Khutbah Idul Fitri, Prof Wan Ajak Junjung Tinggi Perdamaian

Sabtu, 22 April 2023 - 00:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar lampung (dinamik.id) – Islam telah mengajarkan kita untuk menjunjung tinggi perdamaian. Hal tersebut disampaikan oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof Wan Jamaluddin Z MAg yang bertindak selaku khatib usai pelaksanaan ibadah Shalat Idul Fitri 1444 H di Lapangan Saburai Enggal, Sabtu (22/04/2023).

“Perdamaian sejatinya sudah tercermin dari kata “Islam” yang berakar kata “salâm”. Salam bermakna keselamatan, perdamaian, kesejahteraan. Bahkan salah satu dari 99 nama indah Allah (asmâul husna) adalah As-Salâm yang berarti (maha pemberi kedamaian/ keselamatan),” ujarnya.

Prof Wan dalam khutbahnya menyampaikan hadist Rasulullah SAW, “Wahai manusia, tebarkanlah perdamaian, berilah makan orang lain, dan shalatlah di saat orang-orang sedang tidur, niscaya kalian akan masuk surga dengan damai.” (HR. Ahmad, at-Tirmidzi dan Hakim).

Perbedaan paham atau kultur, sambungnya, tidak menyebabkan perpecahan dan permusuhan antar sesama.

“Islam tak pernah mengajarkan permusuhan terhadap pihak lain yang berbeda suku, etnis, bahasa, warna kulit, profesi, agama, strata ekonomi, status sosial, karena Allah subhanahu wata‘alâ mengingatkan kita dalam surat Al-Baqarah ayat 193 bahwa tidak ada musuh selain terhadap orang-orang yang berbuat zalim, falâ ‘udwâna illâ ‘aladl-dlâlimîn,” terangnya.

Selain itu, dia juga mengajak untuk berdakwah dengan cara yang baik. “Karena hal baik yang didakwahkan dengan cara tidak baik, tentu tidak akan mendapatkan hasil yang baik,”.

Baca Juga :  Fitrah Abung : Pemuda Harus Jaga Persatuan

Dalam konteks dakwah di Indonesia, harus menyadari bahwa Indonesia memiliki keragaman suku, budaya, tradisi, bahasa, dan agama. Sehingga menjadi kewajiban bagi umat Islam untuk mengedepankan dakwah dengan hikmah di tengah kebhinekaan Indonesia yang menjadi takdir dan sunnatullah.

“Toleransi menjadi kunci terciptanya kehidupan yang damai,” tegasnya.

Menurutnya, perbedaan-perbedaan yang ada di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat tidak boleh menjadi pemicu konflik akibat arogansi dan prinsip merasa paling benar sendiri. Perbedaan-perbedaan yang ada, sudah seharusnya menjadi kekuatan untuk bersama membangun kehidupan yang harmonis penuh dengan toleransi serta tidak saling menyakiti dan menyalahkan keyakinan dan kepercayaan orang lain.

Baca Juga :  Kolaborasi PWI Lampung – Kemenag Lampung, Gagas Program 'PWI Goes To Madrasah/Pesantren'

Di kesempatan tersebut, Prof Wan berpesan supaya dapat menjaga persatuan dan kesatuan. Diawali dengan saling memaafkan, bersedia berkunjung dan bersilaturahim mempererat dan menyambung kembali orang-orang yang terputus dengan kita.

Hadir dalam shalat Idul Fitri yang dilanjutkan dengan khutbah Idul Fitri ini selain kalangan masyarakat Lampung juga Gubernur Lampung, Kakanwil Kementerian Agama Lampung, serta Sekretaris Daerah Lampung. (Naz)

Berita Terkait

PW MDS Rijalul Ansor Lampung Rakor Persiapan Kegiatan Ramadhan
Terpilih Pimpin KAHMI Lamteng, Topan Aquardi Ajak Alumni Kompak
PMII Bandar Lampung Dorong Kemandirian Ekonomi Kader Lewat Entrepreneur Hub
LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’
Pencabutan HGU Cerminkan Sikap Kurang Kedepankan Prinsip Kepatutan
Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3
Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature Gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3
Membaca Nusantara, Amnesia : Menggugat Delusi Kejayaan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:26 WIB

PW MDS Rijalul Ansor Lampung Rakor Persiapan Kegiatan Ramadhan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:15 WIB

Terpilih Pimpin KAHMI Lamteng, Topan Aquardi Ajak Alumni Kompak

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:30 WIB

PMII Bandar Lampung Dorong Kemandirian Ekonomi Kader Lewat Entrepreneur Hub

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:38 WIB

LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:29 WIB

Pencabutan HGU Cerminkan Sikap Kurang Kedepankan Prinsip Kepatutan

Berita Terbaru

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Asroni Paslah, Sri Ningsih Djamsari dan jajaran pimpinan dan anggota Komisi IV saat memimpin rapat dengar pendapat (RDP) dengan agenda evaluasi pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, di ruang rapat Komisi IV, Jumat (27/2/2026).

DPRD Bandar Lampung

Komisi IV DPRD Bandar Lampung dan OPD Rapat Evaluasi Pelaksanaan APBD 2025

Jumat, 27 Feb 2026 - 15:13 WIB