Jelang Akhir Tahun, Jajaran Pemkab Mesuji Pantau Harga Bahan Sembako di Pasar Simpang Pematang

Jumat, 29 Desember 2023 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan More
MESUJI (dinamik.id) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji mengadakan Sidak Pasar di Pasar Simpang Pematang untuk memantau pasokan dan harga pangan di Kabupaten Mesuji, Jumat (29/12/2023).

Dalam kegiatan Sidak Pasar itu turut dihadiri oleh Asisten II Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Mesuji Indra Kusuma Wijaya dan Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Sakroni.

Selain itu turut hadir Kepala Diskoperindag Sunardi, Kepala Kesbangpol Taufiq Widodo, Sekretaris Dishub Anton dan Camat Simpang Pematang Rolly, anggota Satpol beserta jajarannya.

Sebelum meninjau kebutuhan pangan dan harga di Pasar Simpang Pematang, rombongan melakukan pengecekan gedung pasar baru dilanjutkan peninjauan jalan area pasar hingga peninjauan harga pangan.

Asisten II Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Mesuji Indra Kusuma Wijaya mengatakan, jelang akhir tahun ini kebutuhan pangan di Kabupaten Mesuji aman.

Baca Juga :  Panen Raya Padi, Pj Bupati Mesuji : 'Ini Kesuksesan Kita Bersama!'

“Dari pengecekan yang kami lakukan ketersediaan pangan aman di Pasar Simpang Pematang,” ujarnya.

Bahkan dari pengakuannya harga kebutuhan pokok terbilang cukup stabil menjelang akhir tahun 2023.

Indra menuturkan, untuk harga cabai bahkan mengalami penurunan harga.

Ia menyebut harga cabai merah keriting per kilogram nya mencapai Rp 40 ribu per kilogram.

Kemudian harga cabai rawit juga mengalami penurunan harga diangka Rp 22 ribu per kilogram nya.

“Harga tersebut cukup standar, bahkan bisa dibilang mengalami penurunan harga. Yang tadinya mengalami harga cabai merah itu Rp 80 ribu per kilogram nya sekarang sudah turun Rp 40 ribu per kilogram nya,” jelasnya.

Baca Juga :  Duh BBM Biosolar Langka Lagi di Sejumlah SPBU di Bandar Lampung, Ada Apa Ya?

Begitupula untuk harga telur yang mengalami penurunan harga diangka Rp 27 per kilogram nya.

Walaupun demikian, ungkap Indra terdapat beberapa kebutuhan bahan pokok yang mengalami kenaikan harga tetapi tidak signifikan.

Misalnya saja untuk daging ayam saat ini diangka Rp 33-34 ribu per kilogram dan daging sapi Rp 130 per kilogram.

Selanjutnya ada harga beras per kilogram nya Rp 13 ribu, minyak makan Rp 14.500 per liternya dan harga bawang putih maupun bawang merah mencapai Rp 35-36 ribu per kilogram nya.

Disisi lainya, Kepala Diskoperindag Mesuji Sunardi menilai meskipun terdapat beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga, angkanya tidak signifikan.

“Untuk ukuran menjelang akhir tahun ini ya bisa dibilang standar harganya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Walikota Bandar Lampung Imbau Masyarakat dan ASN Jauhi Judi Online

Apalagi untuk harga cabai, ia menyebut cukup standar menjelang akhir tahun 2023.

Dijelaskan Sunardi dalam sidak yang dilakukan nya kali ini, paling terpenting adalah bagaimana menjaga ketersediaan pangan.

“Alhamdulillah setelah kami cek ketersediaan pangan cukup aman menjelang akhir tahun 2023 nanti,” ucapnya.

Salah satu pedagang daging di Pasar Simpang Pematang Yeni menyebut, untuk harga daging saat ini mengalami kenaikan harga tetapi tidak signifikan.

“Kalau jelang tahun baru ya harga daging tidak naik signifikan, kami menjualnya per kilogram Rp 130 ribu,” ungkapnya.

Masi kata Yeni kenaikan harga daging yang signifikan itu biasanya akan terjadi menjelang lebaran.

Begitu pula soal permintaan daging pada akhir tahun tetap mengalami kenaikan, tetapi tidak signifikan.

Berita Terkait

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung
Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati

Berita Terbaru

Pengunjung di Wisata Agro Wonosari, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur berada di tengah bentang perkebunan teh yang hijau dan udara pegunungan yang sejuk. Wonosari menghadirkan wisata edukasi yang mengajak pengunjung mengenal perjalanan teh dari kebun hingga menjadi minuman siap dinikmati.

Berita

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Senin, 5 Okt 2026 - 20:40 WIB


Jajaran PT Perkebunan Nusantara I (Persero) saat menghadiri Cigar Festival (ICF) 2026 di Bali, Jumat (2/10). PTPN I membawa produk cerutu Indonesia lebih dekat ke pasar global.

Ekonomi dan Kreatif

Semakin Ekspansif, PTPN I Bidik Pasar Global Cerutu dari Bali

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:22 WIB