Gubernur Arinal Kunjungi Industri Hilirisasi Berbahan Baku Hasil Laut

Senin, 27 Juni 2022 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Arinal Djunaidi melakukan kunjungan ke industri pengolahan Teripang di Kampong Teripang - Bintan.

i

Gubernur Arinal Djunaidi melakukan kunjungan ke industri pengolahan Teripang di Kampong Teripang - Bintan.

Bintan (dinamik.id) – Gubernur Arinal Djunaidi didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi, Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung Budiyono, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung Irfan Farulian, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung melakukan kunjungan ke industri pengolahan Teripang di Kampong Teripang – Bintan, Senin (27/06/2022).

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Tambah 3 Truk Sampah untuk DLH

Industri hilirisasi berbahan baku perikanan di Kampong Teripang merupakan salah satu sentra produksi tepung ikan dan hasil olahan lainnya yang berbahan dasar ikan dan teripang yang berada di Bintan Provinsi Kepulauan Riau.

Dijelaskan Komisaris Kampong Teripang, Riki Rionaldi, bahwa saat ini di Kampung Teripang terdapat sekitar 200 warga yang aktif sebagai petani teripang dan memenuhi kebutuhan teripang di sentra produksi Kampong Teripang.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Gelar Layanan Kesehatan Gratis di 7 Pasar Tradisional

Tepung Teripang merupakan salah satu Produk yang dihasilkan di sentra produksi Kampong Teripang yang mengandung kolagen tinggi.

Dijelaskan teripang dibeli dari masyarakat dengan harga antara 35 hingga 50 ribu/kg, diolah menjadi tepung dan menjadi bahan dasar kosmetik, obat – obatan dan berbagai produk lainnya.

Baca Juga :  Warga Pahawang Minta Polda Lampung Awasi Peredaran Narkoba

Gubernur menaruh perhatian serius dan sangat tertarik dengan industri pengolahan teripang yang ada di Kampong Teripang dan berharap dapat menjalin kerjasama mengingat provinsi Lampung memiliki kekayaan sumber daya kelautan.

“Lampung sebagai penghasil apa yang dibutuhkan, saya ingin ini dapat dikembangkan dalam bentuk kerjasama kedepannya,” ujar Arinal. (RLS/RED)

Berita Terkait

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati
Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%
Realisasi Layanan DPMPTSP Lampung Barat Tembus 2.045 Hingga Agustus 2026, Optimalkan 4 Aplikasi Digital

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB