Dinsos Pringsewu Gelar Rapat Koordinasi SIKS-NG dan Sosialisasi Emak

Selasa, 30 Agustus 2022 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU (dinamik.id) — Dinas Sosial (Dinsos) Pringsewu melaksanakan rapat koordinasi tentang Aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) dan sosialisasi Aplikasi Elektronik Maksimum Komplain (EMAK) dalam penanganan aduan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Acara yang diselenggarakan di Aula Kolam Renang Paris Kelurahan Fajaresuk, Kecamatan Pringsewu, Selasa (30/8/2022), dibuka oleh Pj. Bupati Pringsewu Adi Erlansyah yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Hipni. Hadir juga Kadis Sosial Pringsewu Dra. Titik Pujilestari, para camat se – Pringsewu yang mewakili, peserta rapat koordinasi yang merupakan operator SIKS-NG dan EMAK se – Pringsewu.

Baca Juga :  Pemkab Lambar Gelar Operasi Pasar Gas 3 Kg Jelang Idul Fitri

Dalam laporannya Kadis Sosial Pringsewu Titik Pujilestari mengatakan, rakoor program SIKS-NG ini merupakan sistem informasi dari Kementerian Sosial RI yang digunakan untuk pengumpulan, pengelolaan, penyajian dan penyimpanan data kesejahteraan sosial dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang dilaksanakan secara berjenjang dan berkesinambungan.

“Selain program SIKS-NG, dinas juga mensosialisasikan program Aplikasi EMAK. Mengingat, TKSK dan PSM sebagai garda terdepan maka dari itu perlu adanya peningkatan dari segi SDM terhadap para pekerja sosial tersebut,” katanya.

Oleh sebab itu lanjut Titik, dengan diadakannya kegiatan ini para peserta rakoor dapat memahami dan diterapkan di tiap pekonnya. Karena, tidak semua masyarakat bisa mengakses aplikasi SIKS-NG dan EMAK.

Baca Juga :  Gubernur Apresiasi Capaian dan Inovasi Bank Lampung Terbitkan Kartu Debit dan QRIS

“Oleh karenanya, ini menjadi tantangan yang harus disikapi oleh Pemkab Pringsewu salah satunya, dengan memaksimalkan data kesejahteraan sosial melalui aplikasi SIKS-NG ditingkat desa atau kelurahan masing-masing demi kesejahteraan masyarakat Pringsewu,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Hipni mengatakan, dalam pengelolaan data terpadu adalah kegiatan sistematis dalam pengaturan, penyimpanan dan pemeliharaan data yang mencakup pendataan, verifikasi dan validasi, dan penetapan data yang diperlukan untuk memastikan aksesibilitas, keandalan, ketepatan waktu, dan akuntabilitas data dalam penggunaanya.

“Rakoor aplikasi SIKS-NG ini adalah sebuah pelatihan yang ditujukan bagi operator pekon dan kelurahan dalam rangka pengelolaan data terpadu kesejahteraan sosial di tingkat pekon dan kelurahan sehingga mendapatkan data yang valid, akuntabel dan berkelanjutan demi kemajuan kabupaten Pringsewu ke depan,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Mesuji Gelar Kegiatan Gerakan Cegah Stunting Dalam Rangka Jambore Kader Kesehatan

Menurutnya, dalam kegiatan ini diharapkan peserta yang hadir dapat lebih paham dalam pemanfaatan data terpadu kesejahteraan sosial dalam penanganan fakir miskin dan pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS).

“Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan terhadap seluruh operator desa dan kelurahan tentang aplikasi SIKS-NG dan EMAK dalam pengoperasian data verifikasi dan validasi data terpadu kesejahteraan sosial,” jelasnya. (PON/RED)

Berita Terkait

CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB