Pesawaran (dinamik.id)-Bantuan untuk pelayan rumah ibadah mulai bergulir dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung. M Jamaluddin dan istri Jumalatul Mauliddah, marbot sekaligus Guru Ngaji Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Masjid Al Manshur, Sidomulyo, Sidodadi, Kabupaten Pesawaran menerima bantuan bedah rumah senilai Rp30 juta sebagai upaya menghadirkan hunian yang lebih layak dan nyaman bagi keluarganya, Kamis (28/5/2026).
Bantuan dari program sosial yang menyasar masyarakat kurang mampu dan pelayan rumah ibadah itu diserahkan langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Zulkarnain didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Yan Maradonna dengan disaksikan Kepala Kemenag Kabupaten Lampung Utara Aprizandi, Kepala Kemenag Kabupaten Pringsewu Khuzil Afwa Kahuripan, Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Kabupaten Pesawaran Saiful Anwar, Kepala MAN 1 Pesawaran Junaidi, Kepala MAN 1 Pringsewu Fathul Bari, tokoh masyarakat dan warga sekitar.
Program itu diharapkan dapat membantu penerima memperbaiki kondisi rumah yang selama ini dinilai kurang memadai untuk ditempati.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, mengatakan program bedah rumah menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat.
“Kementerian Agama tidak hanya hadir dalam urusan pelayanan keagamaan, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui program seperti ini, kami ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Zulkarnain.
Ia mengatakan bantuan bedah rumah senilai Rp30 juta tersebut berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun melalui program sosial dan kepedulian umat.
Menurut dia, marbot memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan, keamanan, dan aktivitas ibadah di masjid sehingga sudah sepatutnya mendapat dukungan dan apresiasi.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga penerima dan menjadi motivasi untuk terus mengabdi kepada umat. Kementerian Agama akan terus hadir melalui program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Jamalatul Mauliddah mengaku bersyukur dan terharu atas bantuan yang diberikan kepada keluarganya. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi keluarganya untuk memiliki rumah yang layak dan nyaman ditempati bersama suami dan anak-anaknya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Selama ini kami hanya bisa berharap suatu saat memiliki rumah yang layak. Semoga Allah membalas kebaikan bapak Kakanwil beserta semua pihak yang telah membantu keluarga kami,” ujar Mala dengan mata berkaca-kaca. (Amd)

Penulis : Mufid
Editor : Eka Setiawan









