Kopri PMII Lampung Soroti Maraknya Kekerasan Seksual

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Lampung menyatakan kecaman keras terhadap merebaknya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di Provinsi Lampung. Data aplikasi SIMFONI-PPA mencatat 611 kasus kekerasan dengan 660 korban sepanjang periode 1 Januari hingga 9 Oktober 2025.

“Angka ini sangat mengkhawatirkan dan menunjukkan masih banyak celah serius dalam sistem perlindungan, pencegahan, dan penanganan kekerasan di Lampung,” tegas Diah Putri Rahmadani, Ketua KOPRI PKC PMII Lampung, dalam pernyataan sikapnya, Jumat (10/10/2025).

Dari total 660 korban, sebanyak 477 orang merupakan anak di bawah umur dan 183 korban dewasa. Diah menyoroti fakta bahwa sebagian besar pelaku justru merupakan orang terdekat korban, yang semakin memperparah kondisi psikologis para korban.

logo
HEADLINE

PEMERINTAHAN

POLITIK

HUKUM

PENDIDIKAN

SOSBUD

OPINI

LAMPUNG RAYA
Helsa Putri Prawira Siswi MAN 1 Bandar Lampung Asal Lampung Utara Raih Runner UP 3 Puteri Remaja Indonesia Lampung 2025 Teken MoA Bersama LPKA, Fakultas Psikologi Islam UIN RIL Siap Dampingi Anak Binaan Launching Bhayangkara Presisi Lampung FC, Mba Khoir: Sepak Bola Upaya Merekatkan Nilai Persatuan Masyarakat Lampung Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung Perkuat Sinergi dengan KPPU

Baca Juga :  Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan: Mahasiswa Unila dan Indonesia Emas 2045

Helsa Putri Prawira Siswi MAN 1 Bandar Lampung Asal Lampung Utara Raih Runner UP 3 Puteri Remaja Indonesia Lampung 2025 Teken MoA Bersama LPKA, Fakultas Psikologi Islam UIN RIL Siap Dampingi Anak Binaan Launching Bhayangkara Presisi Lampung FC, Mba Khoir: Sepak Bola Upaya Merekatkan Nilai Persatuan Masyarakat Lampung Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung Perkuat Sinergi dengan KPPU

Home / BERITA

Kekerasan Seksual di Lampung Melonjak, KOPRI PKC PMII Lampung Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan
Diksi2025 – Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 – 02:44 WIB

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

Logo Diksi Nusantara Bandar Lampung, – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Lampung menyatakan kecaman keras terhadap merebaknya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di Provinsi Lampung. Data aplikasi SIMFONI-PPA mencatat 611 kasus kekerasan dengan 660 korban sepanjang periode 1 Januari hingga 9 Oktober 2025.

Baca Juga :  PKL PC PMII Bandar Lampung, M. Juliyanto : Ini Langkah Maju Kader PMII Jawab Tantangan Masa Depan

“Angka ini sangat mengkhawatirkan dan menunjukkan masih banyak celah serius dalam sistem perlindungan, pencegahan, dan penanganan kekerasan di Lampung,” tegas Diah Putri Rahmadani, Ketua KOPRI PKC PMII Lampung, dalam pernyataan sikapnya, Jumat (10/10/2025).

Dari total 660 korban, sebanyak 477 orang merupakan anak di bawah umur dan 183 korban dewasa. Diah menyoroti fakta bahwa sebagian besar pelaku justru merupakan orang terdekat korban, yang semakin memperparah kondisi psikologis para korban.

Baca juga: AGPAII Kota Bandar Lampung Raih Prestasi Membanggakan Dalam Pentas PAI Provinsi Lampung
SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan sebaran wilayah di 15 kabupaten/kota se-Lampung, Kota Bandar Lampung mencatat kasus tertinggi dengan 173 kasus, disusul Lampung Selatan (65 kasus) dan Kota Metro (61 kasus). Kekerasan seksual mendominasi jenis kekerasan yang dilaporkan dengan 395 kasus.

Baca Juga :  Siap Sukseskan Pemilu Berintegritas, UIN dan DKPP RI Teken MoU

“Ini menunjukkan keterlambatan serius dalam penanganan kasus kekerasan seksual di Lampung,” ungkap Diah.

KOPRI PKC PMII Lampung mendesak pemerintah untuk segera memperkuat sistem penanganan dan penegakan hukum agar setiap laporan kekerasan dapat diproses secara transparan, cepat, dan adil. Organisasi ini juga menekankan pentingnya pendampingan dan pencegahan masif, termasuk edukasi kepada remaja dan masyarakat umum.

“Kami berkomitmen penuh mendukung segala upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Lampung. KOPRI siap menjadi media pelatihan, sosialisasi, dan menjalin kerja sama lintas sektor untuk memperkuat perlindungan korban,” pungkas Diah.

KOPRI PKC PMII Lampung juga mendorong lahirnya kebijakan pemerintah yang berpihak pada korban dan responsif terhadap penanganan kasus kekerasan seksual.(pin)

Berita Terkait

Pemdes Sukajaya dan PHBI Sukses Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
Matrikulasi MH Universitas Saburai, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Pemikir Hukum
Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla
Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!
IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita
Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan
Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:20 WIB

Pemdes Sukajaya dan PHBI Sukses Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

Sabtu, 12 September 2026 - 19:52 WIB

Matrikulasi MH Universitas Saburai, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Pemikir Hukum

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:31 WIB

IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Dukung Pemprov Jabar Hijaukan Lahan Cikembang

Rabu, 30 Sep 2026 - 21:17 WIB