KKN Unila Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Budidaya Alpukat di Desa Babatan

Jumat, 7 Maret 2025 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung, (Dinamik.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) Periode 1 Tahun 2025 menginisiasi program sosialisasi dan pelatihan budidaya alpukat. Kegiatan ini bekerja sama dengan Klinik Pertanian Keliling (KPK) sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya alpukat yang optimal serta berkelanjutan di Desa Babatan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, pada Rabu, 22 Januari 2025.

Sosialisasi ini bertujuan untuk membantu petani memahami teknik budidaya alpukat yang baik, mulai dari pemilihan bibit unggul, teknik penanaman yang tepat, pemeliharaan tanaman, hingga pengendalian hama dan penyakit. Dengan menerapkan metode yang lebih modern dan berkelanjutan, diharapkan hasil panen alpukat dapat meningkat, baik dari segi kuantitas maupun kualitas, sehingga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  S2 HKI Adakan International Book Review, Ulas Buku Ahli Mubadalah

Tim KKN Unila yang menginisiasi kegiatan ini terdiri dari Rey Gavrila Naibaho (Teknik Informatika), Jopendra Arian (Teknik Elektro), Selli Calisra Tritias P (Ilmu Pemerintahan), Dianca Putri Ramadhani (Ilmu Hukum), Rosita (Kimia), Caula Dara Gupita (Penyuluhan Pertanian), dan Endah Nurbaiti Azizah (Agronomi), di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Indah Listiana, S.P., M.Si.

Sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala Desa Babatan, Sekretaris Desa Babatan, Tim Klinik Pertanian Keliling yakni Bapak Ir. Efri, M.S. dari Jurusan Proteksi Tanaman serta Ibu Ir. Rugayah, M.P. dari Jurusan Agronomi/Hortikultura, seluruh Kepala Dusun Desa Babatan, serta masyarakat Desa Babatan.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah dosen dari Fakultas Pertanian, Jurusan Agroteknologi dan Jurusan Proteksi Tanaman, yang membawakan materi pemilihan bibit unggul, metode pemupukan yang efektif, strategi pengendalian hama dan penyakit, serta teknik pemangkasan dan panen yang tepat untuk meningkatkan produktivitas pohon alpukat.

Baca Juga :  UKM-U Saintek Unila Gelar Pelatihan Kesekretariatan untuk Anggota

Salah satu poin penting yang dibahas adalah pentingnya pemangkasan yang benar dalam mempercepat masa berbuah tanaman. Para peserta yang hadir pun mengaku memperoleh banyak wawasan baru dari kegiatan ini.

“Saya baru tahu kalau teknik pemangkasan yang benar bisa mempercepat masa berbuah tanaman. Dengan ilmu yang diberikan, saya yakin hasil panen saya kedepan akan lebih baik,” ujar Pak Imron, salah satu petani peserta sosialisasi.

Selain meningkatkan pemahaman petani tentang budidaya alpukat, program ini juga mendorong pemanfaatan pekarangan sebagai lahan alternatif bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan lahan. Dengan metode yang telah dipelajari, petani diharapkan mampu meningkatkan produksi alpukat berkualitas tinggi dengan nilai jual yang lebih baik.

Baca Juga :  Menteri Agama Minta Ekoteologi dan Pelestarian Alam Masuk Kurikulum Pendidikan Agama dan Keagamaan

Dengan metode yang telah dipelajari, petani diharapkan mampu meningkatkan produksi alpukat berkualitas tinggi dengan nilai jual yang lebih baik. Sosialisasi ini juga bertujuan untuk membantu petani menerapkan teknik budidaya yang lebih modern dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan hasil panen serta kesejahteraan mereka.

“Kami berharap budidaya alpukat dapat menjadi peluang bagi warga Desa Babatan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pertanian yang berkelanjutan. Dengan teknik yang tepat, hasil panen bisa lebih optimal serta membantu pendapatan ekonomi masyarakat Desa Babatan. Semoga ilmu yang disampaikan bisa terus bermanfaat dan diterapkan dalam budidaya alpukat,” pesan Tim KKN. (Pin)

Berita Terkait

Dewan Pendidikan Lampung Ajak Masyarakat Kawal SPMB SMA/SMK 2026
Perkuat Pengawasan dan Karakter, Disdikbud Lampung Antisipasi Tawuran Pelajar
SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas
Kemah Sastra 2026, Ari Pahala: Puisi Bukan Sekadar Bahasa, Tapi Cara Menjumpai Dunia
Rektor UIN Raden Intan Lampung Lantik Pimpinan Universitas Periode 2026–2030
BBPL Tindak Lanjuti Evaluasi Festival Tunas Bahasa Ibu 2025
LKKS Lampung Kunjungi PAUD Bunga Krisma, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas
LKKS Lampung Kunjungi PAUD Bunga Krisma, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:05 WIB

Dewan Pendidikan Lampung Ajak Masyarakat Kawal SPMB SMA/SMK 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:10 WIB

Perkuat Pengawasan dan Karakter, Disdikbud Lampung Antisipasi Tawuran Pelajar

Senin, 13 April 2026 - 18:48 WIB

SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas

Kamis, 9 April 2026 - 13:45 WIB

Kemah Sastra 2026, Ari Pahala: Puisi Bukan Sekadar Bahasa, Tapi Cara Menjumpai Dunia

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:18 WIB

Rektor UIN Raden Intan Lampung Lantik Pimpinan Universitas Periode 2026–2030

Berita Terbaru

Berita

BRN Siap Kawal Presiden ke-7 Menyapa Masyarakat Lampung

Sabtu, 13 Jun 2026 - 22:44 WIB

Pemerintah menegaskan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita tetap di angka Rp15.700 per liter, Sabtu.

Ekonomi dan Kreatif

Pemerintah Tegaskan Harga Eceran Minyakita Tetap Rp15.700/Liter

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:43 WIB