Gubernur Lampung Gerakkan Kolaborasi, Percepatan Perbaikan Jembatan Gantung Tampang Muda

Kamis, 11 September 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus, (Dinamik.id) — Semangat gotong royong yang menjadi jiwa bangsa Indonesia kembali dihidupkan oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam sebuah aksi nyata membantu masyarakat.

Kali ini, perhatian tertuju pada Jembatan Gantung Tampang Muda yang sempat viral di sosial media, di Kecamatan Pematang Sawa, Tanggamus. Jembatan ini dalam kondisi yang rusak dan membahayakan serta menyulitkan mobilitas warga, khususnya anak-anak sekolah.

Merespon kondisi darurat tersebut, Gubernur yang akrab disapa Mirza ini tidak hanya memberikan instruksi tetapi langsung menggerakkan seluruh potensi masyarakat.

Beliau mengkolaborasikan Tim Relawan Vertical Rescue Indonesia (VRI) Regional Lampung, Pemerintah Kabupaten Tanggamus, warga desa setempat, organisasi pencinta alam, pelajar, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat dalam sebuah misi kemanusiaan membangun jembatan harapan.

Baca Juga :  Sambut Peresmian Mabes PMII, Wagub Chusnunia Doa Bersama Ratusan Kader

“Akses pendidikan dan keselamatan anak-anak kita adalah hal yang tidak bisa ditawar. Jembatan ini bukan hanya soal penyambung dua tempat, tetapi penyambung masa depan mereka. Saya mengapresiasi semangat semua relawan dan elemen masyarakat yang dengan cepat merespon call to action ini. Ini adalah bukti nyata kekuatan kolaborasi kita. Saya minta perbaikan dilaksanakan dengan cepat dengan hasil terbaik” tegas Gubernur Mirza dalam memberikan arahannya.

Tim teknis dari Vertical Rescue Indonesia (VRI), yang memiliki program 1000 Jembatan Gantung Untuk Indonesia, telah diterjunkan ke lokasi. Tim telah melakukan survey dan membangun kolaborasi serta sinergi di lapangan.

Sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Gubernur, mereka berkomitmen untuk menyelesaikan perbaikan jembatan gantung ini paling lambat akhir September 2025. Target tersebut ditetapkan agar para pelajar dapat kembali menggunakan jembatan dengan aman pada aktivitas sekolah mereka.

Baca Juga :  Mingrum Gumay Terima Kunjungan Tim PKDN Serdik Sespimti Polri

Yang membuat gerakan ini istimewa adalah pendekatan kolaboratifnya. Pemprov Lampung dan Pemkab Tanggamus berperan sebagai fasilitator dan koordinator, sementara tenaga dan semangat berasal dari para relawan terlatih VRI, organisasi pecinta alam, serta dukungan logistik dan tenaga dari mahasiswa, pelajar, dan warga setempat. Nilai inti dari seluruh gerakan ini adalah gotong royong dan kerjasama untuk membantu sesama.

“Ini adalah tugas kemanusiaan. Kami dari VRI Lampung siap memimpin usaha teknis di lapangan dengan standar keselamatan tertinggi. Dukungan dan donasi dari semua pihak, mulai dari level pemerintah hingga warga yang menyediakan tenaga dan bantuan lainnya, sangat menguatkan kami. Ini akan menjadi pemandangan yang membanggakan,” ujar Koordinator VRI Regional Lampung, Muhammad Kariskun.

Baca Juga :  Gubernur Ajak Stakeholder Perhubungan Jawab Tantangan Pembangunan Transportasi Indonesia

Keberhasilan perbaikan Jembatan Tampang Muda tidak hanya akan memulihkan akses transportasi warga, tetapi lebih dari itu, menjadi simbol nyata dari kepemimpinan yang responsif dan kekuatan solidaritas masyarakat Lampung dalam mengatasi kesulitan bersama.

Tentang Vertical Rescue Indonesia (VRI): Vertical Rescue Indonesia (VRI) adalah organisasi nirlaba yang beranggotakan relawan terlatih dan ahli dalam bidang rescue (penyelamatan) di ketinggian, seperti pada medan tebing, dan kondisi darurat lainnya.

VRI sering terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) serta aksi-aksi kemanusiaan di seluruh Indonesia. VRI menjadi pelopor gerakan 1000 Jembatan Gantung Untuk Indonesia. (*)

Berita Terkait

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung
Udara Bandar Lampung Aman, Warga Diimbau Tetap Jaga Kesehatan dan Lingkungan
Serius Kelola Zakat, Gubernur Lampung Raih Grand Baznas Award 2026
Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Udara Bandar Lampung Aman, Warga Diimbau Tetap Jaga Kesehatan dan Lingkungan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Serius Kelola Zakat, Gubernur Lampung Raih Grand Baznas Award 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:48 WIB

Provinsi

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Okt 2026 - 16:38 WIB