Disdukcapil Lampura Mencatat 27.606 Warga Pindah Domisili Imbas Ekonomi pada 2025

Rabu, 15 April 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Henny Yuliarsih.

i

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Henny Yuliarsih.

Lampung Utara (dinamik.id)-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lampung Utara (Lampura) mencatat lonjakan tajam angka warga yang memilih pindah domisili.

Data yang dihimpun menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Jika pada tahun 2024 angka perpindahan penduduk berada di angka 21.385 jiwa, setahun kemudian jumlahnya membengkak menjadi 27.606 jiwa. Ironisnya, alasan utama di balik “perpindahan” ini adalah masalah klasik: sulitnya mencari lapangan pekerjaan.

Baca Juga :  Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tubaba Sambangi Masjid An Nur dalam Safari Ramadhan di Batu Putih

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Henny Yuliarsih tidak menampik bahwa ekonomi menjadi motor utama warga meninggalkan daerah asal. “Biasanya karena pendidikan, pindah tugas, dan mencari lapangan pekerjaan di Provinsi luar atau Kabupaten lain,” ujar Henny saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (15/4/2026).

Kenyataan pahit ini seolah menampar wajah pemerintah daerah setempat. Meskipun Disdukcapil mengklaim ada pertumbuhan jumlah penduduk secara total dari 675.626 jiwa menjadi 686.432 jiwa.

Baca Juga :  BPS Tubaba akan lakukan pendataan Regosek kepada masyarakat.

Namun angka perpindahan keluar yang mencapai puluhan ribu orang mencerminkan adanya ketidaknyamanan atau minimnya peluang hidup yang layak di dalam Kabupaten sendiri.

Lonjakan warga yang mencari peruntungan di provinsi atau kabupaten lain menjadi sinyal merah bagi iklim investasi dan ketersediaan lapangan kerja di Lampung Utara. Alih-alih mampu mengoptimalkan sumber daya manusia yang ada, Kabupaten ini justru ‘mengekspor’ tenaga produktifnya ke luar daerah.

Baca Juga :  Ini Pesan Pj Bupati Sulpakar, Kepada Finalis Bujang Gadis Mesuji Tahun 2023

Jika tren ini terus dibiarkan tanpa adanya terobosan lapangan kerja yang nyata, Lampung Utara terancam hanya akan menjadi “kota transit” atau tempat pensiun, sementara usia produktifnya habis bekerja oleh daerah lain. (RED)

Penulis : redaksi

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

Pengurus PWI Lampung Berkunjung ke Pemkab Mesuji Bahas HPN dan Porwanas 2027
Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan, Thomas Amirico : Picu Peningkatan Mutu Pendidikan
Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com
Pemilik Lahan Baku Sawah Pajaresuk Diduga Abaikan Pemerintah, Alih Fungsi Lahan Jalan Terus
100 Delegasi PWNU Lampung Kawal Suksesi Muktamar Ke-35 NU di Jombang
Peletakan Batu Pertama PLHUT Lampung Barat, Wujudkan Pelayanan Haji Lebih Dekat
Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung
Kompolnas RI Lakukan Visitasi ke Polsek Metro Pusat dalam Penilaian Kompolnas Awards 2026

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Pengurus PWI Lampung Berkunjung ke Pemkab Mesuji Bahas HPN dan Porwanas 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan, Thomas Amirico : Picu Peningkatan Mutu Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Pemilik Lahan Baku Sawah Pajaresuk Diduga Abaikan Pemerintah, Alih Fungsi Lahan Jalan Terus

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:17 WIB

100 Delegasi PWNU Lampung Kawal Suksesi Muktamar Ke-35 NU di Jombang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Peletakan Batu Pertama PLHUT Lampung Barat, Wujudkan Pelayanan Haji Lebih Dekat

Berita Terbaru