Pemkab Tubaba Evaluasi Kinerja TP2TB Usai Temuan BPK soal Penanganan Tuberkulosis

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANGBAWANG BARAT (dinamik.id)-Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pelaksanaan kegiatan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) yang dinilai belum berjalan maksimal dalam upaya pengendalian penyakit tersebut.

Dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Tubaba, Ir Iwan Mursalin, menegaskan penanggulangan penyakit tuberkulosis tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, melainkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah tergabung dalam tim TP2TB.

Menurutnya, setiap OPD yang telah menerima Surat Keputusan (SK) sebagai bagian dari tim harus memahami tugas dan fungsi masing-masing agar upaya percepatan penanggulangan tuberkulosis dapat berjalan efektif.

Baca Juga :  Tidak Kuorum, Rapat Pembahasan APBD TA 2024 Tubaba Tertunda

“Penanggulangan tuberkulosis bukan hanya tugas Dinas Kesehatan saja. Semua OPD, kecamatan yang tergabung dalam tim harus bergerak dan berperan aktif, terutama dalam melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran penyakit tersebut kepada masyarakat,” ujar Iwan, Selasa (10/3/26).

Ia juga menyoroti pentingnya pemahaman tugas oleh setiap OPD agar tidak terjadi ketidaksiapan dalam pelaksanaan program yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Baca Juga :  LAZISNU Tubaba Gelar Bimtek Penguatan UPZIS Kecamatan

“Jangan sampai sudah diberikan SK kepada masing-masing OPD, tetapi tidak memahami tugas dan fungsinya. Jika nanti ada evaluasi kembali dari BPK, nilainya bisa langsung jatuh,” tegasnya.

Lebih lanjut, Iwan meminta seluruh pihak untuk menindaklanjuti secara serius setiap poin yang menjadi temuan BPK. Ia menekankan bahwa langkah perbaikan harus segera dilakukan, termasuk memperkuat sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyakit tuberkulosis serta cara pencegahannya.

Baca Juga :  Kejari Mesuji Gelar Diskusi Publik, Stop Kekerasan dan Perundungan Terhadap Perempuan dan Anak

Menurutnya, koordinasi dan kolaborasi antar instansi menjadi kunci utama dalam mempercepat penanganan penyakit yang masih menjadi salah satu persoalan kesehatan masyarakat tersebut.

“Yang terpenting adalah memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar anggota tim. Dengan kerja sama yang baik, penanganan tuberkulosis dapat berjalan lebih maksimal, termasuk dalam upaya sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya penyakit ini,” pungkasnya. (Rsd)

Penulis : Rosid

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat
Erupsi GAK, Mikdar Ilyas : Postur Anggaran Penanggulangan Bencana Lampung Perlu Dievaluasi
Gubernur Lapung Intruksikan KBM Daring Hingga 10 September Akibat Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Posisi Sasa Chalim dan Najiuloh, untuk Optimalisasi AKD
Hanya 8 dari 25 Anggota Hadir Paripurna, P3MN Soroti DPRD Pesisir Barat
DPRD Lampung Desak Sekolah Diliburkan Sementara Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 11:34 WIB

M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh

Sabtu, 12 September 2026 - 10:44 WIB

Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030

Rabu, 9 September 2026 - 20:23 WIB

Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat

Rabu, 9 September 2026 - 20:20 WIB

Erupsi GAK, Mikdar Ilyas : Postur Anggaran Penanggulangan Bencana Lampung Perlu Dievaluasi

Selasa, 8 September 2026 - 21:36 WIB

Gubernur Lapung Intruksikan KBM Daring Hingga 10 September Akibat Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Berita Terbaru