Ratusan Pengurus PSHT Minta Polres Tubaba Ungkap Pelaku Penembakan Anggotanya

Senin, 19 Desember 2022 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pengurus dan Anggota Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Cabang Kabupaten Way Kanan, Tulangbawang Barat dan Tulang Bawang Lampung, mendatangi Markas Polres Tulangbawang Barat, Senin (19/12/2022).

Sejumlah pengurus dan Anggota Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Cabang Kabupaten Way Kanan, Tulangbawang Barat dan Tulang Bawang Lampung, mendatangi Markas Polres Tulangbawang Barat, Senin (19/12/2022).

TULANGBAWANG BARAT (dinamik.id)–Sejumlah pengurus dan Anggota Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Cabang Kabupaten Way Kanan, Tulangbawang Barat dan Tulang Bawang Lampung, mendatangi Markas Polres Tulangbawang Barat, Senin (19/12/2022).

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P. Silalahi, S.I.K, M.M yang diwakili oleh Kasat Reskrim Iptu Dailami, S.H, menjelaskan bahwa  kedatangan sejumlah pengurus dan Anggota PSHT tersebut, dalam rangka aksi damai dengan agenda menanyakan perkembangan perkara penembakan terhadap satu orang anggota PSHT.

Selain itu lanjut Kasat, mereka juga menuntut agar  Polres Tubaba segera mengusut dan menangkap pelaku penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK) terhadap Sutikno (40) di Areal Register 44, Tulangbawang Barat.

Menurutnya, korban  Sutikno merupakan salah satu anggota PSHT Warga Kota Jawa Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan  yang kejadiannya terjadi pada Minggu, 04 Desember 2022, dan sampai saat ini pelakunya belum ditemukan.

“Polres Tulang Bawang Barat telah melakukan penanganan langsung atas kejadian penembakan beberapa waktu lalu dan kita  sudah membentuk Tim  yang bekerjasama dengan Tim Tekab 308 Presisi Polda Lampung agar kasus Penembakan ini cepat terungkap,” terangnya.

Baca Juga :  Kapolres Mesuji Cek Stok dan Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Wilayah Tanjung Raya

Sementara itu,  Kuasa Hukum PSHT Alam Satria Kenali meminta pihak Polres Tulangbawang Barat agar secepatnya bisa mengungkap kasus penembakan terhadap Anggota PSHT.

“Kejadian tersebut sudah berjalan sekitar 15 hari dan belum ada titik terang pelaku penembakan tersebut. Kami meminta batas waktu atau estimasi pihak kepolisian dapat mengungkap kasus dan menangkap pelaku penembakan sehingga kami dapat memberikan pemahaman untuk meredam massa warga PSHT yang datang hari ini agar kejadian tersebut tidak berkembang menjadi besar,” ujarnya.

Baca Juga :  Kades Galang Tinggi dan Kadus Diduga Berkomplot Caplok Tanah Pemakaman Masyarakat

Dirinya menambahkan, aksi unjuk rasa dilakukan  sebagai salah satu bentuk kepedulian dan jiwa soliditas kebersamaan anggota PSHT.

Dari Hasil mediasi dan kesepakatan bersama antara pihak Polres Tubaba dan PSHT, diberikan batas waktu 10 hari kepada pihak kepolisian agar dapat mengungkap dan menangkap pelaku penembakan tersebut.

“Jika dalam batas waktu yang sudah disepakati bersama tidak ada kepastian dalam pengungkapan kasus tersebut maka warga PSHT akan menagih janji dan mengancam untuk melakukan orasi kembali dengan menurunkan massa lebih banyak,” tegasnya. (SID)

Berita Terkait

Banjir di Bandar Lampung Telan Tiga Korban Jiwa
Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Jangan ‘Panic Buying’
Diserang OTK, Ketua PWI Way Kanan Laporkan Pelaku ke Polisi
KPK Tangkap Bupati Pekalongan, Belum Tiga Bulan Sudah Tujuh Kali OTT
DPRD Kawal Proyek PSEL 2028, TPA Bakung Ditargetkan Bertransformasi Jadi Energi Listrik
Pengawasan Pekerjaan Jalan di Lampung Telan Rp200 Hingga Rp550 Juta
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi, Setop Dualisme PB IKA PMII
Komisi VIII DPR Minta 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:51 WIB

Banjir di Bandar Lampung Telan Tiga Korban Jiwa

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:08 WIB

Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Jangan ‘Panic Buying’

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:26 WIB

Diserang OTK, Ketua PWI Way Kanan Laporkan Pelaku ke Polisi

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:08 WIB

KPK Tangkap Bupati Pekalongan, Belum Tiga Bulan Sudah Tujuh Kali OTT

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:13 WIB

DPRD Kawal Proyek PSEL 2028, TPA Bakung Ditargetkan Bertransformasi Jadi Energi Listrik

Berita Terbaru

Petugas dan warga menemukan satu korban, yang merupakan pria dewasa, hanyut terseret arus banjir dalam kondisi meninggal dunia.

Berita

Banjir di Bandar Lampung Telan Tiga Korban Jiwa

Jumat, 6 Mar 2026 - 20:51 WIB