DesaKu Maju Dorong Hilirisasi Perdesaan Lampung untuk Perkuat MBG dan KDMP

Rabu, 8 April 2026 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung terus mempercepat penguatan ekonomi berbasis desa melalui Program DesaKu Maju dengan menempatkan hilirisasi sektor pertanian sebagai strategi utama peningkatan nilai tambah, kesejahteraan masyarakat, dan ketahanan pangan daerah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, Anang Risgiyanto, yang mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, pada kegiatan Pelatihan Operator Mesin Pengering (Bed Dryer) dan Manajemen Bisnis di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (5/4/2026).

Anang menjelaskan bahwa Program DesaKu Maju merupakan bagian dari transformasi ekonomi desa yang dirancang secara terarah dan berkelanjutan, sekaligus mencerminkan kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat struktur ekonomi dari tingkat akar rumput.

Sejalan dengan arahan Gubernur Lampung dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu, pelaksanaan Program DesaKu Maju diarahkan sebagai upaya hilirisasi di tingkat desa, bukan sekadar penyaluran alat dan mesin pertanian. Fokus pengembangan ditetapkan pada tiga komoditas utama, yakni padi, jagung, dan singkong, yang dinilai mampu menjadi penggerak utama ekonomi Lampung dari desa.

Baca Juga :  Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Posisi Sasa Chalim dan Najiuloh, untuk Optimalisasi AKD

Hilirisasi dipandang sebagai kunci dalam mengoptimalkan potensi lokal, meningkatkan daya saing produk pertanian, serta memperpendek rantai distribusi. Melalui pemanfaatan teknologi pascapanen seperti mesin pengering (bed dryer), kualitas hasil panen dapat ditingkatkan, kehilangan pascapanen ditekan, dan akses pasar petani diperluas.

Selain penguatan kualitas produk utama, hilirisasi juga mencakup pemanfaatan sisa hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah, termasuk pakan ternak berbasis bahan lokal. Pendekatan ini diharapkan membentuk ekosistem produksi yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berorientasi ekonomi sirkular di perdesaan.

Program DesaKu Maju juga terintegrasi dengan berbagai agenda strategis nasional dan daerah, di antaranya dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan Kawasan Desa Mandiri Pangan, serta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai instrumen penguatan ekonomi kerakyatan.

Baca Juga :  Riana Sari Dikukuhkan Sebagai Bunda SALUD Provinsi Lampung Masa Bakti 2022 – 2027

Anang menambahkan bahwa Program DesaKu Maju Lampung menekankan pemberdayaan masyarakat sebagai pendekatan utama dalam pengentasan kemiskinan, dengan mendorong kemandirian ekonomi desa dan mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial.

Secara konkret, pada tahun 2026 Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan pengembangan fasilitas bed dryer di 82 lokasi, penyebaran pupuk organik cair (POC) di 800 titik, serta pelaksanaan program vokasi bagi 500 peserta untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia desa. Pada tahap lanjutan, pengembangan kawasan percontohan hilirisasi juga diarahkan tersebar di berbagai kabupaten dan kota sesuai potensi komoditas unggulan daerah.

Upaya hilirisasi komoditas pertanian yang difokuskan pada padi, jagung, dan singkong telah menunjukkan hasil positif di sejumlah wilayah. Optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) terus didorong sebagai motor penggerak ekonomi desa, termasuk dalam pengelolaan sarana pascapanen dan distribusi hasil produksi.

Baca Juga :  Bunda PAUD Riana Sari Arinal Buka Rakerwil I Himpaudi Lampung

“Penguatan infrastruktur desa, kemudahan akses pasar, serta dukungan permodalan bagi pelaku usaha desa menjadi bagian penting dalam implementasi program ini,” tegas Anang.

Pemerintah Provinsi Lampung optimistis bahwa penguatan hilirisasi pertanian akan berdampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan petani, penciptaan lapangan kerja di perdesaan, penguatan ketahanan pangan, serta ketersediaan pasokan bahan baku yang berkelanjutan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.

Ke depan, Pemprov Lampung memastikan perencanaan dan pelaksanaan Program DesaKu Maju dilakukan secara terukur, terintegrasi, dan berkesinambungan guna menghadirkan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi daerah yang dimulai dari desa. (Amd)

Penulis : Ahmad Mufid

Editor : Pina

Berita Terkait

Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat
Erupsi GAK, Mikdar Ilyas : Postur Anggaran Penanggulangan Bencana Lampung Perlu Dievaluasi
Gubernur Lapung Intruksikan KBM Daring Hingga 10 September Akibat Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Sabtu, 12 September 2026 - 10:44 WIB

Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:18 WIB