Bustami: Program Kemitraan Tebu SGC Solusi Makmurkan Petani

Senin, 22 Desember 2025 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah (dinamik.id)-Kemitraan tebu yang dilakukan Sugar Group Companies (SGC) diyakini bisa memakmurkan masyarakat Lampung.

Hal itu dikarenakan harga tebu akan selalu dijaga tetap tinggi oleh pemerintah, karena tebu merupakan bahan baku pembuat gula yang merupakan salah satu dari sembilan bahan pokok (sembako).

“Yakinlah bahwa kemitraan tebu ini akan memakmurkan masyarakat karena harga tebu dijaga pemerintah, tidak seperti singkong saat panen justru harga turun,” kata Anggota DPD RI Dapil Lampung, Bustami Zainuddin saat menghadiri Sosialisasi Kemitraan Tebu SGC di Balai Kampung Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, Senin (23/12/2025).

Baca Juga :  Kisah Mitra Binaan PTPN VII Raup Pundi-Pundi Rupiah dari Plisket dan Magot

Senator yang juga mantan Bupati Waykanan itu menegaskan, intinya petani itu menanam komoditas dan kalau panen harus ada yang menampung.

“Sebagai anggota DPD Lampung, saya berterima kasih kalau ada perusahaan besar seperti SGC mau mengajak petani beralih menanam tebu. Petani itu butuh kepastian, kepastian yang beli dan kepastian harga,” kata Bustami.

Sementara itu, perwakilan SGC, Saeful Hidayat mengatakan, selain sebagai salah satu sembilan bahan pokok, kebutuhan tebu nasional juga tinggi.

Baca Juga :  Kemitraan Petani Tebu SGC Dukung Program Presiden Hilirisasi dan Swasembada

“Kebutuhan gula kita itu 7 juta ton per tahun, sementara produksi nasional hanya 3 juta ton. Barang kalau kebutuhannya tinggi, dan pasokannya masih kurang, harganya pasti tinggi,” kata Saeful.

Saeful juga menjelaskan, yang membedakan kemitraan tebu SGC dan kemitraan lain adalah pendampingan dan bimbingan teknis.

“Apa pun jenis tanamannya, yang penting harus ada bimbingan teknis bagi petani. Wajar jika petani baru pertama kali menanam tanaman tertentu, mendapat bimbingan teknis sehingga hasilnya bisa maksimal.

Baca Juga :  PTPN I Pertahankan Komoditi Karet Prospektif

Menurut Saeful, bimbingan teknis yang dilakukan dalam kemitraan SGC berupa cara-cara budidaya tebu yang baik, mulai dari persiapan hingga panen. Sehingga saat panen hasilnya bisa maksimal.

Bukan Hanya Padi

Di tempat yang sama, Plt Bupati Lampung Tengah, Komang Koheri mengatakan bahwa ketahanan pangan itu bukan hanya padi, tetapi juga gula.

“Makanya saya mendukung kemitraan tebu yang digagas SGC ini, selain untuk ketahanan pangan, juga akan meningkatkan ekonomi masyarakat petani Lampung Tengah,” kata Komang.

Penulis : Pina

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026
KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit
Semakin Ekspansif, PTPN I Bidik Pasar Global Cerutu dari Bali
PTPN I Dukung Pemprov Jabar Hijaukan Lahan Cikembang
PTPN I Perkuat Ekosistem Pangan Kembangkan Hilirisasi Ayam di Bone
Dukung Program Presiden Prabowo, PTPN I Regional 7 Tanam Demplot Singkong Mukibat
Semen Baturaja Siap Berkolaborasi dengan PWI Lampung
Terima Kunjungan PWI Lampung, PT Semen Baturaja Berkomitmen Perkuat Industri Semen Nasional

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:18 WIB

PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:21 WIB

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Semakin Ekspansif, PTPN I Bidik Pasar Global Cerutu dari Bali

Rabu, 30 September 2026 - 21:17 WIB

PTPN I Dukung Pemprov Jabar Hijaukan Lahan Cikembang

Minggu, 27 September 2026 - 15:50 WIB

PTPN I Perkuat Ekosistem Pangan Kembangkan Hilirisasi Ayam di Bone

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:18 WIB