mengusung tema Jalur Rempah dalam Konteks Konektivitas Budaya Melayu.

Pelayaran Muhibah Budaya Jalur Rempah dengan menggunakan KRI Dewa Ruci dikomandoi oleh Letkol Laut (P) Rhony Lutviadhani, adapun rute perjalanannya, yaitu Jakarta – Belitung Timur – Dumai & Siak – Sabang & Aceh – Malaka – Tanjung Uban – Lampung – Jakarta yang mulai berlayar pada 7 Juni 2024 lalu.

Baca Juga :  Sebarkan Informasi Tentang Hukum, Kejari Mesuji dan Diskominfo Mesuji Kunjungi SIP FM

Walikota Eva Dwiana mengaku sangat senang karena Kota Bandar Lampung terpilih salah satu titik pelabuhan yang terkoneksi dengan Pelayaran Muhibah Budaya Jalur Rempah dengan menggunakan KRI Dewa Ruci.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI dan TNI Angkatan Laut yang telah memilih Kota Bandar Lampung sebagai salah satu titik pelabuhan yang terkoneksi dengan jalur yang bersejarah ini,” kata Walikota usai melepas Tim Muhibah Budaya Jalur Rempah.

Baca Juga :  Walikota Metro Monitoring Harga Bahan Pokok Jelang Idul Fitri

Dikatakan Walikota, terpilihnya Kota Bandar Lampung sebagai salah satu titik pelaksanaan program Muhibah Budaya Jalur Rempah Kemendikbudristek RI semakin mengukuhkan posisi Kota Bandar Lampung sebagai jalur penting di Indonesia yang melintasi selat melaka.

“Kita ketahui, program ini tidak hanya mempromosikan kekayaan budaya Indonesia, namun juga memperkuat diplomasi dengan negara-negara sahabat,” ujarnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur Kukuhkan Empat Pjs Bupati/Walikota Siang Ini

Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama bersinergi dalam upaya mempertahankan kejayaan jalur rempah di Indonesia. Serta, sambungnya, menumbuhkembangkan kecintaan dan kesadaran generasi muda akan kearifan lokal.

“Tentunya kepada para peserta Pelayaran KRI Dewa Ruci yang membawa budaya jalur rempah nusantara, saya ucapkan selamat jalan, jaga kondisi fisik dan kekompakan selama diperjalanan. Serta kepada para pembimbing atau pendamping, saya minta untuk membantu para peserta mengenal nusantara dengan baik,” tuturnya.

Berita Terkait

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati
Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB