Menko AHY, Wagub Jihan, dan Bupati Egi Cek Sekolah Rakyat di Lamsel

Selasa, 14 Oktober 2025 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Bupati Lamsel Egi meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan Selasa (14/10/2025).

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Bupati Lamsel Egi meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan Selasa (14/10/2025).

Lampung Selatan (dinamik.id)-Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan, Selasa (14/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, AHY meninjau sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas, laboratorium, dan asrama tempat tinggal siswa. AHY juga menyempatkan diri berbincang dengan para pelajar dan tenaga pengajar untuk mengetahui secara langsung proses belajar mengajar di sekolah yang menjadi bagian dari program nasional tersebut.

“Ini adalah program prioritas yang menjadi kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Kami mengawal serius agar bukan hanya infrastrukturnya siap, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung pendidikan lainnya, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu,” kata AHY usai meninjau sekolah.

Menurut AHY, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan. Melalui sistem pendidikan berasrama, siswa dapat fokus belajar sekaligus mendapatkan pembinaan karakter secara menyeluruh.

AHY menilai fasilitas di SRMA 32 Lampung Selatan sudah memadai. Asrama dan ruang belajar dinilai bersih, rapi, serta dilengkapi sarana laboratorium. “Guru-gurunya semangat dan anak-anaknya punya cita-cita tinggi. Ada yang ingin jadi guru, tentara, hingga pengusaha. Ini menandakan semangat mereka luar biasa,” ujar AHY.

Meski demikian, AHY menilai masih ada ruang untuk peningkatan fasilitas. Saat ini, bangunan SRMA 32 masih menempati area milik Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung dan bersifat sementara. Pemerintah Provinsi Lampung, menurut AHY, telah menyiapkan lahan seluas sekitar 10 hektare untuk pembangunan kompleks sekolah permanen di masa mendatang.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Launching Aplikasi “Lampung-In”, Solusi Terpadu Layanan Publik Digital

“Ini masih tahap transisi. Namun tadi Bu Wagub menyampaikan, Pemprov sudah menyiapkan lahan yang lebih luas agar nanti sekolah ini bisa berdiri permanen, termasuk dilengkapi fasilitas olahraga. Karena pembangunan karakter siswa tidak cukup dari sisi akademik saja,” jelas AHY.

Dalam kesempatan itu, AHY juga menekankan pentingnya sinergi antarkementerian dan pemerintah daerah. Kementerian Koordinator yang ia pimpin akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait pembangunan infrastruktur, serta Kementerian Sosial yang membidangi pelaksanaan program sosial bagi masyarakat kurang mampu.

Baca Juga :  Liwa Expo Bakal Digelar, Pemkab Lambar Gelar Rakor

“Kita harus pastikan pembangunan berjalan terintegrasi, tidak masing-masing jalan sendiri. Untuk Lampung, kami akan kawal dengan semangat percepatan, tapi tetap sesuai perencanaan dan prosedur yang benar,” tegasnya.

Keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga pra-sejahtera di seluruh kabupaten dan kota. Siswa di SRMA 32 berasal dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Kunjungan AHY di Lampung menjadi simbol komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia. Melalui pembangunan sekolah berasrama seperti SRMA, pemerintah berharap generasi muda dari keluarga pra-sejahtera dapat memperoleh pendidikan yang layak, berkarakter, dan siap menghadapi dunia kerja di masa depan. (amd)

Berita Terkait

KOMPASS–IKMAPAL Bentuk Panitia Kajian Lingkungan Hidup dan SDM Papua
Papa Rock n Roll Bakal Gemparkan Tubaba, Tunggu Tanggal Mainnya!
Hari Desa Nasional 2026, Seluruh Tiyuh dan Kecamatan di Tubaba Gelar Aksi Lingkungan
Pemkab Pringsewu Gandeng Mbizmarket, Buka Jalan Digitalisasi Pengadaan dan UMKM Lokal
Kamis Beradat Resmi Berlaku di Lampung, Bahasa Daerah dan Batik Jadi Identitas
BAZNAS Tubaba Salurkan Beasiswa Pendidikan ke 48 Siswa SD dan SMP
HUT ke-75 Pekon Nusawungu, Bupati Ajak Warga Perkuat Gotong Royong
Data Ulang Alat Berat, Pemprov Lampung Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:21 WIB

KOMPASS–IKMAPAL Bentuk Panitia Kajian Lingkungan Hidup dan SDM Papua

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:21 WIB

Papa Rock n Roll Bakal Gemparkan Tubaba, Tunggu Tanggal Mainnya!

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:53 WIB

Hari Desa Nasional 2026, Seluruh Tiyuh dan Kecamatan di Tubaba Gelar Aksi Lingkungan

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:34 WIB

Pemkab Pringsewu Gandeng Mbizmarket, Buka Jalan Digitalisasi Pengadaan dan UMKM Lokal

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:20 WIB

Kamis Beradat Resmi Berlaku di Lampung, Bahasa Daerah dan Batik Jadi Identitas

Berita Terbaru

Bandar Lampung

KOMPASS–IKMAPAL Bentuk Panitia Kajian Lingkungan Hidup dan SDM Papua

Jumat, 16 Jan 2026 - 21:21 WIB

Tulangbawang Barat

Papa Rock n Roll Bakal Gemparkan Tubaba, Tunggu Tanggal Mainnya!

Jumat, 16 Jan 2026 - 14:21 WIB

Lainnya

Adi Kurniawan Resmi Jabat Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung

Kamis, 15 Jan 2026 - 17:32 WIB