Lampung Timur (dinamik.id)-Perhatian Pemerintah terhadap jembatan penghubung Desa Sukorahayu dan Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur menjadi pertanyaan warga, Minggu (10/5/2026). Betapa tidak, jembatan urat nadi perekonomian warga itu tampak rapuh dimakan usia, menandakan belum adanya sentuhan dari pemerintah.
Dari pantauan, terlihat retakan di beberapa bagian badan jembatan. Besi penyangga bahkan mulai mencuat keluar. Sedangkan pondasi di sisi bawah tampak terkikis aliran air. Meski demikian, kendaraan roda dua, roda empat hingga truk bermuatan berat masih melintas walau dihantui rasa was-was.
Menurut informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber masyarakat, wilayah Labuhan Maringgai mulai dihuni dan diresmikan sekitar tahun 1981. Kawasan yang dulunya hutan belantara itu perlahan berkembang menjadi permukiman warga transmigrasi dari berbagai daerah seperti Metro, Palembang, Serang, Cilacap, Sulawesi Selatan hingga Pulau Jawa.
Warga menduga jembatan tersebut dibangun pada masa awal pembukaan kawasan transmigrasi, jauh sebelum Kabupaten Lampung Timur resmi berdiri pada 27 April 1999. Dengan begitu, usia jembatan itu diperkirakan telah mencapai lebih dari tiga dekade tanpa peremajaan yang memadai.
“Sudah sering ganti bupati, tapi kondisi jembatan tetap begini. Padahal ini akses penting masyarakat,” ujar seorang warga, Minggu (10/5).
Tak hanya jembatan, kerusakan juga terjadi di sejumlah ruas jalan Desa Sukorahayu. Saat musim hujan tiba, jalan berubah menjadi kubangan lumpur dan dipenuhi lubang. Kondisi itu bahkan membuat anak-anak sekolah harus melepas sepatu agar bisa tetap berjalan menuju sekolah.
“Kalau hujan susah lewat. Anak sekolah kadang nyeker supaya sepatunya nggak kotor,” ungkap warga lainnya.
Warga amat berharap infrastruktur jembatan dan ruas jalan Desa Sukoharjo mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi maupun kabupaten. “Rakyat tidak tau apakah ini milik pemerintah pusat, provinsi, atau kabupaten, yang rakyat tau adanya pembangunan,” ujar warga yang enggan namanya disebutkan. (RED)










