Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Perempuan, PGE Ulubelu Luncurkan Program Hortikultura

Jumat, 11 Juli 2025 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus,(dinamik.id)- PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Ulubelu kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan masyarakat. Kali ini, PGE menggandeng Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Margo Rukun Bestari dan ibu-ibu PKK Pekon Ngarip untuk mengembangkan program pertanian hortikultura yang menyasar kebutuhan rumah tangga sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Jumat, 11 Juli 2025.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya sekadar bertahan, tapi tumbuh dan mandiri lewat sektor pertanian sederhana,” ujar perwakilan dari PGE Area Ulubelu.

Program ini berfokus pada budidaya tanaman cabai dan bawang, dua komoditas yang sangat dibutuhkan sehari-hari namun memiliki nilai jual tinggi di pasaran. Selain membantu mencukupi kebutuhan dapur, hasil panen juga bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga.

Seorang peserta mengatakan, “Dulu kami beli cabai, sekarang bisa panen sendiri dan bahkan dijual.”

Di balik keberhasilan ini, ada sosok Wastoyo—Wakil Ketua KUPS Margo Rukun Bestari—yang aktif membimbing warga, mulai dari memilih bibit, menerapkan teknik budidaya, hingga memanfaatkan hasil panen.

Baca Juga :  Media Gathering: PGE Ulubelu Eksplorasi Gunung Tiga Penuhi Kebutuhan Energi Nasional

“Kami ingin berbagi semangat, bukan hanya ilmu. Karena dari hal kecil seperti ini, bisa tumbuh usaha baru di rumah-rumah warga,” tutur Wastoyo.

Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanggamus, Catur Agus Dewanto. Ia menilai langkah PGE sangat strategis dan inovatif, terlebih dengan keberhasilan sebelumnya dalam pengembangan kopi dan melon geothermal.

“PGE bukan hanya mendampingi petani kopi, tapi juga menghadirkan inovasi luar biasa seperti budidaya melon geothermal di dataran tinggi,” ungkap Catur.

General Manager PGE Area Ulubelu, Hadi Suranto, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan kebanggaannya atas semangat kolaborasi antara warga dan PGE.

“Ini bukti bahwa solusi sederhana bisa berdampak besar. Ketahanan pangan harus dimulai dari rumah, dari dapur, dari warga itu sendiri,” ujar Hadi.

Kegiatan penanaman ini bukan akhir, melainkan awal dari rangkaian program pemberdayaan yang akan terus dikembangkan. Ke depan, masyarakat akan mendapatkan pelatihan pengolahan hasil tani, pembuatan pupuk organik, hingga strategi pemasaran berbasis koperasi lokal.

Baca Juga :  Menkopolkam Djamari Chaniago: Gunakan Sisa Umur untuk Kepentingan Bangsa!

“Kami ingin warga tak hanya bisa bertani, tapi juga menjual dan mengelola hasilnya secara berkelanjutan,” jelas salah satu fasilitator program.

KUPS Margo Rukun Bestari kini menjadi salah satu model pemberdayaan berbasis konservasi hutan yang paling berhasil. Mereka tidak hanya menjaga alam, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi melalui pembibitan tanaman, kompos organik, dan budidaya madu.

“Dari menjaga hutan, warga kini bisa menghidupi keluarganya. Inilah esensi perhutanan sosial,” kata tokoh masyarakat setempat.

PGE Area Ulubelu juga menjalankan berbagai program CSR lain yang berdampak luas:

Kopi Beloe, transformasi sektor kopi dari hulu ke hilir dengan sentuhan energi surya dan inovasi pemasaran.

Kemassari, pemberdayaan perempuan dan lansia melalui program kesehatan keluarga.

Ulubelu Triumphant, perpaduan teknologi panas bumi dengan pertanian modern melalui budidaya melon di greenhouse geothermal.

Melalui seluruh inisiatif ini, PGE ingin menjadi katalisator perubahan yang berkelanjutan dan inklusif.

“Kami tidak mengejar angka, tapi perubahan nyata. Tujuannya adalah masa depan yang lebih hijau, mandiri, dan adil bagi semua,” tegas Hadi.

Baca Juga :  Keutamaan Malam Nisfu Sya'ban

PGE juga menyampaikan komitmen kuat untuk mendukung transisi energi bersih nasional, tanpa meninggalkan prinsip keberlanjutan dan keterlibatan sosial.

“Kami membangun energi, tapi juga membangun harapan,” tutup Hadi dengan optimis.

Tentang PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE)
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (IDX: PGEO) adalah bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero) yang fokus pada eksplorasi dan pengelolaan panas bumi. Saat ini, PGE mengelola 15 wilayah kerja panas bumi dengan kapasitas terpasang sebesar 1.932,5 MW—sekitar 70% dari total kapasitas panas bumi di Indonesia.

PGE juga aktif dalam agenda dekarbonisasi nasional dengan rekam jejak ESG yang kuat, dibuktikan dengan 18 penghargaan PROPER Emas sejak 2011.

“Kami ingin jadi pelopor energi hijau dunia, sekaligus mitra pembangunan sosial yang konsisten,” demikian pernyataan resmi perusahaan. (Ang)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala
PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Kementerian PU Paparkan Skenario Penambahan Sekolah Rakyat 2027 ke DPR
Karhutla Jadi Persoalan Tahunan, LBH DLN Soroti Kelalaian Negara dan Tanggung Jawab Korporasi
Abu Vulkanik Anak Krakatau Selimuti Pesisir Pesawaran, IJP Lampung Bagikan 1.000 Masker

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan

Sabtu, 19 September 2026 - 16:50 WIB

Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset

Jumat, 18 September 2026 - 14:29 WIB

36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Kamis, 10 September 2026 - 21:28 WIB

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Berita Terbaru