Tidak Malu Malu, Pj Bupati Mesuji Sulpakar Jabarkan Kondisi Infrastruktur di Kementerian PUPR RI

Rabu, 15 Februari 2023 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan More Situmorang
JAKARTA (Dinamik.Id) — Penjabat (Pj) Bupati Mesuji Drs.Sulpakar.MM. didampingi Kepala Bappelitbangda Abu Rosid dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mesuji Ridwan Zulkifli, serta beberapa Kepala Bidang (Kabid) Dinas terkait melakukan audiensi dan pemaparan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (15/02/2023).

Kedatangan Pj Bupati Mesuji dan rombongan dalam rangka koordinasi terkait rencana Usulan Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah Kabupaten Mesuji. Rombongan diterima oleh Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah (PFID) Kementerian PUPR.

Pemerintah Kabupaten Mesuji mengusulkan usulan rencana penanganan jalan daerah melalui Instruksi Presiden yang saat ini sedang digodok oleh Pemerintah Pusat serta usulan menu serta alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dan fisik tahun 2024. Khususnya, sektor Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca Juga :  Anggota DPRD Lampung, Taufik Rahman Gelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Pada kesempatan itu, Sulpakar memaparkan rencana Pengembangan infrastruktur dan konektivitas wilayah Kabupaten Mesuji serta memberikan gambaran Kondisi Infrastruktur jalan yang ada di Mesuji.
Dimana kondisi jalan Kabupaten Mesuji tahun 2021 Jalan mantap 21,27% jalan tidak mantap 78,73%, kemudian tahun 2022 jumlah jalan mantap di Mesuji menjadi 23,70% dan jalan tidak mantap 76,30%.

Selain itu, di tahun 2022 jalan Rigid 87,332 km aspal 129,468 km telfod/kerikil 278,099 KM tanah 68,24 KM sedangkan kondisi Jembatan Tahun 2022, jumlah jembatan baik di Kabupaten Mesuji berjumlah 21 unit, Jembatan sedang 139 Unit, Jembatan Rusak Ringan 44 unit dan Jembatan Rusak Berat 17 Unit, Jumlah jembatan sebanyak 221 unit.

“Jika rata-rata kemampuan penanganan Jalan Kabupaten Mesuji setiap tahun adalah 15 KM l, untuk mencapai kemantapan Jalan 65%, maka setidaknya membutuhkan waktu hingga 13 sampai 14 tahun,” papar Sulpakar.

Baca Juga :  Gubernur Jadi Orang Pertama di Lampung Penerima Tujuh Pecahan Uang Kertas Tahun Emisi 2022

Sulpakar juga menyampaikan rencana usulan menu DAK Fisik PUPR 2024 khususnya untuk jalan nilai usulan sebesar 183.800.000.000 selain Infrastruktur jalan dan Jembatan Pj. Bupati Mesuji juga menyampaikan rencana usulan menu DAK Fisik PUPR 2004 terkait masalah air minum, Sanitasi Perumahan dan Pemukiman serta Irigasi.

Usulan Pembangunan Jembatan Non Status (APBN) 2024 juga disampaikan Sulpakar dalam pemaparannya, Jembatan yang menjadi prioritas dialokasikan untuk pembangunan jembatan Labuhan Baja yang menghubungkan antara Labuhan Batin dan Labuhan Jaya.

Jembatan ini nantinya akan menghubungkan antara Kabupaten Mesuji provinsi Lampung, dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan.

Baca Juga :  UIN Raden Intan Tingkatkan Mutu dan Kompetensi Dosen

Pembangunan Jembatan ini tentunya diharapkan dapat memberikan manfaat dalam membuka jalur alternatif transportasi baru penghubung antar Kabupaten antar Provinsi tersebut.

Kemudian pemerataan pembangunan dan menciptakan pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah perbatasan Kabupaten Mesuji dengan Kabupaten OKI. Selain itu, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meminimalisir kesenjangan sosial di wilayah perbatasan tersebut.

Sulpakar berharap usulan dan rencana yang beliau paparkan dan sampaikan nantinya dapat disetujui dan di akomodir oleh pihak Kementerian PUPR RI.

“Mohon doa dari seluruh masyarakat Mesuji, sehingga apa yang menjadi keinginan dan prioritas masyarakat di Kabupaten Mesuji dapat tercapai dan terwujud. Kita hanya dapat berusaha semaksimal mungkin, semoga Allah SWT mengabulkan mimpi dan keinginan kita bersama,” tutup Sulpakar (Rls/More)

Berita Terkait

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Car Free Day Gen Zi Ditunda Tak Dapat Izin Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB