Pemprov Lampung Launching Tim Tanggap Insiden Siber Provinsi Lampung

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Chusnunia Chalim bersama Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian secara resmi meluncurkan Tim Tanggap Insiden Siber.

i

Wakil Gubernur Chusnunia Chalim bersama Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian secara resmi meluncurkan Tim Tanggap Insiden Siber.

BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang diwakili oleh Wakil Gubernur Chusnunia Chalim bersama Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian secara resmi meluncurkan Tim Tanggap Insiden Siber atau Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Provinsi Lampung yang disebut dengan LAMPUNGPROV-CSIRT, di Ballrom Hotel Emersia, Bandar Lampung, Rabu (29/06/2022).

Peresmian peluncuran Lampungprov-csirt ditandai dengan pemukulan Gong oleh Wakil Gubernur Lampung didampingi oleh Kepala BSSN Hinsa Siburian. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, Jajaran Forkopimda, perwakilan akademisi, dan Perwakilan Dinas Kominfo Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung.

Wakil Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung, menyambut baik diselenggarakannya Launching LampungProv-CSIRT ini sebagai perangkat untuk meningkatkan pertahanan dan keamanan berbasis siber di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dengan digunakannya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada Pemerintah Provinsi Lampung saat ini, melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), tentu memiliki tantangan, salah satunya adalah keamanan siber.

Baca Juga :  Gubernur Lantik Sekdaprov Lampung Jumat, Ini Rekam Jejak Dr Marindo Kurniawan

Berdasarkan data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada tahun 2021 terdeteksi serangan siber yang masuk ke Indonesia sebanyak 1,6 miliar. Sebaran serangan siber tersebut tertinggi berada pada sektor Akademik sebanyak 38,03 persen, Swasta 25,37 persen, Pemerintah Daerah 16,86 persen, Pemerintah pusat 8,26 persen, Hukum 4,18 persen, dan Personal 2,66 persen.

“Peretasan data menjadi serangan yang mengancam dan paling banyak digunakan, karena data adalah aset informasi yang memiliki nilai berharga. tentunya dapat merugikan, baik bagi Pemerintah Provinsi Lampung sebagai Pemerintah Daerah selaku penyelenggara SPBE maupun bagi masyarakat atau bagi para stakeholder.” ucap Wagub

Oleh Karenanya, Pemerintah Provinsi Lampung bersama-sama dengan BSSN mengambil langkah-langkah untuk memperkuat Keamanan Siber, salah satunya dengan pembentukan tim respon insiden keamanan siber atau Computer Security Incident Response Team (CSIRT) di Instansi Pemerintah.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tubaba Pantau Aktifitas Di SPBU.

Pada tahun 2022 ini, Pemerintah Provinsi Lampung terpilih menjadi salah satu dari 7 (tujuh) Instansi Pemerintah Daerah sebagai Target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Prioritas Nasional Pembentukan CSIRT tahun 2022.

Pada kesempatan tersebut, Wagub berharap dengan hadirnya LampungProv-CSIRT dapat meningkatkan pertahanan dan keamanan berbasis siber di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama dan bantuan yang diberikan oleh Badan Siber dan Sandi Negara dalam pembentukan tim ini, serta kepada semua pihak yang turut serta mensukseskan pelaksanaan Launching Computer Security Incident Response Team Pemerintah Provinsi Lampung,” pungkas Wagub.

Sementara itu Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian dalam paparannya menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan bahwa Kita harus siaga menghadapi ancaman kejahatan siber, termasuk kejahatan penyalahgunaan Data.

“Data adalah jenis kekayaan baru bangsa kita, kini data lebih berharga dari minyak. Dalam bidang pertahanan keamanan, kita juga harus tanggap dan siap menghadapi perang siber,” ucap Hinsa.

Baca Juga :  Setop Aktivitas di Taman Hutan Kota Bandar Lampung

Melalui Perpres 28 tahun 2021 tentang Badan Siber dan Sandi Negara, BSSN memiliki tugas untuk menangani Strategi Keamanan Siber Nasional, Perlindungan Infrastruktur Informasi Vital, Manajemen Krisis Siber.

Salah satunya adalah dengan membentuk CSIRT guna menjamin keamanan ruang siber, sistem dan informasi nasional, serta melindungi seluruh rakyat, tumpah darah, dan nilai-nilai kehidupan bangsa.

Menurut Hinsa Saburian, Pemerintah Provinsi Lampung merupakan salah satu dari 7 (tujuh) Instansi Pemerintah Daerah sebagai Target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Prioritas Nasional Pembentukan CSIRT tahun 2022.

“Kami berharap dengan dibentuknya Lamoungprov-csirt, maka Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Provinsi Lampung dapat berlangsung dengan baik, dan tentu semuanya adalah untuk efektifitas dan efisiensi pemerintahan yang pada akhirnya untuk kesejahteraan masyarakat Lampung yang kita cintai ini,” pungkasnya. (Nazar)

Berita Terkait

CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB