BBM Naik, Harga Bahan Pokok di Tubaba Melejit

Selasa, 6 September 2022 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANGBAWANG BARAT (dinamik.id) —
Dampak dari naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tersebut berimbas kepada sejumlah bahan pokok yang juga mengalami kenaikan.

Seperti yang terjadi di pasar tradisional Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT), Kabupaten Tulangbawang Barat, Lampung, Jumat (6/9/2022).

Salah satu pedagang sembako, Sum (40), saat dikonfirmasi, mengungkap bahwa, ada beberapa komoditas bahan pokok yang mengalami kenaikan harga dari sebelumnya seperti, cabai merah besar yang naik dari harga semula Rp40.000 naik menjadi Rp85.000 per kg.

Cabai merah keriting yang mengalami kenaikan sebesar Rp15.000 dari yang semula Rp70.000 per kg, kini menjadi Rp85.000 per kg dan Cabai rawit merah juga mengalami kenaikan menjadi Rp60.000 per kg dari yang semula Rp45.000 per kg.

Lanjut dia, memang terdapat pula beberapa komoditas yang harga masih dibilang stabil nya stabil, seperti bawang putih, bawang merah, beras premium, beras medium dan gula pasir. Namun dikhawatirkan ini juga akan mengalami kenaikan harga Kedepannya.

Baca Juga :  Baznas dan Pemda Tubaba Salurkan Paket Sembako Bagi Warga Kurang Mampu

“Untuk itu, kami berharap Pemerintah segera dapat melakukan sejumlah upaya untuk meredam lonjakan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat, karena pastinya dampak dari kenaikan harga BBM ini cukup besar dirasakan oleh masyarakat baik para pedagang maupun kalangan warga kecil lainnya,” tuturnya.

Hal ini tentunya dipicu dengan adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, yang telah diumumkan oleh pemerintah pusat. Sehingga Bahan kebutuhan pokok pun mengalami kenaikan.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Evaluasi Kinerja TP2TB Usai Temuan BPK soal Penanganan Tuberkulosis

Diketahui, Pemerintah resmi menaikkan harga BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar yang telah diumumkan Presiden Jokowi beserta jajarannya pada Sabtu 03 September 2022.

Dimana, harga pertalite yang semula Rp7.650 per liter, kini naik dan digenapkan menjadi Rp10.000 per liter. Harga Solar pun naik menjadi Rp.6.800 per liter dari yang semula Rp5.150 per liter sedangkan pertamax semula Rp. 12.500 kini menjadi Rp.14.500. (RID/RED)

Berita Terkait

Waspada Campak! 24 Kasus Suspek Ditemukan di Pringsewu, Dua Sudah Positif
Pemkab Lamsel Komitmen Jaga Sinergitas dengan PWI Lampung
Sat Reskrim Polres Mesuji Lakukan Saber, Awasi Keamanan Pangan Jelang Idul Fitri 1447 H
Perkuat Konektivitas, Wagub Lampung Kawal Pembangunan Ruas Jalan Kasui-Air Ringkih Waykanan
Pemkab Tubaba Evaluasi Kinerja TP2TB Usai Temuan BPK soal Penanganan Tuberkulosis
492 SMA–SMK di Lampung Gelar Pesantren Kilat, Thomas Amirico: Gerakan Bangun Karakter Siswa
Pangdam XXI/Raden Inten Resmikan Jembatan Gantung Garuda Tahap II di Pringsewu
Kapolres Mesuji Berikan Santunan kepada 30 Anak Yatim di Acara Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Bersama

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:45 WIB

Waspada Campak! 24 Kasus Suspek Ditemukan di Pringsewu, Dua Sudah Positif

Jumat, 13 Maret 2026 - 04:26 WIB

Pemkab Lamsel Komitmen Jaga Sinergitas dengan PWI Lampung

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:47 WIB

Sat Reskrim Polres Mesuji Lakukan Saber, Awasi Keamanan Pangan Jelang Idul Fitri 1447 H

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:27 WIB

Perkuat Konektivitas, Wagub Lampung Kawal Pembangunan Ruas Jalan Kasui-Air Ringkih Waykanan

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:11 WIB

Pemkab Tubaba Evaluasi Kinerja TP2TB Usai Temuan BPK soal Penanganan Tuberkulosis

Berita Terbaru