PTPN I Perkuat Ekosistem Pangan Kembangkan Hilirisasi Ayam di Bone

Minggu, 27 September 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Amran didampingi Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, jajaran direksi BUMN, PTPN I (Persero), PTPN III (Persero), ID FOOD, PT Berdikari saat meninjau lahan seluas 31 hektare untuk pengembangan program hilirisasi ayam terintegrasi (HAT) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

i

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Amran didampingi Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, jajaran direksi BUMN, PTPN I (Persero), PTPN III (Persero), ID FOOD, PT Berdikari saat meninjau lahan seluas 31 hektare untuk pengembangan program hilirisasi ayam terintegrasi (HAT) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

JAKARTA (dinamik.id)-PTPN I (Persero) mendukung penguatan pembangunan ekosistem pangan nasional melalui dukungan lahan seluas 31 hektare untuk pengembangan program hilirisasi ayam terintegrasi (HAT) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

“Peran PTPN I tidak berhenti pada penyediaan lahan. Perusahaan juga mendorong pemanfaatan aset produktif perkebunan agar memberikan nilai tambah sekaligus menjadi bagian dari pengembangan ekosistem peternakan modern,” kata Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras terkonfirmasi di Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Dia menyampaikan dukungan tersebut menjadi bagian dari sinergi BUMN dalam membangun rantai pasok peternakan unggas dari hulu hingga hilir, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset perkebunan untuk kegiatan produktif yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Dari total lahan yang disiapkan, seluas 22 hektare diperuntukkan bagi pembangunan fasilitas pembibitan ayam dan pabrik pakan oleh PT Berdikari (Persero).

Sementara itu, kata Rivai, PT Ugiagri Harapan Indonesia (UHI) akan memanfaatkan lahan seluas 9 hektare untuk pembangunan kandang pemeliharaan dan fasilitas pemotongan unggas.

Program HAT yang berlokasi di Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, tersebut merupakan bagian dari agenda pemerintah dalam memperkuat ekosistem pangan nasional.

Baca Juga :  Dirut PTPN I Dorong Hilirisasi Cerutu Golden Djawa, Komitmen Dukung Asta Cita

“Lokasi pembangunan telah ditinjau Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada Jumat (25/9),” ujarnya.

Kunjungan Menteri Pertanian, lanjut Rivai mengatakan, menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah dan BUMN dalam membangun ekosistem pangan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Kehadiran Bapak Menteri Pertanian di Desa Mappesangka hari ini menjadi dorongan moral sekaligus penegasan atas sinergi strategis BUMN dan pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan, khususnya pemenuhan protein hewani masyarakat,” ucap Rivai.

Dalam kunjungan tersebut, Amran didampingi Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, jajaran direksi BUMN, PTPN I (Persero), PTPN III (Persero), ID FOOD, PT Berdikari, serta sejumlah pihak terkait.

Menurut Rivai melalui skema kerja sama operasi (KSO), pihaknya berkolaborasi dengan dua mitra strategis dalam pengembangan HAT. Bersama PT Berdikari, PTPN I menyiapkan pemanfaatan lahan seluas 22 hektare dengan jangka waktu kerja sama 30 tahun, dengan usulan tahap awal seluas 15 hektare.

“Kolaborasi ini dirancang dari hulu ke hilir guna menciptakan rantai pasok unggas yang efisien, berdaya saing tinggi, dan memberi nilai tambah maksimal bagi perekonomian daerah,” tutur Rivai.
Perusahaan tersebut juga memastikan pemanfaatan aset untuk pengembangan HAT dilakukan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, tertib administrasi, serta sesuai dengan ketentuan tata ruang.

Baca Juga :  Rayakan HUT Ke 28, PTPN Group Bagikan 10 Ribu Paket Sembako

Tahapan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) telah diselesaikan. PTPN I memastikan lokasi pembangunan rumah potong hewan unggas (RPHU) dan cold storage tidak berada pada kawasan yang tumpang tindih dengan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Rivai mengatakan, areal Kebun Camming yang digunakan untuk pengembangan proyek tersebut telah dipastikan sebagai lahan produktif dan tidak berada dalam konflik maupun okupasi pihak lain.

“Bagi kami, pengembangan HAT di Mappesangka menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan aset perkebunan sekaligus memperkuat kontribusi BUMN dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” katanya.

Selain membangun fasilitas peternakan, pengembangan kawasan HAT diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui pembukaan lapangan kerja, tumbuhnya aktivitas usaha baru, serta terbentuknya rantai pasok pangan hewani yang lebih kuat di Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Tukar Ilmu, Tim Teknik Kebun Cikumpay Belajar ke Pabrik Karet Reg 7

Menurutnya proyek HAT itu tidak semata-mata membangun infrastruktur peternakan, melainkan membuka lapangan kerja lokal baru, meningkatkan perputaran ekonomi pedesaan, serta memosisikan Kabupaten Bone dan Sulawesi Selatan sebagai salah satu lumbung pasokan pangan hewani di kawasan timur Indonesia.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta seluruh pihak mempercepat pembangunan agar fasilitas HAT dapat beroperasi sesuai target pemerintah.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo, HAT 1 Juli tahun depan sudah beroperasi. Ini salah satu penekanan Presiden kepada kami. Oleh karena itu, tidak ada lagi hambatan, baik dari segi birokrasi maupun teknis,” kata Amran.

Di areal yang dikelola PTPN I Regional 8 Camming tersebut, PT Berdikari akan mengembangkan sejumlah fasilitas, antara lain Farm Parent Stock (PS) Broiler, Farm PS Layer, unit penetasan atau hatchery, serta pabrik pakan terpadu.

Sementara itu, PT UHI akan membangun kandang komersial, farm pullet, fasilitas komersial petelur, Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU), dan cold storage.

Berita Terkait

PTPN I Dukung Pemprov Jabar Hijaukan Lahan Cikembang
Dukung Program Presiden Prabowo, PTPN I Regional 7 Tanam Demplot Singkong Mukibat
Semen Baturaja Siap Berkolaborasi dengan PWI Lampung
Terima Kunjungan PWI Lampung, PT Semen Baturaja Berkomitmen Perkuat Industri Semen Nasional
Waketum Kadin Munir Berharap Gubernur BI Atensi Sektor Riil dan Transformasi Ekonomi
Mentan Amran Puji Komitmen SGC Ciptakan Lapangan Kerja dan Dukung Swasembada Gula
Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!
PTPN I Perkuat Sekretariat Perusahaan Adaptif Berintegritas

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:17 WIB

PTPN I Dukung Pemprov Jabar Hijaukan Lahan Cikembang

Minggu, 27 September 2026 - 15:50 WIB

PTPN I Perkuat Ekosistem Pangan Kembangkan Hilirisasi Ayam di Bone

Kamis, 24 September 2026 - 16:43 WIB

Dukung Program Presiden Prabowo, PTPN I Regional 7 Tanam Demplot Singkong Mukibat

Rabu, 23 September 2026 - 16:03 WIB

Semen Baturaja Siap Berkolaborasi dengan PWI Lampung

Rabu, 23 September 2026 - 15:54 WIB

Terima Kunjungan PWI Lampung, PT Semen Baturaja Berkomitmen Perkuat Industri Semen Nasional

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Dukung Pemprov Jabar Hijaukan Lahan Cikembang

Rabu, 30 Sep 2026 - 21:17 WIB