Pemkab Mesuji Optimalisasi Program JKN Gratis, Berikut Paparan Pj Bupati Sulpakar

Sabtu, 9 September 2023 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan More
MESUJI (Dinamik.Id) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji di bawah kepemimpinan Penjabat Bupati Mesuji Drs.Sulpakar, MM. terus menggagas program dan inovasi yang dapat membantu masyarakat di segala aspek dan bidang. Salah satu program yang terus dikembangkan dan ditingkatkan adalah program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Sulpakar menyampaikan, kini semua masyarakat yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Mesuji dapat merasakan manfaatnya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Kedepan, masyarakat tidak akan mengalami kesulitan pembiayaan, gratis pengobatan di rumah sakit rujukan, pada layanan kelas 3. Selain itu, sisi positif lainnya dari program JKN adalah menjadi akselerator dalam percepatan pembangunan SDM, juga turut andil dalam menuntaskan kasus stunting di Mesuji,” jelas Sulpakar.

Sulpakar menambahkan, tanpa di sadari program JKN memiliki peran dalam mobilitas dan peningkatan ekonomi sosial dan budaya di Mesuji, masyarakat yang sehat akan lebih produktif dan berimbas pada peningkatan pembangunan di satu sisi masyarakat juga tidak lagi khawatir terkait pembiayaan ketika mereka jatuh sakit atau mengalami musibah.

Universal Health Coverage (UHC) merupakan Komitmen Pemerintah Kabupaten Mesuji dalam mendukung Jaminan Kesehatan Nasional yang merupakan Program Strategis Nasional sejak tahun 2014 sejalan dengan RPJM 2020 – 2024.

Baca Juga :  Kemendagri dan Kemenag Gelar Rakor Penyelenggaraan Haji dan Umroh di Mekkah, Bahas Pembiayaan Petugas Haji Daerah

“Perlindungan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara, hal ini juga merupakan inpres nomor 2 tahun 2022, dalam inpres tersebut mengintruksikan tiga puluh Kementerian, Lembaga dan Kepala Daerah dalam rangka meningkatkan optimalisasi JKN di Mesuji,” tambahnya.

Hal itu diperkuat dengan surat edaran Bupati Mesuji Nomor KU. 00/7143/V.06/MSJ/2022 tentang Percepatan Universal Health Coverage Program Jaminan Kesehatan Nasional Kabupaten Mesuji.

Sulpakar menerangkan, dari total 232.317 jiwa penduduk Mesuji telah tercakup dalam kepesertaan JKN mencapai 228.859 jiwa atau 98.51 ℅ tercatat sebanyak 127.064 jiwa menjadi penerima bantuan iuran dari Pemerintah baik itu Pemerintah Pusat, Provinsi, maupun Pemerintah Kabupaten Mesuji.

“Mesuji tercatat sebagai salah satu Daerah di Lampung, yang terlebih dahulu mencatatkan namanya sebagai Daerah dengan cakupan Universal Health Coverage sejak Desember 2022,” terang Sulpakar.

Masih dikatakan Sulpakar, Pemanfaatan JKN di Kabupaten Mesuji sudah terlihat massive tercatat jumlah kunjungan di fasilitas kesehatan tingkat pertama baik di puskesmas, klinik kesehatan maupun dokter praktek mandiri pada semester satu tahun 2023 mencapai 43.531 dengan pemanfaatan sebanyak 29.425 merupakan rawat jalan, dan 1.001 pelayanan rawat inap.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Ajak PWI Berperan Aktif dalam Pilkada 2024

Begitu juga pemanfaatan JKN di fasilitas kesehatan tingkat lanjut baik di rumah sakit RBC maupun rumah sakit lainnya yang menjadi mitra BPJS kesehatan.

“Tercatat sampai dengan semester satu tahun 2023 ada pemanfaatan JKN untuk rawat inap mencapai 2.150 kasus, dan pemanfaatan rawat jalan mencapai 5.889 kasus,” kata Sulpakar.

Masih dipaparkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung itu, bahwa prinsip JKN adalah pelayanan yang komprehensip atau menyeluruh, pelayanan tidak hanya bersifat curative dan rehabilitive. Namun porsi yang cukup besar juga di berikan pada pelayanan promotive dan preventive.

“Di mesuji sudah terbentuk wadah pelayanan promotive preventive seperti kelompok Polaris yang jumlahnya mencapai 25 kelompok yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” paparnya.

Kelompok ini lanjut dia, biasanya banyak lansia yang sangat membantu masyarakat penderita penyakit kronis dalam memantau kesehatannya melalui edukasi.

Dampak JKN sendiri di Mesuji secara langsung program ini telah membawa perbaikan di berbagai aspek. Salah satunya adalah aspek peningkatan kualitas kesehatan di Mesuji dengan fasilitas kesehatan pemberi pelayanan kini tidak khawatir lagi terhadap pembiayaan kepada masyarakat Mesuji.

Baca Juga :  Penyesuaian Struktur Baru Kabinet Merah Putih, Pemkot Bandar Lampung Siap Ikuti

“Selain itu, dapat fokus untuk terus melakukan perbaikan dan pelayanan kesehatan yang profesional,” paparnya

Salah satu prinsip dari JKN adalah gotong royong yang mampu membantu yang tidak mampu yang sehat membantu yang sakit. Untuk masyarakat yang tidak mampu di Mesuji tidak perlu khawatir ketika ingin berobat atau mendapatkan pelayanan kesehatan bagi yang telah terdaftar cukup membawa KTP.

Nomor induk kependudukan (NIK) yang tercantum dalam KTP Elektronik/Kartu Keluarga atau dapat menggunakan kartu JKN-KIS secara digital dengan cara mendownloud aplikasi mobile JKN. Namun bagi masyarakat yang belum terdaftar atau status kepesertaannya non aktif peserta dapat berkoordinasi dengan OPD terkait yaitu Dinas Sosial.

“Semoga apa yang kita lakukan untuk memberikan pelayanan terbaik di masyarakat dapat dirasakan langsung manfaatnya. Dengan Bergerak Bersama, Maju Semua mari kita tingkatkan pembangunan Kabupaten Mesuji di segala bidang,” tutup Sulpakar (More)

Berita Terkait

CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB