Pemkab Mesuji Pamerkan Bajak Apung, Dalam Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) 2023 Provinsi Lampung

Senin, 5 Juni 2023 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan More
MESUJI — Bulan Maret Tahun 2023, Bapak Suhardi, seorang inovator dari Desa Sidang Way Puji, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji, menciptakan sebuah terobosan teknologi mengembangkan Bajak Apung, sebuah traktor bajak sawah yang dirancang khusus untuk dapat mengapung dan beroperasi di lahan rawa atau berair.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Mesuji Anwar Pramuji ketika dikonfirmasi mengatakan, keberhasilan inovasi Bajak Apung ini tidak hanya membuat Suhardi dikenal di desanya, tetapi juga di tingkat provinsi. Pada Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) di Provinsi Lampung, Suhardi berhasil masuk sebagai salah satu dari lima besar inovasi TTG di kategori tersebut.

“Inovasi Bajak Apung yang revolusioner ini akan tampil pada gelaran Teknologi Tepat Guna Nusantara (GTTGN) XXIV Tahun 2023 yang akan berlangsung di PKOR Way Halim Pada Tanggal 6 hingga 10 Juni 2023 mendatang ,” kata Anwar Pamuji

Baca Juga :  34 Anggota Paskibraka Kota Bandar Lampung Dikukuhkan Walikota

Anwar Pamuji menuturkan Partisipasi Bajak Apung dalam GTTGN XXIV diharapkan dapat menarik perhatian dan minat dari kabupaten dan provinsi lain untuk mengadopsi teknologi ini dalam upaya meningkatkan efisiensi pengelolaan lahan sawah di wilayah rawa atau lahan berair.

“Harapannya bahwa inovasi Teknologi Tepat Guna Bajak Apung ini akan menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Mesuji untuk menciptakan inovasi-inovasi terbaru yang berhubungan dengan teknologi tepat guna. Diharapkan, inovasi ini akan memberikan manfaat nyata bagi sumber daya alam, khususnya yang ada di wilayah masing-masing desa dan secara umum bagi Kabupaten Mesuji,” terangnya

Dijelaskanya, semoga dengan tampilnya inovasi Bajak Apung ini dalam GTTGN XXIV, minat dari kabupaten atau provinsi lain untuk membeli produk inovasi ini semakin meningkat. Dan dirinya berharap agar kehadiran Bajak Apung dalam GTTGN XXIV dapat membangkitkan minat dan antusiasme kabupaten atau provinsi lain untuk membeli produk inovasi ini. Diharapkan bahwa Bajak Apung akan menjadi pemacu bagi perkembangan teknologi tepat guna di daerah Mesuji dan mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas pertanian. Semoga inovasi Bajak Apung ini menjadi contoh inspiratif bagi inovator dan petani di seluruh Indonesia untuk terus berinovasi dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Dana Operasional dan Transport KPPS Tubaba Dipertanyakan

“Hal ini akan memberikan dampak positif dalam penggunaan teknologi tepat guna Bajak Apung dan mendorong kemajuan pertanian di daerah-daerah dengan kondisi lahan rawa atau berair. Kemampuan traktor ini untuk beroperasi secara efisien di lahan rawa atau berair, yang sebelumnya sulit dijangkau oleh traktor konvensional,” jelasnya

Baca Juga :  Rayakan HPN dan HUT PWI ke-79, PWI Mesuji Potong Tumpeng dan Do:a Bersama

Disisi lain, Suhardi sebagai inovator utama Bajak Apung merasa bangga dan terharu dengan antusiasme yang ditunjukkan oleh masyarakat terutama petani terhadap inovasinya. Ia berbagi kisah inspiratif tentang perjalanan pengembangan Bajak Apung, mulai dari ide awal hingga proses uji coba di lapangan dan penyempurnaan desainnya. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim yang terlibat dalam pengembangan dan promosi Bajak Apung.

“Kehadiran Bajak Apung di GTTGN XXIV ini diharapkan dapat memberikan dorongan dan motivasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Mesuji. Dan untuk menggali potensi inovasi teknologi tepat guna yang dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan lahan sawah di daerah rawa atau berair,’ jelasnya (MORE)

Berita Terkait

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik
Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam
CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:18 WIB