Teknokra Akan Gelar Diskusi Publik, Bentuk Penyadaran Posisi Persma

Jumat, 10 Maret 2023 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar lampung (dinamik.id) – Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra akan menggelar Diskusi Publik dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Ke-46. Diskusi publik ini akan dilaksanakan di Pelataran Belakang Rektorat Universitas Lampung pada hari Sabtu (11/03/2023) mendatang. Dalam diskusi ini, akan menghadirkan Rektor Unila, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Lampung sebagai pemantik diskusi.

Ketua pelaksana, Rara Maharani Bintang Lampung (Teknik Pertanian’21) menyebutkan bahwa diskusi ini mengangkat tema “Kedudukan, Peran, dan Kebebasan Pers Mahasiswa di Kampus”. Menurutnya, tema ini diangkat karena masih banyak lapisan civitas academica kampus yang menyalahartikan peran pers mahasiswa.

Baca Juga :  1.103 Lulusan Unila Mengikuti Prosesi Wisuda Periode IV

“Karena banyak orang yang menyalahartikan pers mahasiswa. Kedudukannya (persma) banyak yang menyepelekan karena tidak tahu arti sebenernya pers itu apa. Mungkin banyak yang mengira, bahwa persma itu hanya boleh menampilkan yang bagus-bagus saja, tapi sebenarnya persma itu hadir untuk memberi tahu yang benar,” katanya.

Pemimpin Umum UKPM Teknokra, Syendi Arjuna (Ilmu Pemerintahan’20) juga menjelaskan bahwa keadaan pers mahasiswa saat ini sangat miris. Menurutnya, pers mahasiswa terutama Teknokra yang sudah cukup tua, masih diragukan posisinya dan dianggap selalu menjelekan nama kampus.

“Sejak berdirinya di tahun 1977 sampai sekarang sudah 46 tahun. Tetapi posisi kita itu diragukan dan dianggap menjelek-jelekkan Unila. Padahal kita membawa kebenaran agar suatu kemungkaran itu bisa berubah. Yang mirisnya lagi, akademisi Unila yang harusnya paham hal-hal substansial seperti ini malah ikut untuk menjelek-jelekkan pers mahasiswa khususnya Teknokra,” jelasnya.

Baca Juga :  Stafsus Menag Minta Humas PTKIN Optimalkan PMB Lewat Konten Digital

Syendi juga menambahkan bahwa peran pers mahasiswa termasuk dalam empat pilar demokrasi. Karena peran tersebut, ia berharap kedepannya pers mahasiswa bisa lebih kritis dalam menjalankan fungsinya.

“Harapannya kita sebagai pers harus kritis lagi jangan sampe kalah karena omongan-omongan itu, karena pendapat-pendapat sampah tentang Pers itu, kita harus bisa kritis lagi, dan gentar gitu nyalinya,” pungkasnya. [Naz]

Berita Terkait

PW MDS Rijalul Ansor Lampung Rakor Persiapan Kegiatan Ramadhan
Terpilih Pimpin KAHMI Lamteng, Topan Aquardi Ajak Alumni Kompak
PMII Bandar Lampung Dorong Kemandirian Ekonomi Kader Lewat Entrepreneur Hub
LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’
Pencabutan HGU Cerminkan Sikap Kurang Kedepankan Prinsip Kepatutan
Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3
Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature Gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3
Membaca Nusantara, Amnesia : Menggugat Delusi Kejayaan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:26 WIB

PW MDS Rijalul Ansor Lampung Rakor Persiapan Kegiatan Ramadhan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:15 WIB

Terpilih Pimpin KAHMI Lamteng, Topan Aquardi Ajak Alumni Kompak

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:30 WIB

PMII Bandar Lampung Dorong Kemandirian Ekonomi Kader Lewat Entrepreneur Hub

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:38 WIB

LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:29 WIB

Pencabutan HGU Cerminkan Sikap Kurang Kedepankan Prinsip Kepatutan

Berita Terbaru

Pringsewu

Pelayanan Disdukcapil Selama Ramadhan Tetap Berjalan Optimal

Rabu, 25 Feb 2026 - 16:16 WIB

Pringsewu

Pelayanan Disdukcapil Selama Ramadhan Tetap Berjalan Optimal

Rabu, 25 Feb 2026 - 16:12 WIB