BBPL Tindak Lanjuti Evaluasi Festival Tunas Bahasa Ibu 2025

Senin, 22 Desember 2025 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) — Balai Bahasa Provinsi Lampung (BBPL) menggelar kegiatan Tindak Lanjut Evaluasi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2025, Senin (22/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat keberlanjutan program pelestarian Bahasa Ibu, khususnya Bahasa Lampung, melalui penguatan praktik pembelajaran di satuan pendidikan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh guru, dosen, kepala sekolah, serta praktisi pendidikan dan kebahasaan dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan strategi agar Festival Tunas Bahasa Ibu tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi FTBI kedepannya lebih baik dan sesuai serta berdampak nyata dalam proses pembelajaran.

Baca Juga :  Unila Helat Anugerah Be Strong Festival Kebudayaan dan Cinta Tanah Air

Dalam paparannya, Prof. Dr. Farida Ariyani, M.Pd. menyampaikan materi “bertajuk Spirit Festival Tunas Bahasa Ibu di Provinsi Lampung”. Ia menegaskan bahwa FTBI merupakan gerakan kultural dan edukatif yang bertujuan menumbuhkan kesadaran, kebanggaan, serta keberanian generasi muda dalam menggunakan Bahasa Ibu di ruang publik dan pendidikan, sebagai salah satu upaya pemartabatan Bahasa Lampung.
Sementara itu, Dr. I Wayan Ardi Sumarta, M.Pd. membahas Linguistik dan Pembelajarannya. Materi ini menyoroti pentingnya pemahaman linguistik sebagai dasar pengajaran bahasa daerah agar pembelajaran lebih sistematis, komunikatif, dan sesuai dengan perkembangan peserta didik.

Pada sesi praktik baik, Fadila Hanum, mahasiswa Magister Keguruan Sekolah Dasar, memaparkan pengalaman pembelajaran 𝘚𝘦𝘴𝘪𝘬𝘶𝘯 dengan menggunakan media komik strip. Inovasi tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa sekaligus memudahkan pemahaman Bahasa Lampung secara kontekstual.
Adapun materi Perencanaan Bahasa Lampung Berbasis 𝘗𝘳𝘰𝘣𝘭𝘦𝘮-𝘉𝘢𝘴𝘦𝘥 𝘓𝘦𝘢𝘳𝘯𝘪𝘯𝘨 (PBL) disampaikan oleh Pina, mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa dan Kebudayaan Lampung. Pendekatan PBL dipandang relevan untuk mendorong peserta didik berpikir kritis terhadap persoalan kebahasaan di lingkungan sekitar serta terlibat aktif dalam upaya pelestarian bahasa daerahd khusus Bahasa Lampung.

Baca Juga :  Menwa Batalyon 201 Unila Laksanakan Kursus Dinas Staf

Baca Juga : Komunitas Baca Lampung Ngobrol dan Berpikir Gelar Kegiatan Bedah Buku
Melalui kegiatan tindak lanjut ini, BPMP Provinsi Lampung berharap hasil evaluasi FTBI Tahun 2025 dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan pembelajaran dan praktik nyata di sekolah. Sinergi antara pendidik, akademisi, dan praktisi diharapkan mampu memperkuat eksistensi Bahasa Lampung sebagai identitas budaya sekaligus media pendidikan karakter. (Pin)

Berita Terkait

LKKS Lampung Kunjungi PAUD Bunga Krisma, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas
LKKS Lampung Kunjungi PAUD Bunga Krisma, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas
Unila Dorong Budaya Digital di Pelabuhan Bukit Prima PT. Bukit Asam
FKIPKampus BerdampakKemitraan Berdampak
Unila dan UI GreenMetric Perkuat Kolaborasi Keberlanjutan
FKIP Berperan dalam Keanggotaan Unila di Jaringan Internasional EDLAN
Unila Gelar Workshop Pengelolaan RSPTN dan Pengembangan Sumber Daya Universitas
Himakom Resmi Membuka Ajang Computer Science Showdown 2.0 2025

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 15:57 WIB

BBPL Tindak Lanjuti Evaluasi Festival Tunas Bahasa Ibu 2025

Kamis, 18 Desember 2025 - 18:49 WIB

LKKS Lampung Kunjungi PAUD Bunga Krisma, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:47 WIB

LKKS Lampung Kunjungi PAUD Bunga Krisma, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas

Jumat, 31 Oktober 2025 - 19:41 WIB

Unila Dorong Budaya Digital di Pelabuhan Bukit Prima PT. Bukit Asam

Rabu, 29 Oktober 2025 - 19:45 WIB

FKIPKampus BerdampakKemitraan Berdampak

Berita Terbaru