Pemprov Lampung Bantah Isu Wagub Telepon Warga soal Protes Jembatan Kali Pasir

Senin, 2 Februari 2026 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung meluruskan kabar yang beredar di media sosial mengenai tudingan terhadap Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang disebut menelepon seorang warga dan meminta agar menghentikan perekaman video protes pembangunan Jembatan Kali Pasir.

i

Pemerintah Provinsi Lampung meluruskan kabar yang beredar di media sosial mengenai tudingan terhadap Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang disebut menelepon seorang warga dan meminta agar menghentikan perekaman video protes pembangunan Jembatan Kali Pasir.

Bandar Lampung, (Dinamik.id) — Pemerintah Provinsi Lampung meluruskan kabar yang beredar di media sosial mengenai tudingan terhadap Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang disebut menelepon seorang warga dan meminta agar menghentikan perekaman video protes pembangunan Jembatan Kali Pasir.

Melalui akun Instagram resmi Pemprov Lampung, klarifikasi disampaikan menyusul viralnya video bernarasi provokatif berjudul, “Ngeri!! Wagub Lampung Telfon Warga yang Protes Pembangunan Jembatan, Suruh Berhenti Buat Video”.

Dalam pernyataan yang diunggah pada Minggu, 1 Februari 2026, Pemprov menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Tekankan Jajaran Tingkatkan Kualitas Pelaksanaan Program Nasional

“Izin menjelaskan, Wakil Gubernur Lampung sama sekali tidak pernah melakukan komunikasi langsung dengan pihak yang bersangkutan. Beliau tidak merasa pernah menghubungi siapa pun terkait isu tersebut, dan tidak ada panggilan ke nomor beliau,” demikian keterangan resmi yang disampaikan melalui akun IG Pemprov Lampung.

Pemprov Lampung kemudian merinci sejumlah poin untuk meluruskan isu yang berkembang. Pertama, Wakil Gubernur Jihan Nurlela dipastikan tidak pernah melakukan panggilan kepada warga terkait persoalan jalan maupun pembangunan jembatan sebagaimana disebutkan dalam video tersebut.

Baca Juga :  Terima RMI PWNU Lampung, Wagub Jihan Nurlela Dorong Sinergi Pengembangan Pesantren

Kedua, tidak ada instruksi ataupun upaya untuk menghentikan pembuatan video, terlebih tindakan yang mengarah pada intimidasi terhadap warga yang menyampaikan aspirasi.

Ketiga, Pemerintah Provinsi Lampung tetap berkomitmen membuka ruang dialog serta menerima kritik dan masukan masyarakat, terutama berkaitan dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan.

Pemprov menilai narasi yang beredar telah dipelintir sehingga berpotensi menggiring opini publik ke arah yang keliru jika tidak segera diklarifikasi.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi Bencana, Fokus Prioritaskan Keselamatan Warga

“Fakta dipelintir dan publik disesatkan. Narasi tersebut tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya,” tegas pernyataan resmi tersebut.

Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam menyikapi setiap konten yang beredar dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Pemprov Lampung juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ekosistem digital yang sehat dengan mengedepankan prinsip klarifikasi, verifikasi, serta etika dalam menyampaikan informasi kepada publik. (amd)

Penulis : mufid

Editor : eka

Berita Terkait

CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB