Wagub Apresiasi Pemkab Pesawaran Dalam Penanggulangan Kemiskinan

Senin, 24 Januari 2022 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Lampung Chusnunia saat memimpin Rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Pesawaran bersama Bupati Dendi Ramadhona di Aula Pemda Kabupaten Pesawaran, Senin, 24 Januari 2022. DOKUMEN ADPIM

i

Wagub Lampung Chusnunia saat memimpin Rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Pesawaran bersama Bupati Dendi Ramadhona di Aula Pemda Kabupaten Pesawaran, Senin, 24 Januari 2022. DOKUMEN ADPIM

PESAWARAN (dinamik.id) — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang gencar dalam penanggulangan kemiskinan.

“Kami percaya bahwa kinerja Kabupaten Pesawaran sudah sangat luar biasa,” kata Wagub saat Rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Pesawaran di Aula Pemda Kabupaten Pesawaran, Senin, 24 Januari 2022.

Lebih lanjut, Wagub mendorong program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Pesawaran harus tepat sasaran dan menyasar kepada lokus kecamatan yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Wagub Chusnunia Ajak Jajaran Pemkab Lampung Utara Bersinergi Tangani Kemiskinan

Menurutnya, ada lima kecamatan yang akan menjadi lokus penanganan kemiskinan di Pesawaran. Kelimanya yakni Punduh Pidada, Marga Punduh, Way Lima, Teluk Pandan dan Padang Cermin. “Spesifik untuk menangani kemiskinan ekstrem Kabupaten Pesawaran kita fokus di Kecamatan itu,” ujar Nunik.

Rakor ini merupakan tindaklanjut dari arahan Presiden RI terkait kemiskinan ekstrem.

Presiden RI melalui Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) telah menetapkan lokus prioritas penanganan kemiskinan ekstrem Provinsi Lampung tahun 2022-2024 salah satunya Kabupaten Pesawaran.

Baca Juga :  Polres Tulangbawang Barat Kembali Memberlakukan Tilang Manual

Empat Strategi

Nunik yang juga Ketua TKPK Provinsi Lampung itu menjelaskan untuk menanggulangi kemiskinan ada empat hal strategi yang harus dilakukan.

Ia menyebutkan yaitu pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan kemampuan dan pendapatan masyarakat, pengembangan dan jaminan keberlanjutan Usaha Mikro dan Kecil serta sinergi kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan.

“Program itu sendiri sudah dilakukan secara beragam dan sudah tersebar dilintas OPD dan semuanya sudah serius dalam penanganan kemiskinan,” katanya.

Baca Juga :  Pangdam Sriwijaya, PTPN VII, Bupati Pesawaran Kompak Berbagi Sembako

Namun demikian, menurut Nunik program-program yang sudah dilakukan tersebut haruslah tepat sasaran.

“Masih perlunya kita memaksimalkan efektivitas lokus atau penempatan dari program tersebut. Dimana harus maksimal menjawab persoalan dan tepat sasaran programnya. TKPK ini salah satu yang kita gencarkan untuk memastikan program-program yang ada tepat sasaran menjawab persoalan,” ujarnya. (Randy)

Berita Terkait

Sembelih Satwa Dilindungi, Empat Warga Register 45 Mesuji Ditangkap Polisi
Bupati Lamsel Egi Serius Pelajari Cara Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah
Di Bawah Komando Bupati Egi, ASN Pemkab Kian Kompak Perkuat Budaya Gotong Royong
Sempat Tolak Ajakan Bertemu, IRT di Pringsewu Tewas Diduga Ditusuk Suami Siri
Konsultan Bantah Minimnya Pengawasan Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka
Konsultan Dibayar Rp444 Juta, Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka Diduga Minim Pengawasan
Sinergi RSUD Abdul Moeloek-KAI: Membawa Asa Sehat Lewat Jalur Rel
Paripurna DPRD Tubaba Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp7,94 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:10 WIB

Sembelih Satwa Dilindungi, Empat Warga Register 45 Mesuji Ditangkap Polisi

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:39 WIB

Di Bawah Komando Bupati Egi, ASN Pemkab Kian Kompak Perkuat Budaya Gotong Royong

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:08 WIB

Sempat Tolak Ajakan Bertemu, IRT di Pringsewu Tewas Diduga Ditusuk Suami Siri

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:05 WIB

Konsultan Bantah Minimnya Pengawasan Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:50 WIB

Konsultan Dibayar Rp444 Juta, Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka Diduga Minim Pengawasan

Berita Terbaru