Pemkab Pringsewu Buka Lokakarya dan Pelatihan Vokasi KOTAKU 2022

Senin, 12 September 2022 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU (dinamik.id) — Pejabat Bupati Pringsewu yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Drs Syamsir Kasim MM menghadiri sekaligus membuka kegiatan Lokakarya dan Pelatihan Vokasi Program KOTAKU Tahun 2022 di Aula Balai Pertemuan Hotel Urban Pringsewu Senin (12/9/2022)

Dalam sambutannya Syamsir Kasim mengatakan, bahwa Program kota tanpa kumuh kotaku (KOTAKU) sudah berjalan 8 tahun sejak tahun 2015. Berbagai tempat infrastruktur sudah dibangun di kecamatan Pringsewu dan Ambarawa sesuai SK Kumuh Bupati tahun 2014 dan pembaharuan SK kumuh Bupati tahun 2020.

Program KOTAKU pada tahun 2015 dimulai di Pekon Jati agung Kecamatan Ambarawa dengan program penataan lingkungan pemukiman berbasis masyarakat (PPLBK ) berlanjut dengan kegiatan kolaborasi infrastruktur dan business Development Center (BDC) pada tahun 2016.

Baca Juga :  Walikota Eva Dwiana Serahkan 86 SK Pensiun PNS

Kegiatan skala lingkungan pada tahun 2017 – 2019, serta kegiatan skala kawasan, padat karya dan infrastruktur livelihood/PPKM pada tahun 2020/2021.”Inilah tantangan utama sebenarnya dalam penanganan masalah kekumuhan, yaitu membangun budaya hidup bersih oleh masyarakat di lingkungan masing-masing pekonnya,” katanya.

Menurutnya, hasil sertifikasi kegiatan oleh Dinas PUPR Pringsewu bersama konsultan, kualitas infrastruktur yang dihasilkan sudah memadai. Namun kesadaran untuk memelihara pasca konstruksi harus terus dimaksimalkan sehingga kualitas bangunan bisa bertahan lama.

“Sangat disayangkan jika hasilnya tidak maksimal dan “lifetime” atau masa pakai infrastrukturnya kurang dari 5 tahun. Padahal alokasi investasi infrastruktur dan pendukungnya melalui program kotaku cukup besar setiap tahunnya, rata-rata 1 miliar per kelurahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Buka Musyawarah Kerja PMI Provinsi Lampung

Sementara Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Lampung (BPPWL) Maria Doeni Isa ST, MM meminta kepada para peserta pelatihan untuk dapat proaktif dalam mengikuti kegiatan ini.

Pasalnya, pelatihan ini diadakan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan peserta dalam penataan dan pemeliharaan insfratruktur yang sudah dibangun oleh Pemerintah daerah maupun pusat yang menggunakan anggaran APBD dan APBN.

“Untuk meningkatkan kapasitas dibidang operasional/pemanfaatan dan pemeliharaan (O&P), maka BPPWL menggelar pelatihan selama empat hari mulai tanggal 12 – 15 September 2022,” katanya.

Selain faktor kualitas konstruksi yang dihasilkan bertahan lama, lanjut Maria, faktor-faktor lain yang mempengaruhi berkelanjutan fungsi suatu insfratruktur agar melampaui dari umur rencana adalah pengelolaan dan pemeliharaan secara kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat serta stakeholder lainnya dalam memelihara bangunan tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Mesuji Agendakan Kegiatan Safari Ramadhan 1445 H, Berikut Jadwalnya

“Pelatihan ini untuk penguatan restrukturisasi Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP), dalam pemeliharaan insfratruktur yang telah dibangun oleh program KOTAKU skala kawasan serta rencana strategis pemanfaatan dan pemeliharaan insfratruktur tersebut,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Pringsewu Sudiono, Sagang Nainggolan, Amroni, Homsi Wastobir, Kadis LH Nur Fajri, Kepala Bappeda Pringsewu Akhmad Fadholi, Kadis PUPR Pringsewu Imam S.R.

Hadir juga Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM), Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), Pengelola TPS3R/TPST, Kelompok Sadar Kebersihan (Pokdarsih), kelompok sadar wisata (Pokdarwis), kelompok pengelola usaha (KPU), kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) dan tokoh masyarakat. (pon)

Berita Terkait

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati
Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB