Prabowo Serahkan Sapi Kurban 1,138 Ton untuk Pemprov Lampung

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) – Presiden Prabowo Subianto menyerahkan hewan kurban berupa sapi jenis limousin berbobot jumbo sekitar 1,138 ton kepada Pemerintah Provinsi Lampung, Rabu (27/5/2026).

Sapi kurban tersebut diterima langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal usai pelaksanaan Salat Idul Adha di Masjid Raya Al-Bakrie, Bandar Lampung.

Penyerahan ini menjadi bagian dari bantuan hewan kurban Presiden yang disalurkan ke seluruh daerah di Indonesia, termasuk 15 kabupaten/kota di Lampung serta pemerintah provinsi.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, menjelaskan bahwa bobot sapi bantuan Presiden tahun ini tergolong besar dan merata di berbagai daerah.

Baca Juga :  Pemprov Lampung gelar Supervisi Penyusunan Peraturan dan Monitoring Evaluasi Penerapan Nilai Dasar, Kode Etik dan Kode Perilaku ASN

“Untuk bantuan Presiden, bobot sapi yang disalurkan ke kabupaten/kota rata-rata di atas 1 ton. Hanya di Lampung Utara dan Lampung Timur yang bobotnya di bawah 1 ton, masing-masing sekitar 930 kilogram dan 987 kilogram,” ujar Lili.

Ia menyebutkan, sapi kurban untuk tingkat provinsi memiliki bobot mencapai lebih dari 1,1 ton. Sementara sapi yang sebelumnya diserahkan untuk Kota Bandar Lampung juga memiliki bobot sekitar 1 ton lebih.

Menariknya, seluruh sapi bantuan Presiden tersebut berasal dari peternak lokal Lampung.

“Semua sapi yang didistribusikan merupakan hasil peternak Lampung, tidak ada yang didatangkan dari luar daerah. Bahkan Lampung juga menyuplai sapi ke luar daerah,” jelasnya.

Baca Juga :  Berkontribusi dalam Program JKN-KIS, Gubernur Arinal Terima Penghargaan dari BPJS

Menurut Lili, Lampung memiliki banyak peternak yang mampu membudidayakan sapi dengan bobot besar atau kategori “jumbo”. Bahkan, terdapat komunitas peternak khusus untuk sapi dengan bobot di atas 800 kilogram.

Namun demikian, tidak semua peternak mampu memelihara sapi berukuran besar tersebut.

“Sapi jumbo ini membutuhkan perawatan khusus dan biasanya ditangani oleh peternak tertentu. Meski begitu, hampir di setiap kabupaten ada, dengan jumlah terbanyak di Lampung Tengah, Lampung Selatan, dan wilayah Metro,” katanya.

Jenis sapi yang disalurkan pun beragam, mulai dari limousin, simental, hingga belgian blue, serta persilangan sapi lokal seperti PO dan brahman.

Baca Juga :  Kunjungi Mesuji, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Perkuat Harmonisasi

Di sisi lain, momentum Idul Adha 2026 juga membawa kabar baik bagi para peternak. Harga sapi mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.

“Kalau tahun 2025 harga per kilogram berat hidup berkisar Rp58 ribu sampai Rp60 ribu. Tahun 2026 ini naik menjadi sekitar Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram,” ungkap Lili.

Kenaikan harga tersebut dinilai menjadi berkah tersendiri bagi peternak, sekaligus bentuk apresiasi atas upaya mereka dalam mengembangkan peternakan sapi, khususnya sapi dengan bobot besar di Lampung.

“Momen ini menjadi panen bagi peternak kita. Harapannya, ini bisa terus mendorong pengembangan peternakan sapi di Lampung,” tandasnya.

Berita Terkait

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung
Udara Bandar Lampung Aman, Warga Diimbau Tetap Jaga Kesehatan dan Lingkungan
Serius Kelola Zakat, Gubernur Lampung Raih Grand Baznas Award 2026
Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Serius Kelola Zakat, Gubernur Lampung Raih Grand Baznas Award 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:48 WIB

Provinsi

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Okt 2026 - 16:38 WIB