Bawaslu Mesuji Gelar Deklarasi Kampung Pengawasan Partisipatif Demokrasi Menuju Pemilu 2024

Selasa, 19 September 2023 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan More
MESUJI (Dinamik.Id) — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji menyelenggarakan Kegiatan Deklarasi Kampung Pengawasan Partisipatif dengan Tema “Mengaktifkan Kampung Pengawasan Masyarakat Berperan Dalam Demokrasi” di Balai Desa Tanjung Menang Raya, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Selasa (19/09/2023).

Ketua Bawaslu Kabupaten Mesuji Deden Cahyono dalam kesempatan tersebut mengatakan, kegiatan ini dalam rangka untuk penguatan dan sinergitas aspek pencegahan, pengawasan, hubungan antar lembaga, partisipasi masyarakat dan hubungan masyarakat kepada stakeholder.

“Kegiatan deklarasi ini sebagai simbol kesiapan pengawasan, penguatan hubungan antar lembaga dalam Pemilu Tahun 2024. Dan mengajak seluruh komponen bangsa untuk menciptakan pemilu yang damai dan berintegritas melalui pengawasan partisipatif,” kata Deden Cahyono

Deden Cahyono menjelaskan, kegiatan deklarasi kampung pengawasan partisipatif ini dengan mengambil tema “Mengaktifkan Kampung Pengawasan Masyarakat Berperan dalam Demokrasi”.

Baca Juga :  Aprilliati Harap Masyarakat Jaga Persatuan

“Bawaslu Mesuji mengajak masyarakat ikut berperan dalam demokrasi Pemilu dengan penuh kesadaran. Serta komitmen untuk mendukung upaya pemantauan dan pengawasan pemilihan umum yang adil jujur dan transparan,” terangnya

Deden Cahyono menuturkan, kegiatan deklarasi ini untuk mewujudkan Pemilu yang langsung umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Selain itu untuk mewujudkan Pemilu yang aman tertib, damai, berintegritas, tanpa hoax, politisasi, SARA dan politik uang. Serta mewujudkan pengawas Pemilu partisipatif oleh masyarakat agar untuk melaporkan jika terjadi dugaan pelanggaran Pemilu.

“Dengan deklarasi ini, mari bersama-sama mengambil tanggung jawab untuk menjaga integritas pemilihan umum dan meramaikan semangat demokrasi di lingkungan masing masing di wilayah Kabupaten Mesuji,” jelasnya

Baca Juga :  Soal Pengembangan, KPK Tunggu Hasil Pemeriksaan Kasus OTT Bekasi

Disisi lain, Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P. Panggar yang menghadiri kegiatan ini mengatakan, ada tiga hal yang dapat menciderai Pesta Demokrasi Pemilu 2024.

Pertama, politik uang dengan cara memberikan sesuatu kepada calon pemilih dan berharap dapat suara tersebut.

Kedua, intimidasi seperti pimpinan ke bawahan, perusahaan ke karyawan, tokoh ke masyarakat. Dan terakhir, ujaran kebencian SARA dan Hoax.

“Ketiga hal ini sangat berakibat fatal terhadap kondisi sosial dalam masyarakat. Riset menunjukan dampak Hoax menyasar usia 50 tahun keatas. Bawaslu berharap, agar kita untuk mempersatukan bukan untuk memecah belah. Karena demokrasi merupakan pembangunan manusia, adanya keputusan politik akan berakibat pada arah kebijakan pemangku kepentingan. Urgensi pengawasan partisipatif sebagai wujud pemilu demokratis,” ujarnya

Baca Juga :  Sisihkan Gaji, Bhabinkamtibmas Polres Mesuji Brigpol Tomi Tambunan Lakukan Bansos

Kaban Kesbangpol Kabupaten Mesuji Taufiq Widodo yang hadir dalam kegiatan ini mengatakan, seluruh daerah yang ada di Indonesia akan melaksanakan Pilkada serentak pada 2024 mendatang

“Suksesnya Pemilu memiliki enam komponen. KPU, Bawaslu, Pemda, Aparat Keamanan, Peserta Pemilu, Media Massa dan Masyarakat. Komponen tersebut merupakan corong Pemilu yang aman, damai, tertib dan berintegritas,” ujarnya

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P Panggar, Ketua KPU Mesuji Ali Yasir, Kasi Intel Kejari Mesuji Ardi Herliansyah, Danramil 426-01 Mesuji Mayor Inf Sutoto, Kesbangpol Pemkab Mesuji Taufiq Widodo, Kasat Reskrim Polres Mesuji Iptu Fajrian Rizki, Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Adat, Organisasi Keagamaan, Organisasi Kemasyarakatan, Insan Pers, LSM dan Masyarakat. (More)

Berita Terkait

Ketum PMII Bandar Lampung Minta Program MBG Dievaluasi agar Tak Jadi Bancakan Korupsi
Tanggapi Demo Relawan MBG, Giri Akbar: Evaluasi Implementasi, Bukan Hentikan Program
Hak Tak Dibayar, Eks-Karyawan Lapor ke Disnaker
Pengukuhan APPMBGI Lampung Jadi Momentum Penguatan SPPG dan Kemitraan Daerah
Di Balik Polemik MBG, Relawan Dapur Terdampak: Penghasilan Hilang, Harap Program Jalan Lagi
Ribuan Massa Kumpul di Tugu Adipura Lampung Dukung Program MBG
Aksi Damai AMAL: Dukung MBG, Massa Minta Koruptor Dihukum Berat
Kisah Inspiratif Aprozi Alam Membangun Harapan Dimulai dari Pendidikan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:13 WIB

Ketum PMII Bandar Lampung Minta Program MBG Dievaluasi agar Tak Jadi Bancakan Korupsi

Senin, 22 Juni 2026 - 21:11 WIB

Tanggapi Demo Relawan MBG, Giri Akbar: Evaluasi Implementasi, Bukan Hentikan Program

Senin, 22 Juni 2026 - 18:08 WIB

Hak Tak Dibayar, Eks-Karyawan Lapor ke Disnaker

Senin, 22 Juni 2026 - 17:51 WIB

Pengukuhan APPMBGI Lampung Jadi Momentum Penguatan SPPG dan Kemitraan Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 12:18 WIB

Ribuan Massa Kumpul di Tugu Adipura Lampung Dukung Program MBG

Berita Terbaru

Berita

Hak Tak Dibayar, Eks-Karyawan Lapor ke Disnaker

Senin, 22 Jun 2026 - 18:08 WIB