Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung, (Dinamik.id) – Yozi Rizal mengaku prihatin atas lemahnya perhatian Pemprov Lampung bagi perkembangan dunia sastra.

Hal itu ia katakan saat memberi sambutan pada kegiatan Bengkel Sastra 2026 yang dihelat Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS di Villa Dangau Kedaung, Kemiling, Bandar Lampung, Selasa 25 Agustus 2026.

Yozi Rizal adalah Dewan Pembina Lamban Sastra bersama Himawan Ali Imron, Ade Yunarso, dan Muchlas E Bastari.

Hadir dalam pembukaan tersebut di antaranya Himawan Ali Imron, Fajrun Najah Ahmad, Kepala Balai Bahasa Provinsi Lampung, Muhammad Muis sekaligus membuka secara resmi Bengkel Sastra.

“Kita sebagai warga pecinta sastra sangat prihatin dengan lemahnya perhatian Pemprov Lampung selama ini. Padahal potensi dunia sastra sangat besar, khususnya dalam mengembangkan bakat dan minat pelajar dan mahasiswa,” kata Yozi Rizal

Baca Juga :  Unila Ikuti Pameran Bulan Merdeka Belajar 2024

Tentu ia tak sekadar prihatin. Dipastikan sebagai legislator tentu Yozi Rizal akan berjuang melalui lembaga DPRD.

Dijelaskan Yozi bahwa Lamban Sastra merupakan sebuah komunitas pegiat sastra, yang didirikan tokoh Isbedy Stiawan ZS, penyair yang mendapat julukan Paus Sastra.

DPRD Lampung dan Sastrawan Nasional Meriahkan Bengkel Sastra 2026 di Villa Kedaung

Bengkel Sastra atas dukungan bantuan pemerintah Badan Bahasa Kemendiknas RI ini diikuti 20 peserta dari kalangan pelajar SMA, mahasiswa, dan pegiat sastra se Lampung. Mereka terkurasi dari 39 orang yang mengirim karya.

Baca Juga :  Perdana, Prodi D-3 PKL Berbasis MBKM di Unila

Ketua pelaksana Bengkel Sastra Fitri Angraini Rofar mengungkapkan, giat tersebut menghadirkan narasumber dari Jakarta, penyair Nanang R Supriyatin, Ari Pahala Hutabarat, Isbedy Stiawan ZS (Lampung), dan akademisi Unila Yinda Dwi Gustiara.

Masih kata Fitri, ke 20 peserta tersebut hasil kurasi Djuhardi Basri (penyair dan dosen UMKO), Nanang R Supriyatin, Yinda Dwi Gustiara, dan Isbedy Stiawan ZS.

“Para kurator hanya membaca karya, sebab nama penulisnya dihapus. Hal ini untuk netralitas dalam menilai,” ujar Fitri.

Hasil dari Bengkel Sastra ini akan menerbitkan buku puisi dwibahasa Indonesia-Lampung. “Rencanyanya diluncurkan pada 25 atau 26 September 2026 mendatang,” ujar Fitri.

Baca Juga :  Sekdaprov Fahrizal Buka Kegiatan Jejaring PPNL

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Lampung, Muhammad Muis, menegaskan bahwa kegiatan seperti Bengkel Sastra penting untuk terus dikembangkan. “Kita harapkan dari kegiatan ini terjadi regenerasi sastrawan khususnya penyair di Lampung,” katanya.

“Lampung harus ada penerus pak Isbedy, Ari Pahala, Nanang, dan penyair senior lain di daerah ini,” kata Muis.

Dari Balai Bahasa Lampung hadir Erwin Wibowo, Hasnawati, dari Komunitas Berkat Yakin diwakili Alexander GB dan Yulizar Lubay, serta guru pembimbing dari SMAN 10 Bandar Lampung, SMAN 1 Gunung Agung, Tulangbawang Barat, SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro, dan SMAN 2 Bandar Lampung.*

Berita Terkait

Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat
Erupsi GAK, Mikdar Ilyas : Postur Anggaran Penanggulangan Bencana Lampung Perlu Dievaluasi
Gubernur Lapung Intruksikan KBM Daring Hingga 10 September Akibat Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Posisi Sasa Chalim dan Najiuloh, untuk Optimalisasi AKD
DPRD Lampung Desak Sekolah Diliburkan Sementara Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Gubernur Lampung Instruksikan Sekolah Daring Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan, Thomas Amirico : Picu Peningkatan Mutu Pendidikan
Polinela Gelar SIPTEKTERA 2026, Dorong Hilirisasi Riset Terapan dan Transformasi Digital untuk Akselerasi SDGs

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:23 WIB

Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat

Rabu, 9 September 2026 - 20:20 WIB

Erupsi GAK, Mikdar Ilyas : Postur Anggaran Penanggulangan Bencana Lampung Perlu Dievaluasi

Selasa, 8 September 2026 - 15:22 WIB

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Posisi Sasa Chalim dan Najiuloh, untuk Optimalisasi AKD

Minggu, 6 September 2026 - 18:26 WIB

DPRD Lampung Desak Sekolah Diliburkan Sementara Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 18:23 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Sekolah Daring Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

DPRD Provinsi

Reses Bongkar Jerat Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:50 WIB