Si Cantik Puspa, Salah Satu Inovasi Bidang Kesehatan Nakes Rawajitu Utara

Senin, 20 Maret 2023 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan More Situmorang
MESUJI (Dinamik.Id) — Guna meminimalisir tingginya tingkat kematian Ibu dan anak membuat tim tenaga kesehatan Puskesmas Panggung Jaya, Rawajitu Utara menggagas suatu Inovasi daerah yang diberi nama Puspa Cantik (Puskesmas Panggung Jaya Cegah Kematian Ibu dan Anak).

Amin Susilowati, Koordinator dan Pengelola KIA Kesehatan Ibu dan Anak, Mewakili Kepala Puskesmas Panggung Jaya Tego Wiyono mengatakan kasus kematian bayi diwilayah kerja Puskesmas nya pada tahun 2022 mencapai 5 kasus.

Baca Juga :  Tiga Warga Tewas Akibat Banjir, Jihan: Pemda Harus Tanggap Penyebab!

“Dari data tersebut kami dari pihak tenaga medis Puskesmas Panggung Jaya melakukan pengendalian penurunan angka kasus Kematian Ibu dan Anak melalui program Inovasi daerah yaitu Puspa Cantik ini” jelas nya

Dimana dalam program Puspa Cantik ini lanjut Amin, ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan diantara nya Ante Natal Care (ANC) Pemeriksaan Ibu hamil secara terpadu dan berkualitas serta bekerja sama dengan lintas program, pendampingan bumil resti (Ibu hamil dengan resoko Tinggi), dan Pemantauan minum tablet Fe (Tablet Tambah Darah).

Baca Juga :  Meriah, Pemkab Mesuji Gelar Pawai Budaya Memperingati HUT RI ke-79

“Besar harapan kami agar program tersebut dapat berjalan dengan baik, maka dari itu sangat di butuhkan dukungan dari lintas sektor seperti Kepala Desa untuk mendorong para Ibu hamil dan Ibu balita supaya mau rutin mengunjungi kegiatan Puspa Cantik, serta dukungan dari pihak PLKB dan KUA dalam program KB dan pencegahan pernikahan dini,” harap nya (MORE)

Berita Terkait

Ketum PMII Bandar Lampung Minta Program MBG Dievaluasi agar Tak Jadi Bancakan Korupsi
Hak Tak Dibayar, Eks-Karyawan Lapor ke Disnaker
Pengukuhan APPMBGI Lampung Jadi Momentum Penguatan SPPG dan Kemitraan Daerah
Di Balik Polemik MBG, Relawan Dapur Terdampak: Penghasilan Hilang, Harap Program Jalan Lagi
Ribuan Massa Kumpul di Tugu Adipura Lampung Dukung Program MBG
Aksi Damai AMAL: Dukung MBG, Massa Minta Koruptor Dihukum Berat
Kisah Inspiratif Aprozi Alam Membangun Harapan Dimulai dari Pendidikan
Usung Ecopreneurship dan Inovasi IPTEK, Universitas Saburai Terjunkan 191 Mahasiswa KKN

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:13 WIB

Ketum PMII Bandar Lampung Minta Program MBG Dievaluasi agar Tak Jadi Bancakan Korupsi

Senin, 22 Juni 2026 - 18:08 WIB

Hak Tak Dibayar, Eks-Karyawan Lapor ke Disnaker

Senin, 22 Juni 2026 - 17:51 WIB

Pengukuhan APPMBGI Lampung Jadi Momentum Penguatan SPPG dan Kemitraan Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 12:18 WIB

Ribuan Massa Kumpul di Tugu Adipura Lampung Dukung Program MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 12:16 WIB

Aksi Damai AMAL: Dukung MBG, Massa Minta Koruptor Dihukum Berat

Berita Terbaru

Berita

Hak Tak Dibayar, Eks-Karyawan Lapor ke Disnaker

Senin, 22 Jun 2026 - 18:08 WIB