Ketika Tugu Ikonik di Lampura Rusak Berbalut Lumut dan Berhias Rumput

Senin, 20 April 2026 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara, (Dinamik.id)- Sejumlah ikon penting di Lampung Utara (Lampura) tampak mengkhawatirkan. Selain rusak, ada yang bahkan penuh dibaluri lumut berhias rumput.

Beberapa ikon diantaranya, Tugu Alamsyah Ratu Perwira Negara (ARPN) yang berada di Jalan Lintas Sumatera, Kelapa Tujuh. Tugu Payan Mas yang berada di jalan lintas Sumatera. Tugu Pengantin yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Kotabumi.

Tugu Canang yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Kotaalam. Tugu Pembangunan yang berada di pertigaan pasar dekon Kotabumi, dan Tugu Rato yang berada di Kelurahan Cempedak kini justru tampil merana.

Pantauan di lapangan, Senin (20/4/2026) menunjukkan kondisi ikon Lampura itu kini sangat minim perhatian dan pemeliharaan dari instansi terkait.

Baca Juga :  Ditjen Perikanan Budidaya KKP Beri Pendampingan Program Bioflok Lele di Ponpes di Bandarlampung

Tugu ARPN yang berdiri kokoh di jantung kota kini tak lagi sedap dipandang. Cat yang menyelimuti badan tugu tampak mengelupas dan memudar dimakan cuaca. Lebih parah lagi, di beberapa sudut tugu, noda hitam akibat jamur dan kerak lumut mulai menjalar, memberikan kesan kumuh di tengah keramaian lalu lintas.

Sementara tugu payan mas air mancur tidak lagi terlihat hidup memperindah areal tugu payan mas dan dimalam hari pun minim penerangan alias gelap.

“Sangat disayangkan, tugu yang seharusnya jadi wajah kota malah terlihat dekil. Kalau malam juga pencahayaannya kurang, jadi makin suram,” keluh Andrianto warga Kelapa Tujuh, Senin 20 April 2026.

Baca Juga :  Hadiri Satu Dekade Slank Fans Club Lambar, Bupati Parosil Mabsus Titipkan Sejumlah Pesan

Kondisi tak kalah tragis terlihat di Tugu Pengantin dimana warna cat patung pengantin yang mulai kusam dan tak lagi menunjukkan kemegahan pakaian adat, area di sekitar alas patung kini ditumbuhi rumput liar Kesan tidak terurus sangat menonjol di lokasi ini.

“Patung pengantin itu sudah cukup lama tidak ada perawatan sejak dibuat beberapa tahun lalu. Wajah kota tapi terlihat kumuh,”sesal Rudianto pengemudi angkutan kota.

Tugu canang dengan kondisi patung-patung yang tidak utuh serta tugu lainnya tampak terlihat jelas terbengkalai tanpa perawatan, Pemerintah melalui Dinas terkait seyogyanya segera melakukan revitalisasi, bukan sekadar cat ulang formalitas. Tetapi, perawatan berkala agar Tugu ARPN dan Tugu Pengantin kembali menjadi kebanggaan, bukan sekadar pajangan usang yang menunggu roboh.

Baca Juga :  Pj Gubernur Kukuhkan Kadispora Lampung Descatama Jadi Pjs Walikota Metro Siang Ini

Plt Kepala Dinas Pemukiman Lampura, Dirgantara mengakui belum melakukan perawatan tugu ikon Lampura.

Namun, dirinya mengaatakan tahun 2026 ini baru akan melakukan perawatan tugu payan mas.

“Tahun 2026 ini akan melakukan perawatan tugu payan mas, sementara tugu yang lainnya belum direncanakan dikarenakan keterbatasan anggaran,” katannya singkat saat dihubungi via ponselnya. (RED)

Berita Terkait

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung
Polisi Bersama Masyarakat, Bhabinkamtibmas Polres Mesuji Bagikan Sembako
Udara Bandar Lampung Aman, Warga Diimbau Tetap Jaga Kesehatan dan Lingkungan
Bupati Pringsewu Resmikan Jembatan Gantung Podosari-Sukoharjo IV Senilai Rp10 Miliar
CV Salim Jaya Konstruksi Jadi Rekanan Tetap Dinas PUPR Pringsewu Walau Kerap Mendapat Temuan BPK
Serius Kelola Zakat, Gubernur Lampung Raih Grand Baznas Award 2026
Bupati Pringsewu Lantik 8 Pejabat Administator
Kolaborasi Pemkab Mesuji dan Polres Mesuji Tangani ODGJ di Kecamatan Rawajitu Utara

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Bhabinkamtibmas Polres Mesuji Bagikan Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Bupati Pringsewu Resmikan Jembatan Gantung Podosari-Sukoharjo IV Senilai Rp10 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:50 WIB

CV Salim Jaya Konstruksi Jadi Rekanan Tetap Dinas PUPR Pringsewu Walau Kerap Mendapat Temuan BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Serius Kelola Zakat, Gubernur Lampung Raih Grand Baznas Award 2026

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:48 WIB

Provinsi

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Okt 2026 - 16:38 WIB