Komite dan Pengelola BDC Pringsewu Ikuti Pelatihan Penguatan

Senin, 19 September 2022 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU (dinamik.id) – Sebagai upaya mengembangkan produk unggulan daerah, serta memberikan layanan terbaik kepada KSM dan Kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) oleh Komite dan Pengelola Business Development Centre (BDC), digelar Pelatihan Penguatan Komite maupun Pengelola BDC pada program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Kabupaten Pringsewu tahun 2022.

Kegiatan selama 4 hari yang dibuka Penjabat Bupati Pringsewu Adi Erlansyah, diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs.Masykur Hasan di Skylounge Lantai 7 Urbanstyle by Frontone Hotel, Pringsewu, Senin (19/09/22) diikuti 16 peserta, terdiri dari komite dan pengelola BDC.

Membacakan sambutan tertulis Penjabat Bupati Pringsewu Adi Erlansyah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs Masykur Hasan mengatakan Kabupaten Pringsewu telah menjadi salah satu penerima program BDC dari 15 kabupaten kota secara nasional sejak 2015.

Baca Juga :  Sekda Syamsudin Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit Kelas D Pratama di RJU

Hal ini merupakan pencapaian yang cukup membanggakan bagi Kabupaten Pringsewu. “Kini program BDC sudah 8 tahun dilaksanakan di Kabupaten Pringsewu. Namun selama 2 tahun terakhir di masa pandemi, sebagian besar usaha KSM dan BDC mengalami stagnasi. Melalui pelatihan penguatan bagi komite dan pengelola BDC ini kiranya dapat menjadi motivasi sekaligus momentum kembalinya BDC Pringsewu berkiprah di tengah masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Perkuat Konektivitas, Wagub Lampung Kawal Pembangunan Ruas Jalan Kasui-Air Ringkih Waykanan

Selanjutnya, lanjut Penjabat Bupati melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, pada acara yang dihadiri sejumlah kepala OPD terkait serta Koordinator KOTAKU Kabupaten Pringsewu Muhammad Ridwan.

Dalam implementasi program, pihaknya berharap komite dan pengelola BDC tetap berpedoman kepada platform program BDC, yaitu sebagai jaringan kemitraan yang sinergis antara masyarakat dengan Pemkab Pringsewu dan pelaku bisnis serta kelompok peduli lainnya dalam rangka mengembangkan produk unggulan daerah.

“Oleh karena itu, komite dan pengelola BDC harus memberikan layanan terbaik kepada KSM dan kelompok UMKM, mulai dari peningkatan kapasitas SDM, manajemen usaha, akses keuangan maupun akses terhadap pasar lokal, regional hingga nasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Kerahkan Tenaga Kesehatan Sisir Warga Terdampak Asap TPA

Sementara itu, mewakili Kepala Balai Prasarana Wilayah Provinsi Lampung Ir.Maria Doeni Isa, Koordinator Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Sumardiyono berharap melalui pelatihan ini, komite dan pengelola dapat berperan untuk pengembangan kelembagaan BDC, mampu memfasilitasi KSM untuk mengembangkan usahanya, serta mampu memanage pengelolaan BDC dengan lebih baik lagi.

“Sementara bagi KSM, diharapkan mampu bersaing dan dapat memperluas cakupan pemasaran hasil usahanya, serta mampu mengembangkan dan berinovasi untuk menghasilkan produk unggulan,” harapnya. (Pon)

Berita Terkait

CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB